Mengapa Saya Alergi Kacang dan yang Lain Tidak?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/03/2020
Bagikan sekarang

Beberapa dari Anda mungkin mempunyai alergi yang berbeda-beda. Ada yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu, alergi debu, alergi dingin, dan sebagainya. Salah satu jenis alergi yang paling umum adalah alergi terhadap makanan tertentu. Dan, salah satu makanan yang paling sering menyebabkan alergi adalah kacang. Apakah ada dari Anda yang alergi kacang? Tahukah Anda mengapa Anda bisa mengalami alergi kacang?

Apa penyebab seseorang mengidap alergi kacang?

Alergi berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh Anda. Sistem kekebalan tubuh normal akan melawan infeksi dari zat-zat asing yang dapat membahayakan tubuh.

Nah, pada orang dengan alergi kacang, sistem kekebalan tubuhnya keliru dalam mengidentifikasi protein dalam kacang. Sistem kekebalan tubuh mengira protein dalam kacang sebagai zat asing yang berbahaya. Sehingga, tubuh akan memunculkan reaksi berlebihan dan melepaskan bahan kimia (seperti histamin) ke dalam darah.

Histamin ini kemudian dapat memengaruhi berbagai jaringan dalam tubuh, seperti kulit, mata, hidung, saluran napas, paru-paru, saluran pencernaan, dan pembuluh darah. Sehingga, berbagai reaksi muncul pada tubuh saat tubuh terpapar oleh kacang. Ya, kontak langsung maupun tidak langsung dengan kacang dapat menyebabkan tubuh melepaskan histamin dan memunculkan reaksi alergi. Ini tergantung dari tingkat keparahan alergi Anda.

Tubuh bisa memunculkan reaksi alergi saat terpapar kacang melalui berbagai cara, seperti:

  • Kontak langsung, seperti makan kacang atau makanan yang mengandung kacang. Terkadang, kontak kulit langsung dengan kacang dapat memicu reaksi alergi.
  • Kontak silang, seperti makan makanan yang terkena kacang selama pemrosesan.
  • Menghirup, reaksi alergi bisa muncul saat Anda menghirup udara yang mengandung kacang, seperti dari tepung kacang. Protein kacang yang terhirup dan masuk ke tubuh Anda dapat memunculkan reaksi alergi.

Apa yang terjadi kalau pengidap alergi kacang makan kacang?

Alergi kacang bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Seseorang dengan alergi kacang dapat menunjukkan reaksi alergi, walaupun ia hanya memakan sedikit kacang atau makanan yang mengandung kacang. Reaksi dari alergi ini dapat muncul mulai dari tingkat ringan sampai berat, bahkan bisa mengancam nyawa Anda, yang disebut dengan anafilaksis.

Reaksi alergi ini muncul karena tubuh mengeluarkan senyawa histamin untuk melawan zat asing. Beberapa reaksi umum yang bisa muncul adalah:

  • Reaksi pada kulit: gatal-gatal, bintik merah pada kulit, bengkak, dan ruam
  • Reaksi pada saluran pernapasan: hidung meler, bersin, sakit tenggorokan, batuk, mengi, sulit bernapas
  • Reaksi pada sistem pencernaan: sakit perut, diare, muntah, mual, dan kram perut
  • Gatal di sekitar mulut dan tenggorokan
  • Mata gatal, berair, atau bengkak

Berbagai reaksi ini bisa muncul beberapa menit sampai beberapa jam setelah Anda makan kacang. Reaksi yang muncul mungkin berbeda-beda antar individu. Itu semua tergantung pada tubuh Anda. Bahkan, reaksi bisa muncul berbeda pada waktu berbeda pada orang yang sama.

Siapa saja yang berisiko mengalami alergi kacang?

Sampai saat ini belum jelas mengapa ada orang yang alergi kacang dan ada yang tidak. Namun, ada beberapa orang yang memiliki risiko lebih besar untuk mengembangkan alergi ini daripada lainnya. Beberapa faktor risiko dari alergi kacang adalah:

  • Usia. Alergi makanan biasanya lebih sering terjadi pada anak-anak dibandingkan orang dewasa.
  • Pernah alergi kacang. Alergi kacang mungkin bisa diatasi oleh beberapa anak di masa lalunya. Namun, tidak menutup kemungkinan alergi kacang akan kambuh lagi.
  • Punya alergi lain. Jika Anda punya alergi terhadap salah satu makanan, maka risiko Anda untuk mengalami alergi pada makanan lain akan meningkat.
  • Ada anggota keluarga yang punya alergi. Risiko Anda mengalami alergi kacang meningkat jika ada salah satu anggota keluarga Anda ada yang punya alergi, terutama alergi makanan.
  • Dermatitis atopik. Beberapa orang dengan kondisi kulit dermatitis atopik biasanya juga memiliki alergi makanan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Saja yang Menyebabkan Anak Sering Muntah?

Gumoh biasa terjadi pada anak dan berbeda dengan muntah-muntah. Penyebab anak sering muntah ini perlu Anda ketahui agar dapat tepat dan cepat mengatasinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

9 Macam Obat untuk Mengatasi Reaksi Alergi Makanan

Apabila gejala alergi muncul setelah makan makanan tertentu, segera gunakan salah satu atau kombinasi dari obat berikut ini sebelum kondisi semakin gawat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Gejala Alergi Makanan, dari yang Umum Hingga Paling Parah

Gejala alergi makanan bukan hanya berupa gatal-gatal. Ada ciri-ciri alergi makanan lainnya mulai dari yang ringan hingga parah berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

7 Jenis Makanan yang Paling Sering Memicu Reaksi Alergi

Alergi bukan hanya karena makan telur atau kacang. Ada makanan lain yang juga sering menjadi penyebab kemunculan alergi, tapi mungkin tidak Anda sadari.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab hidung meler

Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
gejala alergi cat rambut

Ingin Warnai Rambut? Hati-hati, Kenali Dulu Gejala Alergi Cat Rambut

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
alergi-buah-kiwi

Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
alergi parfum

Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/03/2020