Apa itu pneumothorax (pneumotoraks)?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu pneumothorax (pneumotoraks)?

Pneumothoraks adalah sebuah kondisi di mana terdapat udara yang mengalir di antara paru-paru dan dinding dada. Terdapat dua tipe pneumotoraks, yakni: pneumotohraks idiopatik (terjadi secara tiba-tiba pada orang yang sehat tanpa ada riwayat pernah terkena penyakit tersebut) dan pneumothoraks sekunder (yang berasal dari suatu komplikasi yang terjadi pada paru-paru). Apabila tidak ditangani dengan sesuai, kondisi ini dapat menyebabkan kematian.

Gejala pneumothorax, penyebab pneumothorax, dan obat pneumothorax, akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Seberapa umumkah pneumothorax (pneumotoraks)?

Kondisi ini umum terjadi pada individu berusia 20-30an, khususnya yang memiliki postur tubuh kurus dan tinggi. Kemungkinan terkena pneumothoraks dapat dikurangi apabila Anda menghindari faktor risiko. Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala pneumothorax (pneumotoraks)?

Gejala yang paling umum adalah kesulitan bernapas dan nyeri di bagian dada, khususnya saat menarik dan menghembuskan napas. Terdapat pula gejala lain seperti:

  • Napas pendek
  • Pingsan
  • Pucat
  • Mudah lelah
  • Jantung berdetak sangat kencang

Selain itu, masih terdapat juga beberapa ciri dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki keluhan yan sama, tolong konsultasikan kepada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Pneumotoraks adalah kondisi gawat darurat dan mengancam jiwa. Anda harus menghubungi dokter apabila menemukan gejala di atas ataupun memiliki pertanyaan mengenai informasi lain. Segera kunjungi instalasi gawat darurat terdekat. Setiap orang dapat menunjukkan perbedaan gejala yang dirasakan, maka berkonsultasi dengan dokter merupakan yang paling baik Anda lakukan.

Penyebab

Apa penyebab pneumotoraks?

Dalam berbagai penelitian, para ahli kesehatan menunjukkan penyebab pneumothoraks yaitu gelembung udara pecah dan udara stagnan diam pada paru-paru.

Sementara itu, pneumotoraks sekunder terjadi saat Anda pernah mengalami suatu penyakit paru-paru tertentu (asma, tuberculosis, batuk rejan, dan paru obstruktif kronis). Di samping itu, luka pada paru-paru dan dada juga dapat menjadi penyebab pneumothoraks.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk pneumotoraks?

Beberapa faktor beresiko di bawah ini dapat memengaruhi kemungkinan Anda terkena pneumotoraks, yakni:

  • Gender: Pria memiliki risiko yang lebih tinggi daripada wanita
  • Merokok: perokok memiliki risiko yang lebih tinggi
  • Genetik: beberapa jenis pneumothoraks bisa jadi merupakan penyakit yang diturunkan
  • Penyakit pada paru-paru: apabila Anda pernah mengalami gangguan pada paru-paru, maka kemungkinan terkena penyakit ini lebih tinggi
  • Ventilasi mekanis: apabila Anda menggunakan alat bantu pernapasan, maka risiko terkena pneumothoraks meningkat
  • Pernah mengalami pneumotoraks sebelumnya

Tidak adanya risiko bukan berarti Anda bebas dari kemungkinan terpapar penyakit. Ciri dan gejala yang dituliskan hanya untuk referensi saja. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk pneumotoraks?

Pengobatan tergantung dari seberapa parah pneumothoraks yang Anda alami. Pneumothoraks ringan dapat diatasi dengan hanya membiarkan paru-paru beradaptasi dengan atmosfer. Untuk pneumothoraks yang lebih parah, dokter akan memasangkan jarum suntik dan selang pada dada Anda untuk mengeluarkan udara yang ada di sana. Apabila lubang yang dibuat berukuran besar, Anda harus membiarkan selang tersebut terpasang sampai beberapa hari untuk menjaga paru-paru agar tidak mengembang, sampai lubangnya benar-benar pulih. Apabila cara-cara di atas tetap tidak memberi hasil, maka Anda akan membutuhkan operasi untuk mencegah masuknya udara dalam paru-paru Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk pneumotoraks?

Dokter akan mengecek rekam medis Anda dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan mendengarkan suara pernapasan dengan stetoskop. X-ray pada bagian dada juga dapat dilakukan untuk mendiagnosis pneumotoraks. Selain itu, petugas kesehatan juga akan memeriksa kadar oksigen pada darah dan jantung Anda menggunakan EKG untuk menentukan apakah Anda pernah terkena pneumothoraks sebelumnya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi pneumotoraks?

Berikut merupakan bentuk-bentuk dari gaya hidup sehat dan pengobatan di rumah yang dapat membantu Anda menghadapi pneumothoraks:

  • Memeriksakan diri Anda ke dokter untuk mengawasi perkembangan dan gejala, juga kesehatan Anda secara umum
  • Konsumsi obat-obatan yang diresepkan. Jangan memulai atau menghentikan konsumsi obat tanpa izin dari dokter
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai obat apa yang Anda konsumsi, baik yang diresepkan atau yang Anda beli sendiri di apotek
  • Beritahu dokter apabila Anda segang hamil
  • Hubungi dokter apabila Anda mengalami demam atau merasakan adanya pengeluaran udara dari rongga dada, karena mungkin saja Anda terkena infeksi atau pneumonia

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Yang juga perlu Anda baca