Cara Cepat Meredakan dan Menyembuhkan Batuk yang Perlu Anda Tahu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Batuk adalah respons alami tubuh yang bertujuan menyingkirkan berbagai zat yang bisa mengiritasi saluran pernapasan. Akan tetapi, batuk terus-menerus dapat menjadi gejala dari suatu penyakit. Kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Untungnya, terdapat berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk menyembuhkan batuk, mulai dari pengobatan di rumah, bahan alami, hingga menghilangkan batuk dengan obat over-the-counter (OTC).

Cara menyembuhkan batuk

Batuk adalah respons alami tubuh sekalipun Anda tidak sedang sakit. Namun, batuk karena kondisi tertentu, seperti pilek atau flu bisa jadi mengganggu. Orang yang memiliki alergi, sinusitis dan asma bisa mengalami batuk saat penyakitnya kambuh.

Batuk yang terus muncul, bisa membuat Anda merasa tidak nyaman dan tubuh menjadi lemah sehingga aktivitas sehari-hari pun terganggu. Pasalnya, batuk membuat otot di sekitar dada terasa nyeri dan tenggorokan terasa kering dan perih.

Agar aktivitas Anda tak terus terganggu batuk yang Anda alami, simak cara menghilangkan batuk berikut ini:

1. Minum banyak cairan

minum air penyebab usus buntu

Saat pilek atau flu, virus membuat produksi lendir atau dahak jadi lebih banyak. Dahak berlebih  tersebut bisa mengalir dari hidung ke bagian belakang tenggorokan dan membuat Anda mengalami batuk berdahak.

Salah satu cara efektif dan mudah dilakukan dalam menyembuhkan batuk berdahak adalah memperbanyak minum air putih. Akan lebih efektif jika Anda mengonsumsi air hangat.

Menurut studi klinis yang dilakukan Cardiff Univeristy pada jurnal Rhinology, cairan hangat bisa membantu melegakan tenggorokan dan mengencerkan lendir yang mengental sehingga dahak lebih mudah dikeluarkan saat batuk. Ketika dahak tak lagi menyumbat saluran napas, batuk pun akan berkurang dan Anda bisa bernapas dengan lebih lega.

Cara menyembuhkan batuk yang satu ini paling baik jika dibarengi dengan menambah waktu istirahat. Dengan begitu, daya tahan tubuh Anda bisa lebih optimal menghentikan penyakit penyebab batuk.

2. Konsumsi obat batuk alami

minum air jahe

Beberapa bahan atau obat batuk alami yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan batuk, antara lain teh madu dan irisan lemon. Bahan ini juga dapat membantu meredakan hidung tersumbat dan melegakan tenggorokan.

Dalam banyak penelitian, salah satunya dari jurnal Family Physicians of Canada, madu diketahui efektif menyembuhkan batuk pada anak-anak jika dikonsumsi secara rutin selama batuk berlangsung.

Anda juga bisa mencoba minuman hanga seperti wedang jahe atau jus nanas untuk obat batuk alami. Buah nanas mengandung senyawa bromelain yang berifat antiradang dan mukolitik, yaitu membantu tubuh memecah dan mengalirkan lendir yang menghambat tenggorokan.

3. Berendam air hangat

berendam air panas sebagai cara menghilangkan batuk

Cara ini memiliki khasiat yang sama dengan minum minuman hangat untuk menghilangkan batuk. Uap yang dihasilkan dari air hangat yang Anda hirup, bisa membantu melonggarkan sekresi yang menghasilkan lendir di hidung hingga ke tenggorokan sehingga batuk semakin berkurang.

Mandi air hangat bisa menjadi cara mengatasi batuk yang tidak hanya disebabkan oleh pilek, tapi juga alergi. Banyak yang percaya mandi tidak diperbolehkan jika selama batuk Anda juga mengalami demam mengiggil.  Padahal membersihkan tubuh tetap penting untuk kesehatan Anda.

Sebagai cara menyembuhkan batuk yang disertai demam, Anda bisa menggunakanlah lap yang direndam air hangat untuk membersihkan tubuh.

4. Menjaga kelembapan dan kebersihan udara

Udara yang kering dan kotor bisa bisa memicu terjadinya alergi rhinitis, salah satu gejala dari raksi alergi ini adalah batuk. Cobalah menjajal kegunaan humidifier untuk menjaga udara di dalam ruangan tetap lembap sekaligus menjernihkan sirkulasi udara dari partikel kotor, debu, dan kuman penyakit penyebab batuk.

5. Berhenti merokok

Selain udara yang kering, semprotan parfum dan asap rokok juga bisa memicu produksi lendir lebih banyak. Akibatnya, batuk jadi lebih parah.

