Anda Suka Mengigau? Simak Penyebab dan Cara Mengatasinya di Sini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pasti banyak dari Anda yang tidak sadar jika sering mengigau ketika tidur. Sebetulnya mengigau merupakan fenomena tidur yang umum dan tidak terlalu dianggap sebagai masalah kesehatan yang berarti. Tetapi, kalau mengigaunya terjadi terus menerus dan mengganggu orang sekitar, Anda harus segera berkonsultasi ke dokter. Kira-kira, apa yang menjadi penyebab mengigau? Adakah cara untuk mengatasinya?

Apa itu mengigau?

Mengigau, somniloquy, atau berbicara ketika tidur merupakan jenis gangguan tidur yang lumrah terjadi. Mengigau biasanya terjadi pada siapa saja, dan 5%-nya dapat terjadi pada usia anak-anak dan orang yang berusia 25 tahun ke atas. Mengigau juga termasuk jenis parasomnia, yaitu perilaku abnormal yang terjadi saat tidur.

Isi dari mengigau kebanyakan sebuah dialog dan kata-kata racauan tidak jelas, atau bahkan sekedar menggumam. Orang yang mengigau biasanya bicara dengan diri mereka sendiri. Tak hanya itu saja, mereka bahkan bisa tertawa, berbisik, bahkan berteriak.

Sebetulnya sulit untuk mengukur seberapa umum seseorang sering mengigau, karena orang yang mengigau tersebut berbicara saat tidak tersadar. Walau tidak berbahaya, mengigau bisa menjadi tanda gangguan tidur yang lebih serius seperti sleep apnea, night terrors, atau gangguan perilaku REM (Rapid Eye Movement).

Apa penyebab mengigau?

Faktor penyebab mengigau yang paling dasar sering disebabkan oleh stress, depresi, kurang tidur, mengantuk berlebih, minum-minuman beralkohol, dan bahkan demam. Selain itu, mengigau bisa terjadi karena adanya faktor-faktor fisik dan psikologis lainnya. Mengigau juga bisa terjadi sambil berjalan dalam tidur dan apapun yang berhubungan dengan nokturnal (NS-RED).

Ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan seseorang tidur berbicara, antara lain:

  • Sedang menggunakan obat tertentu
  • Tekanan emosional
  • Demam
  • Gangguan kesehatan mental
  • Penyalahgunaan zat terlarang
  • Kejang nokturnal

Apa mengigau bisa disembuhkan?

Secara umum, gangguan tidur mengigau ini tidak memerlukan pengobatan pasti. Namun, jika mengigaunya parah atau berlanjut dalam jangka waktu lama, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan Anda mengenai masalah ini. Mungkin ada penjelasan medis yang mendasari untuk gejala mengigau (misalnya gangguan tidur yang tidak terdiagnosis, atau adanya kecemasan dan  stress tersembunyi).

Langkah-langkah tertentu dapat dilakukan untuk mengurangi kemungkinan mengigau. Dalam sesi pengobatan dengan dokter, mungkin Anda akan disarankan melakukan tidur yang teratur dengan jadwal, tidur yang cukup, dan makan makanan yang tidak mengganggu kesehatan tubuh ketika tidur.

Disarankan juga untuk menghentikan penggunaan minuman beralkohol, makan berat sebelum tidur, dan mengurangi gejala stres agar kondisi mengigau Anda tidak semakin menjadi. Bagi Anda yang punya pasangan tidur atau teman sekamar, penyumbat telinga atau white noise (seperti kipas angin) yang dapat membantu mengurangi suara berisik Anda akibat mengigau.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Anda mungkin cukup familier dengan manfaat kunyit untuk meredakan mual. Nah, ternyata masih ada khasiat lain dari kunyit yang mungkin belum Anda tahu!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Wabah Kesepian, Fenomena Kekinian yang Menghantui Kesehatan Masyarakat

Rasa kesepian banyak dialami oleh masyarakat modern. Bahkan, kondisi psikologis ini bisa dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan yang serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Tahukah Anda bahwa mentega dan margarin tidaklah sama? Salah satunya ternyata berisiko bagi jantung, kolesterol, dan berat badan Anda. Yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Penyakit kuku, mulai dari penampakannya yang aneh atau sekadar mudah patah, bisa berarti ada masalah juga pada kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengusir semut

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Seks setelah haid

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit
menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit