Vasektomi Reversal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Definisi vasektomi reversal

Apa itu vasektomi reversal?

Vasektomi adalah salah satu metode kontrasepsi pria yang bersifat permanen dan memiliki efektivitas hingga 100% untuk mencegah kehamilan. Prosedur ini dilakukan dengan memotong atau memblokir vas deferens — saluran yang membawa sperma dari testis ke uretra.

Vasektomi reversal atau vasectomy reversal adalah sebuah prosedur untuk menggabungkan kembali saluran yang dipotong saat vasektomi. Mudahnya, vasektomi reversal dilakukan untuk mengembalikan hasil dari prosedur vasektomi yang pernah dilakukan sebelumnya.

Prosedur bisa saja gagal, bahkan jika saluran sudah digabungkan kembali. Persentase kehamilan pasangan setelah menjalani vasektomi reversal berkisar 30-90 persen. 

Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti jangka waktu setelah vasektomi, umur pasangan, komplikasi operasi, hingga gangguan kesuburan pria yang pernah terjadi sebelumnya.

Kapan perlu melakukan prosedur ini?

Prosedur vasektomi reversal dilakukan saat Anda sudah pernah menjalani vasektomi dan ingin kembali subur. Dikutip dari Cleveland Clinic, sekitar 6-10% pria yang sudah vasektomi berubah pikiran sehingga memilih untuk menjalani prosedur ini.

Beberapa kondisi membuat beberapa pria akhirnya mempertimbangkan untuk mengembalikan hasil vasektomi, seperti kehilangan anak, ingin menambah anak, dan pasangan meninggal dunia atau bercerai sehingga memiliki pasangan baru. 

Efek samping vasektomi sebelumnya yang menimbulkan gangguan atau rasa sakit tertentu juga jadi alasan kebanyakan pria untuk menjalani prosedur ini.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menjalani vasektomi reversal?

Kemungkinan sukses dari vasektomi reversal tergantung dari seberapa lama jarak waktu setelah melakukan vasektomi. Semakin lama, umumnya jaringan parut dalam saluran akan terbentuk atau tubuh membangun antibodi antisperma (ASA) sendiri.

Dikutip dari National Health Service, estimasi kesuksesan vasektomi reversal berdasarkan jarak waktu setelah vasektomi pertama kali adalah:

  • 75% apabila dilakukan sebelum 3 tahun.
  • 55% atau lebih apabila dilakukan setelah 3-8 tahun.
  • 40-45% apabila dilakukan setelah setelah 9-14 tahun.
  • 30% apabila dilakukan setelah 15-19 tahun.
  • Kurang dari 10% apabila dilakukan setelah 20 tahun.

Anda juga perlu mengetahui kalau biaya vasektomi reversal yang cukup mahal. Selain itu, vasektomi reversal juga memiliki prosedur yang kompleks, misalnya membutuhkan teknik bedah khusus dengan mikroskop dan benang jahit halus.

Apa alternatif selain prosedur operasi?

Sebagai alternatif vasektomi reversal, Anda bisa mempertimbangkan untuk menjalani program bayi tabung atau fertilisasi in vitro (IVF). Dokter Anda akan mengambil sperma dari salah satu testis Anda dengan menggunakan jarum (sperm aspiration).

Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk menggunakan donor sperma dari orang terdekat atau dari bank sperma. Opsi untuk adopsi anak bisa jadi alternatif bagi beberapa pasangan.

Proses vasektomi reversal

Apa yang harus dilakukan sebelum menjalani vasektomi reversal?

Diskusikan dengan dokter Anda seputar pengobatan terbaru, alergi yang diidap, atau kondisi kesehatan Anda. Sebelum menjalankan operasi, Anda akan bertemu dengan dokter anestesi dan berdiskusi seputar metode sedatif yang akan gunakan. Penting untuk selalu mengikuti instruksi dokter mengenai kapan sebaiknya Anda mulai berpuasa sebelum operasi.

Dokter akan memberikan panduan yang jelas untuk dijalankan pra-operasi, termasuk apakah Anda dapat mengonsumsi makanan atau minuman apapun menjelang prosedur. Umumnya, Anda akan diharuskan berpuasa 6 jam sebelum operasi dimulai. Anda mungkin diperbolehkan mengonsumsi minuman, seperti kopi atau teh sampai beberapa jam sebelum operasi.

Bagaimana proses vasektomi reversal?

Prosedur vasektomi reversal dilakukan dengan anestesi umum alias bius total, atau anestesi lokal yang hanya menimbulkan mati rasa di sekitar area skrotum (kantong testis). Lama prosedur ini umumnya kurang lebih 60-90 menit.

Dokter bedah terlebih dulu akan membuat sayatan kecil pada skrotum untuk melihat vas deferens. Kemudian dokter mengangkat jaringan parut yang ada, membuka saluran vas deferens, dan mengambil sampel cairan testis untuk melihat ada tidaknya sel sperma.

