Apa itu prostatitis?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu prostatitis?

Prostatitis adalah penyakit pembengkakan dan peradangan yang terjadi pada daerah prostat. Tergantung pada penyebabnya, prostatitis dapat timbul secara tiba-tiba maupun perlahan-lahan. Terdapat tiga jenis prostatitis:

  • Prostatitis bakteri akut
  • Prostatitis bakteri kronis
  • Prostatitis non-bakteri

Gejala prostatitis, penyebab prostatitis, dan obat prostatitis, akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Seberapa umumkah prostatitis?

Prostatitis dapat menyerang pria pada segala umur, khususnya 50 tahun atau lebih muda. Kemungkinan terkena prostatitis dapat dikurangi apabila Anda menghindari faktor risiko. Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala prostatitis?

Ciri-ciri dan gejala prostatitis termasuk:

  • Nyeri dan sensasi panas saat kencing (dysuria)
  • Kesulitan kencing, seperti volume air kencing yang sedikit serta keraguan untuk kencing
  • Tingginya frekuensi kencing khususnya pada malam hari (nocturia)
  • Rasa ingin kencing yang tak bisa ditahan
  • Nyeri pada perut, selangkangan, dan punggung bagian bawah
  • Sakit pada bagian di antara buah zakar dan anus
  • Nyeri dan rasa tidak nyaman pada area penis dan testis
  • Rasa sakit saat ejakulasi
  • Gejala serupa flu (dengan bakteri prostatitis)

Selain itu, masih terdapat juga beberapa ciri dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki keluhan yang sama, tolong konsultasikan kepada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter apabila mengalami gejala di atas ataupun memiliki pertanyaan mengenai informasi lain. Setiap orang dapat menunjukkan perbedaan gejala yang dirasakan, maka berkonsultasi dengan dokter merupakan hal terbaik yang bisa Anda lakukan.

Penyebab

Apa penyebab prostatitis?

Tergantung jenisnya, terdapat beberapa penyebab berbeda untuk prostatitis. Prostatitis bakterial biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri e.coli. Apabila bakteri tidak dihilangkan dengan antibiotik karena bakteri tersebut bersembunyi dalam prostat, prostatitis dapat kembali berulang dan sulit untuk ditangani. Kondisi tersebut yang disebut prostatitis bakterial kronis. Selain itu, penyebab lain termasuk:

  • Gangguan sistem imun
  • Gangguan sistem saraf
  • Luka pada bagian bagian prostat atau di sekitar prostat
  • Berbagai penyakit menular seksual yang dapat menyebabkan prostatitis, termasuk chlamydia dan gonorrhea

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk prostatitis?

Beberapa faktor pemicu di bawah ini dapat meningkatkan kemungkinan Anda terkena prostatitis, yakni:

  • Pemuda atau pria paruh baya
  • Memiliki pengalaman prostatitis terdahulu
  • Mengalami infeksi kandung kemih atau uretra (saluran yang mengangkut semen dan urin ke penis)
  • Memiliki trauma panggul, seperti cedera dari bersepeda atau menunggang kuda
  • Kurang mengonsumsi cairan (dehidrasi)
  • Melakukan kegiatan seksual tanpa alat kontrasepsi
  • Menderita HIV/AIDS
  • Sedang stress

Tidak adanya faktor risiko bukan berarti Anda bebas dari kemungkinan terpapar penyakit. Ciri dan gejala yang dituliskan hanya untuk referensi. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk prostatitis?

Perawatan prostatitis sangat tergantung pada penyebab kasus itu sendiri, termasuk di dalamnya:

  • Antibiotik. Perawatan ini merupakan yang paling banyak diresepkan bagi prostatitis. Dokter akan memberikan pilihan perawatan sesuai dengan jenis bakteri yang menyebabkan infeksi. Apabila Anda memiliki gejala yang parah, mungkin Anda akan membutuhkan antibiotik suntik. Anda Akan membutuhkan antibiotik minum selama 4-6 minggu namun akan memakan waktu yang lebih lama pada prostatitis yang lebih kronis dan berkelanjutan
  • Alpha blockers. Perawatan ini mungkin akan dapat mengurangi beberapa gejala, seperti sakit kencing
  • Anti-inflamasi. Obat-obatan anti-inflamasi non steroid juga dapat membuat Anda menjadi lebih nyaman
  • Pijatan prostat
  • Mandi dengan air hangat

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk prostatitis

Dokter dapat membuat diagnosis dari rekam jejak medis dan pemeriksaan fisik. Dokeor juga mungkin akan melakukan pemeriksaan anus untuk menyediakan hasil diagnosis yang lebih akurat. Selain itu, metode lain seperti tes darah atau tes urin juga akan dilakukan jika diperlukan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi prostatitis?

Berikut merupakan bentuk-bentuk dari gaya hidup sehat dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda menghadapi prostatitis:

  • Berendam di air hangat saat mandi
  • Batasi atau hindari konsumsi alkohol, kafein, dan makanan pedas maupun asam
  • Hindari lama duduk. Cobalah duduk di atas bantal atau bantal tiup untuk mengurangi tekanan pada prostat
  • Hindari bersepeda. Jika memang harus, kenakanlah celana pendek dengan bantalan dan sesuaikan jok sepeda Anda untuk mengurangi tekanan pada prostat anda

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 7, 2017

Yang juga perlu Anda baca