Mempercepat Kesembuhan, Ini Daftar Makanan untuk Penderita TBC

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/04/2020
Bagikan sekarang

Tuberkulosis adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit tuberkulosis (TBC/ TB) masih memang dapat diobati dengan antibiotik. Namun menjalani pengobatan tanpa memastikan asupan nutrisi yang tetap terpenuhi, berisiko membuat penyakit Anda susah sembuh. Maka dari itu, penderita TBC perlu untuk mencukupi nutrisi dengan mengonsumsi makanan yang dapat mempercepat penyembuhan.

Dengan menerapkan pola makan sehat untuk TBC, Anda turut meningkatkan kemampuan tubuh melawan infeksi bakteri penyebab TBC dan menjaga kecukupan gizi Anda. Alhasil, Anda pun jadi lebih cepat sembuh.

Daftar makanan untuk mempercepat penyembuhan penderita TBC

Penderita TBC rentan mengalami penurunan nafsu makan, perubahan metabolisme, serta malabsorbsi nutrisi, yaitu kondisi ketika tubuh tidak mampu menyerap gizi dari makanan yang dikonsumsi secara sepenuhnya.

Terlebih, pengobatan TBC juga dapat memengaruhi kerja sistem pencernaan. Tak jarang penderita TBC mengalami mual, muntah, dan kram di bagian perut akibat efek samping obat antituberkulosis. Padahal pengobatan yang dilakukan untuk menyembuhkan penyakit ini bisa berlangsung hingga hampir satu tahun.

Oleh karena itu, penting bagi penderita TBC untuk menerapkan pola makan sehat dan teratur dengan mengonsumsi makanan yang dapat mempercepat proses penyembuhan.

Menurut TB facts, tedapat 6 jenis sumber makanan yang diperlukan untuk penderita TBC, yakni karbohidrat dan lemak yang menjadi sumber energi, protein, vitamin, serta mineral. Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai daftar nutrisi penting yang dibutuhkan oleh pengidap TBC:

Makanan kaya kalori untuk penderita TBC

menambah kebutuhan kalori

Meningkatkan asupan kalori akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Sebaliknya, pengidap TBC yang memiliki berat badan yang kurang ideal atau malnutrisi berisiko memperburuk kondisi penyakitnya.

Hasil penelitian yang berjudul Tuberculosis and Nutrion menyebutkan menambah konsumsi makanan sumber energi selama 6 minggu dalam masa pengobatan TBC bisa membuat peserta memiliki kondisi fisik yang lebih baik dibandingkan kelompok yang tidak diberikan energi tambahan.

Adapun sumber makanan untuk penderita TB yang dianjurkan untuk meningkatkan energi adalah karbohidrat dan lemak. Sumber makanan yang mengandung karbohidrat sehat dan baik untuk penderita TBC berasal dari biji-biian utuh, seperti sereal, roti, dan gandum. Sementara makanan tinggi lemak baik dapat diperoleh dari minyak nabati atau minyak zaitun.

Protein

protein rendah kalori

Selain energi, Anda juga membutuhkan protein yang lebih banyak. Protein juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda, sehingga tubuh dapat melawan infeksi lebih baik. Selain itu, protein juga berfungsi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak dalam tubuh.

Penderita TBC  dapat memeroleh makanan tinggi protein untuk mempercepat penyembuhan dari daging tanpa lemak, telur, susu dan produknya, ikan, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

Vitamin dan mineral

vitamin sehat untuk pernapasan

Vitamin dan mineral sangat Anda butuhkan dalam jumlah banyak saat Anda sakit TBC. Kekurangan vitamin dan mineral dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun sehingga Anda jadi lebih rentan terhadap infeksi.

Berikut ini merupakan jenis vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan penderita TBC selama menjalani masa pengobatan. 

1. Seng

Seng mempunyai peranan penting dalam sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi dan juga radikal bebas.

Pada penderita TBC ditemukan bahwa mereka mempunyai kadar seng yang lebih rendah dalam tubuhnya dibandingkan dengan orang yang tidak menderita TBC, terlepas dari status gizi mereka. Oleh karena itu, penderita TBC membutuhkan lebih banyak asupan seng untuk membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Selain itu, seng juga berperan dalam metabolisme vitamin A. Penelitian pada hewan dan juga manusia menunjukkan bahwa kekurangan seng dapat mengganggu retina dalam mengikat protein dan mengurangi konsentrasi plasma retina.