Sebelum disambungkan kembali, dokter akan mempertimbangkan dua metode berdasarkan ada tidaknya sperma pada saluran vas deferens, yakni:

  • Vasovasostomi. Jika sampel cairan testis memiliki sel sperma, dokter akan langsung menjahit kembali ujung masing-masing saluran vas deferens. 
  • Vasoepididimostomi. Jika sampel cairan testis tidak memiliki sel sperma, dokter akan membuat sayatan lebih besar untuk dapat menjangkau testis. Selanjutnya dokter akan menghubungkan ujung vas deferens yang menuju penis dan epididimis — tempat menyimpan sel sperma pada testis.

Anda bisa saja menjalani prosedur vasovasostomi, vasoepididimostomi, atau kombinasi keduanya tergantung kondisi yang ditemui dokter bedah.

Selama prosedur, dokter bedah akan menggunakan mikroskop khusus operasi yang mampu melakukan perbesaran hingga 40 kali dan benang jahit yang sangat halus. 

Apa yang harus dilakukan setelah menjalani vasektomi reversal?

Prosedur vasektomi reversal umumnya memungkinkan Anda untuk kembali ke rumah di hari yang sama atau besoknya. Dokter juga akan memberikan beberapa anjuran, seperti:

  • Istirahat cukup dan minum obat pereda nyeri yang diresepkan dokter untuk mengatasi rasa sakit yang timbul setelah efek anestesi berangsur menghilang.
  • Setelah 1-2 hari pasca-operasi, hindari aktivitas yang membuat area sekitar skrotum basah, seperti berendam atau berenang.
  • Bekerja ringan dapat dilakukan beberapa hari pasca-operasi, namun jika Anda melakukan pekerjaan berat konsultasikan pada dokter sebelumnya. 
  • Hindari aktivitas yang memengaruhi skrotum dan testis, seperti jogging, bersepeda, atau mengangkat beban berat. Olahraga baru diperbolehkan 6-8 minggu pasca-operasi. Mintalah saran dokter yang menangani Anda jika hendak mulai berolahraga.
  • Hindari berhubungan seksual atau masturbasi yang menimbulkan ejakulasi setidaknya 2-3 minggu pasca-operasi atau hingga dokter memperbolehkannya.

Hasil vasektomi reversal

Apa hasil dari prosedur vasektomi reversal yang didapatkan?

Dokter akan meminta sampel air mani Anda setelah 6-8 minggu untuk mengetahui apakah prosedur berhasil atau tidak. Sampel tersebut akan diuji melalui tes analisis sperma untuk melihat adanya sel sperma dalam cairan air mani. 

Prosedur vasektomi reversal dikatakan berhasil apabila terdapat sel sperma dalam air mani dalam hitungan minggu, atau pada beberapa kasus butuh waktu yang lebih lama.

Jika operasi dinyatakan gagal dan Anda dengan pasangan masih menginginkan bayi, diskusikan dan pertimbangkan alternatif yang mungkin disarankan oleh dokter Anda.

Komplikasi vasektomi reversal

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Operasi vasektomi reversal tergolong prosedur yang aman. Namun, ada beberapa risiko komplikasi ringan yang mungkin terjadi. Konsultasikan dengan dokter bedah Anda seputar risiko yang mungkin akan Anda dapatkan.

Komplikasi dari sejumlah prosedur medis umumnya termasuk reaksi terhadap anestesi yang tidak terduga, pendarahan, atau penggumpalan darah — deep vein thrombosis (DVT).

Komplikasi lain yang lebih spesifik, antara lain:

  • Infeksi pada area operasi
  • Penggumpalan cairan dalam skrotum atau hidrokel yang mengharuskan pengurasan
  • Cedera pada pembuluh nadi atau saraf pada skrotum

Anda dapat mengurangi risiko komplikasi dengan berhati-hati dan selalu mengikuti anjuran dari dokter Anda. Bila muncul komplikasi lain yang mengganggu pasca-operasi, segera hubungi dokter Anda untuk penanganan lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Sekilas ketiganya tampak sama dan sulit dibedakan. Agar tak keliru, berikut beda oral thrush, lidah peta, dan OHL yang penting diketahui. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Berbagai Posisi Tidur yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan

Posisi tidur yang buruk akan menyebabkan pada kelelahan, gangguan tidur, hingga nyeri punggung. Lalu, bagaimana posisi tidur yang baik?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Pola Tidur Sehat 15 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 13 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

13 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Stroke, Apa Saja?

Konsekuensi paling umum akibat stroke adalah lumpuh, biasanya merupakan kelumpuhan hemiplegia atau hemiparesis. Ketahui informasi lebih lanjut di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 12 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Berbagai Tes Medis yang Digunakan Dalam Evaluasi Stroke

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
posisi bab yang baik

Jongkok atau Duduk: Mana Posisi BAB yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 28 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
perut bunyi saat lapar

5 Gejala Umum Gangguan Pencernaan dan Kemungkinan Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit