Definisi

Apa itu PMS atau sindrom premenstrual?

Premenstrual Syndrom, sindrom premenstrual, atau biasa disingkat PMS adalah kondisi yang terjadi sebelum wanita datang bulan. Gejala-gejala PMS bisa memengaruhi kondisi fisik, mental, dan emosional.

PMS adalah serangkaian gejala, termasuk cepat marah, merasa depresi, suasana hati yang cepat berubah, kesakitan pada bagian tertentu, kelelahan, dan ngidam makanan.

Seberapa seringkah sindrom premenstrual terjadi?

PMS adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Sekitar 50 persen dari wanita yang menderita sindrom ini berusia sekitar 20-30 tahun. Anda dapat mengurangi risiko Anda menderita sindrom premenstrual ini dengan mengurangi faktor-faktor risiko Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sindrom premenstrual atau PMS?

Gejala PMS yang bisa dilihat secara fisik berupa:

  • lebih cepat marah, kesal, atau menangis
  • pusing atau pingsan
  • suasana hati yang cepat berubah
  • sakit kepala
  • nyeri pada payudara, pembengkakan payudara
  • kehilangan gairah seks
  • sembelit atau diare
  • pembengkakan pada pergelangan kaki, tangan,
  • muncul jerawat.

Gejala-gejala yang merupakan perubahan perilaku di antaranya depresi, stres, merasa kecemasan, cepat menangis, dan sulit konsentrasi. Gejala fisik lainnya juga termasuk pembengkakan di sekitar perut dan badan lemas. Gejala PMS terkadang ringan dan tidak terdeteksi, tapi ada juga yang berat dan sangat jelas terlihat.

Mungkin ada gejala-gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus menemui dokter?

Hubungi dokter Anda apabila gejala-gejala ini mengganggu aktivitas harian, kesehatan, atau pekerjaan Anda. Tubuh setiap orang bekerja dengan cara yang berbeda. Baiknya konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi dari situasi Anda.

Penyebab

Apa yang menyebabkan kondisi ini terjadi ?

PMS adalah kondisi yang penyebabnya belum dapat diketahui. Namun, para dokter berasumsi kuat bahwa tidak seimbangnya hormon pada wanita, antara estrogen dan progesteron (yang diproduksi oleh ovarium), dapat menyebabkan PMS. Beberapa zat di dalam tubuh (seperti prostaglandin) mungkin juga dapat menyebabkan PMS.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya mengalami premenstrual syndrome (PMS)?

Ada banyak faktor risiko untuk kondisi ini antara lain:

  • Keturunan
  • Masalah mental seperti stres atau depresi
  • Anda kurang olahraga
  • Anda merasa tertekan karena hidup atau pekerjaan
  • Anda kurang mengonsumsi vitamin B6, kalsium, dan magnesium
  • Anda terlalu banyak mengonsumsi kafein

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk premenstrual syndrome (PMS)?

PMS adalah kondisi yang sebetulnya bisa diatasi. Anda dapat melakukan perawatan seperti makan sehat, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup. Makan makanan  tinggi karbohidrat (serealia seperti roti, mie, dan nasi) yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi ini.

Anda harus membatasi atau menghentikan kebiasaan yang membahayakan seperti minum minuman yang mengandung kafein atau bekerja terlalu keras saat datang bulan.

Di samping itu, dokter Anda mungkin akan menyarankan Anda untuk menggunakan obat antidepresan, penghilang rasa sakit, obat-obat anti kecemasan, penenang, pil KB, obat keseimbangan hormon wanita, dan obat retensi air.

Kurangi stres dengan metode relaksasi seperti meditasi atau yoga. Pada saat yang sama, Anda juga harus berhenti merokok.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk premenstrual syndrome (PMS)?

Anda dapat mendiagnosis diri sendiri dengan menggunakan kalender untuk mengamati siklus menstruasi Anda dan catat gejala-gejalanya. Apabila selalu terjadi saat 2 minggu sebelum atau setelah hari pertama haid, kemungkinan itu adalah PMS. Tidak ada tes darah atau scan yang dapat mendukung diagnosis PMS.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi premenstrual syndrome (PMS)?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan berikut ini dapat membantu Anda mengatasi premenstrual syndrome:

  • Makan dalam porsi kecil, tapi sering untuk menghindari kembung dan rasa penuh pada perut
  • Kurangi konsumsi garam sebelum menstruasi
  • Konsumsi karbohidrat kompleks seperti buah, sayur, dan serealia (misalnya gandum)
  • Konsumsi makanan kaya kalsium
  • Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol
  • Batasi jumlah cokelat dan kafein (kopi, minuman ringan, atau teh)
  • Hubungi dokter apabila gejala semakin parah atau tidak membaik
  • Olahraga teratur

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 20, 2018 | Terakhir Diedit: September 20, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan