5 Pemicu Alergi yang Ada di Dalam Rumah Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 01/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Alergi adalah mekanisme perlindungan alami yang muncul saat sistem imun tubuh bekerja melawan balik partikel asing berpotensi bahaya yang masuk ke dalam tubuh. Ironisnya, banyak hal yang dianggap asing oleh sistem imun tubuh ini ternyata adalah hal-hal yang biasa kita temukan di rumah.

Kebanyakan pengidap asma, alergi serbuk bunga, atau tipe alergi outdoor lainnya menganggap rumah sebagai tempat teraman di mana mereka bisa beristirahat sejenak dari reaksi alergi yang menyusahkan. Sayangnya, rumah dan ruangan tertutup juga mengandung alergen (agen pemicu alergi) tersendiri. Rumah Anda adalah sebuah perangkap besar alergen, membuat alergi semakin sulit untuk dihindari.

Reaksi alergi bisa muncul sepanjang tahun, dipicu oleh alergen dalam ruangan seperti tungau kasur, debu, jamur, produk pembersih, dan hewan peliharaan.

Tanda dan gejala alergi rumahan, termasuk:

  • Masalah pernapasan; hidung tersumbat, pilek, bersin, ingusan, gejala asma (suara mengi dan sesak napas)
  • Konjungtivitis, peradangan selaput lapisan mata; mata memerah, gatal, dan berair
  • Alergi dermatitis; eksim, ruam merah, gatal-gatal

Apa penyebab alergi di rumah kita?

1. Tungau

Tungau adalah penyebab utama dari alergi, dan debu yang terkumpul di sudut-sudut rumah menyediakan tempat tinggal yang nyaman bagi kutu mikroskopik ini. Tungau hidup dari sel-sel kulit mati yang Anda lepaskan setiap hari, maka dari itu, salah satu area favorit mereka adalah kasur Anda; bersembunyi di seprai, sela-sela jahitan pinggir kasur, bantal, bahkan boneka koleksi anak Anda.

2. Debu

Debu adalah kumpulan partikel sisa dari berbagai macam hal, mulai dari rerontokan daun kering, sel kulit mati, tanah, bangkai serangga, sisa makanan, serat, dan sampah lainnya.

3. Kecoa

Kecoa adalah serangga penyebar bakteri dan penyakit. Yang lebih menyebalkan lagi, kecoa adalah salah satu binatang paling tahan banting dan sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, terutama jika daerah tersebut memiliki banyak persediaan air dan makanan.

Apa yang menyebabkan alergi kecoa? Alergennya bisa ditemukan dalam enzim pencernaan, air liur, feses, dan tubuh kecoa. Alergi yang disebabkan kecoa bisa menjadi faktor utama penyebab asma serius dan masalah pernapasan lainnya bagi sebagian orang.

Insektisida pembasmi kecoa pun bisa menimbulkan reaksi alergi jika sembarangan digunakan, akibat racun yang terkandung dalam gas tersebut.

4. Lumut

Lumut dan jamur akan tumbuh berkembang semakin baik di tempat gelap, basah, dan lembap, seperti kamar mandi, gudang, atau tempat-tempat dengan kebocoran.

Di masa panennya, jamur dan lumut akan melepaskan spora mikrobik pemicu reaksi alergi. Sama halnya dengan gejala alergi serbuk sari bunga, asma bisa timbul akibat menghirup spora dalam jumlah besar.

5. Hewan peliharaan

Anjing dan kucing jenis tertentu akan merontokkan bulu-bulunya sebagai mekanisme adaptasi alami mereka. Bulu dan sel kulit mati yang rontok inilah yang menjadi penyebab timbulnya reaksi alergi, bukannya bulu yang masih menempel di badan binatang.

Selain itu, reaksi alergi juga bisa timbul akibat protein yang terkandung dalam air liur dan/atau urin anjing, kucing, dan binatang-binatang pengerat (hamster, kelinci, tikus).

Partikel asing sisa binatang ini ringan, bisa beterbangan di udara, menempel di perabotan rumah dan bertahan sampai berbulan-bulan, hingga kemudian menjadi sarang tumbuhnya mutasi alergen yang mudah tersebar melalui udara.

Bagaimana cara saya menanggulangi alergi rumahan?

Cara terbaik melawan alergi adalah rajin membersihkan rumah. Cuci dan jemur karpet dan keset rumah setiap satu minggu sekali. Vacuum cleaning seminggu dua kali. Cuci perlengkapan tidur Anda dengan air panas seminggu sekali. Menggunakan seprai, bantal, dan bed cover anti-alergi juga bisa membantu mengurangi risiko alergi kambuh kembali. Tungau debu juga bersarang di lipatan gorden atau tirai, jadi jangan lupa untuk selalu bersihkan jendela.

Selain itu, ada beberapa hal yang juga perlu Anda perhatikan:

  • Jangan lupa untuk selalu mencuci boneka. Jika boneka-boneka kesayangan Anda tidak bisa dicuci, masukkan dalam kantung plastik dan simpan dalam freezer kulkas selama 24 jam.
  • Saat menyapu, sebaiknya lapisi rambut-rambut sapu dengan lap basah untuk memerangkap debu-debu agar tidak beterbangan, dan berisiko terhirup oleh Anda.
  • Jaga agar binatang peliharaan tidak bermain di dalam kamar. Karena walaupun Anda tidak memiliki riwayat medis alergi binatang, anjing dan kucing kesayangan Anda adalah medium bagi alergen bisa dengan mudah berpindah tangan melalui bulu-bulu mereka. Jangan lupa untuk selalu bersihkan kandang mereka.
  • Singkirkan lumut dan jamur dalam rumah dengan menggosok tempat-tempat rawan tersebut menggunakan air dan sabun, atau Anda bisa tambahkan larutan pemutih 5% (namun, jangan dicampur dengan pembersih lainnya). Kemudian keringkan area tersebut dengan baik.
  • Jika lumut dan jamur bandel menempel pada barang-barang Anda, sebaiknya buang.
  • Perbaiki dan segel tempat-tempat bocor, misalnya keran dapur, langit-langit rumah, atau pipa ledeng. Semua ruangan dalam rumah, termasuk gudang, wajib memiliki saluran ventilasi yang bekerja dengan baik.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Saat ini hampir semua tempat makanan atau minuman terbuat dari wadah plastik. Namun, sebelum menggunakannya, ketahui dulu kode dari masing-masing wadah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ada yang bilang kita sudah tak boleh minum air yang disimpan dalam botol plastik hangat. Misalnya karena ditinggal di mobil seharian. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Anda pasti tahu mengayuh sepeda tentunya lebih sehat dibanding naik mobil. Tapi, apa sebenarnya manfaat bersepeda bagi kesehatan tubuh kita?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidak puas dengan pekerjaan berbahaya bagi kesehatan

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
bercak darah saat tidak sedang haid

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
foto orang yang merawat anggota keluarga yang terkena penyakit kronis; saat mengasuh, penting untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis

Tips Jaga Diri Saat Merawat Orang Sakit Kronis di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit
mengusir biang keringat

3 Bahan Alami yang Bisa Mengusir Biang Keringat

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 3 menit