Cara terbaik dan cepat menyembuhkan batuk adalah dengan berhenti merokok. Selain itu, salah satu bahaya merokok dapat merusak jaringan silia yang berfungsi membersihkan dinding paru dari kotoran dan lendir. Inilah mengapa perokok aktif biasanya mengalami gejala batuk yang berkepanjangan dibandingkan dengan non-perokok.

6. Berkumur air garam

Air garam sebagai obat batuk alami untuk anak

Larutan air garam dapat menjadi obat alami untuk batuk berdahak. Cara memanfaatkan larutan garam untuk meredakan batuk adalah dengan berkumur secara rutin (3-4 kali dalam sehari) selama gejala berlangsung.

Selain dapat membantu mengencerkan dahak yang menggumpal di belakang tenggorokan, berkumur dengan air garam dapat membersihkan bakteri dan zat alergen yang menempel di dalam mulut. Anda hanya membutuhkan 1/2 sendok garam yang dilarutkan ke dalam air hangat. Berkumurlah selama beberapa menit, tapi berhati-hatilah jangan sampai larutan garam tertelan.

6. Minum obat

mengonsumsi obat sebagai cara menyembuhkan batuk

Jika tips sebelumnya tidak cukup ampuh untuk meredakan batuk, Anda bisa mencoba obat pereda batuk. Anda bisa mendapatkan obat batuk nonresep dengan mudah di apotek.

Namun, ingat pastikan dulu jenis batuk yang Anda derita: apakah batuk kering atau batuk berdahak? Cara ini membantu Anda untuk memilih obat yang tepat untuk menyembuhkan batuk.

Beberapa jenis obat pereda batuk yang sebaiknya Anda pilih, meliputi:

  • Dekongestan: umumnya tersedia dalam obat batuk sirup jenis phenylephrine dan pseudoefedrin.
  • Supresan atau antitusif: terdiri atas dextromethrophan, kodein
  • Ekspektoran: obat pengencer dahak guaifenesin,
  • Mukolitik: obat yang melarutkan lendir bromhexine dan asetilsisitein
  • Antihistamin: obat untuk mengatasi reaksi alergi seperti chlorphenamine, hydroxyzine, promethazine, loratadin, cetirizine, dan levocetirizine.
  • Obat batuk kombinasi dalam bentuk sirup atau tablet terdiri dari campuran kandungan ekspektoran dan supresan dengan antihistamin, dekongestan, dan pereda nyeri.
  • Obat balsam usap yang mengandung kampor, minyak kayu putih, dan mentol untuk memberi efek hangat dan lega di saluran napas.

Penting untuk diketahui obat batuk nonresep hanya membantu menghilangkan gejala batuk, tapi tidak menyembuhkan penyakit penyebabnya.

Oleh karena itu, jika batuk tidak juga sembuh setelah melakukan cara pengobatan rumahan dan meminum obat batuk nonresep, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu (batuk kronis) bisa menandakan gangguan pernapasan yang serius.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ragam Bahan Tradisional sebagai Obat Alami untuk Batuk Kering dan Berdahak

Selain obat warung, bahan juga alami bisa digunakan untuk meredakan batuk kering ataupun berdahak. Berikut beberapa obat batuk tradisional yang bisa dicoba.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 24 Oktober 2019 . Waktu baca 9 menit

Hindari Risiko Efek Samping Obat, Pilihlah Obat Batuk Alami untuk Ibu Hamil

Jika ingin menghindari risiko efek samping dari obat apotek, sebaiknya gunakan berbagai obat batuk alami untuk ibu hamil ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Health Centers 4 Oktober 2019 . Waktu baca 10 menit

Batuk Berdahak

Batuk berdahak adalah jenis batuk yang seringnya disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan. Cari tahu gejala, penyebab, dan cara mengatasi batuk berdahak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 10 September 2019 . Waktu baca 11 menit

Sudah Sembuh dari Batuk, Kenapa Tenggorokan Masih Gatal dan Sakit?

Kadang tenggorokan tetap masih terasa gatal sampai sakit meski batuk sudah sembuh. Bisa jadi, ini hal wajar. Namun, bisa juga disebabkan hal lain. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 8 Agustus 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mual saat hamil

Batuk Terus Bikin Lelah, Pelajari Teknik Batuk Efektif Berikut!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 17 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
dada sakit saat batuk

Mengapa Dada Saya Terasa Sakit Saat Batuk?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
Batuk ke arah siku etika batuk

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penularan Penyakit

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 2 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit
puasa saat flu saat puasa

Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 4 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit