9 Cara Efektif dan Cepat untuk Mengobati Anemia

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/12/2019
Bagikan sekarang

Salah satu penyebab anemia adalah kurangnya kadar zat besi dalam darah. Itu kenapa anemia seringkali menimbulkan gejala yang mengganggu, berupa kelelahan, pusing, bahkan kram kaki. Tenang dulu. Berikut kami rangkum beberapa cara paling efektif untuk mengatasi anemia.

Cara cepat mengatasi anemia sendiri

Begitu Anda mulai merasakan gejala anemia, segera cari cara cepat untuk mengobati kondisi ini. Jika tidak, anemia dapat menimbulkan masalah kesehatan lainnya, seperti jantung berdebar tidak beraturan. Dalam jangka panjang, hal tersebut dapat menebalkan otot dinding jantung yang menjadi sebuah komplikasi serius. 

Lantas, seperti apa cara mengatasi anemia yang tepat dan cepat?

1. Minum suplemen zat besi

Minum suplemen zat besi adalah cara paling pertama yang harus dilakukan untuk mengobati anemia Anda. Suplemen zat besi lebih baik dikonsumsi satu jam sebelum makan agar terserap dengan baik di dalam tubuh.

2. Perbanyak makan sumber zat besi

Selain dapat mengatasi anemia, kandungan zat besi dalam makanan juga dapat meningkatkan kesehatan Anda. Contoh makanan dengan zat besi yang tinggi adalah:

  • Daging merah
  • Kuning telur
  • Ikan
  • Brokoli
  • Sayuran berwarna hijau tua

3. Konsumsi vitamin C

Mengonsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen dan/atau makanan sehat dapat menjadi cara yang baik untuk mengatasi anemia Anda. Vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi untuk membantu tubuh memproduksi hemoglobin.

Akan tetapi, lebih baik tanyakan dulu ke dokter Anda sebelum memutuskan untuk mengonsumsi vitamin C.

4. Menambah vitamin B12

Anemia yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12 dapat diatasi dengan menyuntikkan cairan vitamin B12 atau minum pil asam folat. Selain itu, mencukupi asupan vitamin B12 juga bisa Anda dapatkan dari makanan seperti daging sapi, susu, telur, dan ikan. Sementara untuk asam folat, Anda bisa mencukupinya dari makanan seperti:

  • Sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam, brokoli, dan kangkung
  • Kacang-kacangan
  • Alpukat
  • Pepaya
  • Pisang
  • Kiwi

5. Gunakan cuka apel

Mulailah konsumsi cuka apel untuk meningkatkan asam lambung dengan cepat. Campurkan 1 sdm cuka apel dengan 100-150 ml air biasa. Hal ini akan mendukung tingkat keasaman sehingga makanan dapat dicerna dengan baik sehingga dapat mengobati anemia Anda.

6. Selalu sedia cokelat

Tidak menyukai sayur? Konsumsi cokelat dapat menjadi cara yang enak untuk Anda mengatasi anemia. Baik cokelat biasa maupun dark chocolate sama-sama tinggi zat besi.

Penelitian telah mengungkapkan bahwa terdapat lebih banyak antioksidan di dalam cokelat daripada buah-buahan berry. Akan tetapi, lebih baik dengan kandungan biji cokelat minimal 70%.

7. Konsumsi tahu

Tahu adalah makanan berbasis kacang kedelai yang tinggi zat besi tiamin. Tahu juga diperkaya dengandan beberapa mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan selenium yang dapat mengatasi anemia Anda.

Selain itu, tahu mengandung isoflavon yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan risiko jantung, dan meringankan gejala menopause.

8. Konsumsi probiotik

Probiotik tidak langsung meningkatkan produksi sel darah merah. Akan tetapi, probiotik dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Usus yang sehat dapat terus bekerja efektif dan efisien untuk menyerap berbagai nutrisi yang diperlukan tubuh dari makanan.

Sebuah penelitian dari Stanford University, Amerika Serikat, menemukan fakta bahwa kadar zat besi dan vitamin B dalam darah meningkat pada orang-orang yang rutin minum suplemen probiotik. Namun selain dari suplemen, asupan probiotik juga bisa Anda dapatkan dari makanan sehat seperti yogurt, acar, tempe, dan berbagai makanan fermentasi lainnya.

9. Olahraga ringan

Olahraga teratur sangat baik untuk kesehatan. Khususnya bagi orang yang memiliki anemia, olahraga menjadi kunci penting untuk memproduksi sel darah merah.

Saat berolahraga, tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen. Ketika tubuh membutuhkan oksigen, otak kemudian memberikan sinyal pada tubuh untuk memproduksi sel darah merah.

Oleh karena itu, jika Anda mengidap anemia ada baiknya untuk beranjak melakukan olahraga ringan. Jogging, renang, dan jalan santai bisa menjadi pilihan olahraga yang bisa Anda lakukan untuk membantu meningkatkan sel darah merah di dalam tubuh.

Mencukupi dan mengisi ulang asupan zat besi pada dasarnya merupakan cara paling utama untuk mengobati anemia. Akan tetapi, beberapa orang yang mengidap anemia jenis tertentu disarankan harus membatasi konsumsi zat tersebut.

Maka sebelum sembarangan coba-coba cara mengatasi anemia, lebih baik konsultasi lebih dahulu dengan dokter supaya tahu mana yang paling terbaik buat kondisi tubuh Anda sendiri.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Anemia Gravis

Anemia gravis adalah penyakit kekurangan darah berat. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, dan cara mencegah kondisi ini di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

5 Macam Nutrisi yang Tidak Boleh Disisihkan dari Menu Diet

Diet terkadang dilakukan secara ekstrim sehingga meninggalkan sejumlah nutrisi yang penting dikonsumsi. Apa saja nutrisi untuk diet yang sering dilupakan?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Makanan tinggi serat penting untuk tumbuh kembang anak. Memang, apa saja manfaatnya makan sayur dan buah untuk bayi yang perlu orangtua tahu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Anemia Sideroblastik

Anemia sideroblastik adalah penyakit kelainan darah. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Direkomendasikan untuk Anda

pantangan penderita anemia g6pd

5 Hal yang Perlu Dihindari Jika Anda Menderita Anemia Defisiensi G6PD

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan saat Pasien Anemia Ingin Puasa

Hal yang Perlu Diperhatikan Pasien Anemia Saat Puasa Ramadan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020
pencegahan anemia

7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26/02/2020
anemia saat menstruasi

Jangan Anggap Remeh, Ini 3 Penyebab Anemia saat Menstruasi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/01/2020