Sumber makanan untuk penderita TBC yang mengandung seng adalah daging, ayam, kerang, kepiting, lobster, kacang mede, jamur, bayam, brokoli, kale, bawang putih, susu dan produknya, sereal yang telah difortifikasi, dan dark chocolate.

2. Vitamin A

Seng sangat berkaitan dengan vitamin A. Keduanya memiliki peran penting dalam penyembuhan TBC. Vitamin A diperlukan dalam fungsi limfosit T dan B, aktivitas makrofag, dan respon antibodi. Kesemuanya itu merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Pengidap TBC yang banyak mengonsumsi vitamin A tentu memiliki kondisi yang lebih baik daripada yang kekurangan vitamin A.

Kebutuhan asupan vitamin A meningkat pada penderita TBC karena terjadi peningkatan ekskresi dan metabolisme vitamin A dalam tubuh. Penderita TBC dapat mendapatkan makanan vitamin A untuk dikonsumsi dari wortel, tomat, bayam, ubi, selada, asparagus, seledri, hati sapi atau ati ayam, telur, mangga, semangka, dan masih banyak lagi.

3. Vitamin D

Vitamin D juga berperan dalam fungsi makrofag yang merupakan faktor kunci dalam melawan infeksi TBC. Oleh karena itu, penderita TBC juga mempunyai kebutuhan yang tinggi akan vitamin D. Berdasarkan penelitian, orang Indonesia yang memiliki penyakit TBC yang tidak diobati memiliki kadar vitamin D yang rendah.

Untuk mempercepat penyembuhan, penderita bisa mendapatkan vitamin D dari sumber makanan seperti jamur, minyak ikan, ikan (terutama salmon dan makerel), tofu, sereal yang telah difortifikasi, kuning telur, susu dan produknya, serta makanan lainnya.

4. Vitamin C

Vitamin C sangat banyak mengandung antioksidan yang diperlukan dalam melawan radikal bebas. Karena fungsinya ini, tentu vitamin C banyak dibutuhkan oleh penderita TBC. Bahkan, penelitian juga telah membuktikan bahwa terdapat hubungan antara kekurangan vitamin C dan penyakit TBC.

Anda bisa memeroleh sumber vitamin C dari buah-buahan (seperti jeruk, kiwi, stroberi, melon, jambu biji, dan pepaya) dan sayuran (seperti paprika merah dan hijau, brokoli, kale, dan tomat).

5. Zat besi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penderita TBC memiliki hemoglobin yang lebih rendah daripada orang sehat. Oleh karena itu, penderita TBC membutuhkan lebih banyak makanan yang mengandung zat besi untuk mencegah anemia. Perlu diketahui bahwa anemia sangat umum terjadi pada penderita TBC.

Zat besi bisa Anda peroleh dari daging merah, sayuran hijau (seperti bayam, brokoli, kale, sawi), sayuran yang telah difortifikasi, dan lainnya.

6. Selenium

Selenium juga memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Sehingga, selenium juga menjadi salah satu nutisis dalam makanan yang paling dibutuhkan untuk penderita TBC. Anda bisa mendapatkan selenium dari konsumsi seafood, ikan, daging, biji bunga matahari, roti, dan jamur.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Sederhana Terhindar dari Penyebaran dan Penularan TBC

Tuberkulosis atau TBC dapat mudah menyebar melalui udara. Namun, mencegah TBC dan penularannya dapat dihindari dengan cara sederhana berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Mengenal Penyakit TB XDR dan Pengobatannya

Lebih parah dari TB MDR, kondisi TB XDR bahkan tidak dapat diobati dengan obat lini kedua. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Panduan Merawat Orang yang Menderita Tuberkulosis di Rumah

Perawatan pasien tuberkulosis di rumah membutuhkan pengetahuan khusus agar Anda sebagai perawat tidak tertular penyakit tersebut. Ini tips-tipsnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Penyakit TBC Bisa Kambuh, Ini Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Penyakit tuberkulosis (TBC) tidak hanya sulit diobati, tapi juga berisiko muncul kembali. Lalu, bagaimana cara mencegah agar TBC tidak kambuh?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

tb ekstra paru atau di luar paru

Hal Yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tuberkulosis (TB) Ekstra Paru

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
olahraga untuk pasien tuberkulosis

Pilihan Olahraga yang Aman untuk Pasien TBC

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020
pantangan makanan bagi TBC

Kenali Pola Makan Sehat dan Pantangan Makanan Penderita TBC

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020
perkembangan infeksi TB laten tuberkolosis

Mewaspadai TB Laten, Perlukah Melakukan Pengobatan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 31/03/2020