Apa Itu Penyakit Dishidrosis?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu penyakit dishidrosis?

Penyakit dishidrosis adalah suatu jenis dermatitis yang ditandai dengan lepuhan gatal pada telapak tangan dan bagian bawah kaki. Lepuhan tersebut umumnya berukuran 1-2 milimeter dan sembuh dalam tiga minggu. Kemerah-merahan biasanya tidak muncul. Namun, lepuhan ini sering kambuh. Gangguan yang berulang-ulang dapat berakibat pada retakan dan penebalan kulit.

Seberapa umumkah penyakit dishidrosis terjadi?

Dishidrosis adalah jenis dermatitis ketiga yang paling umum terjadi di tangan. Kondisi ini dua kali lebih umum dialami oleh wanita dibandingkan pada pria. Sekitar setengah dari mereka yang menderita penyakit dishidrosis juga memiliki dermatitis atopik, suatu bentuk yang umum dari eczema.

Namun, kondisi ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala dishidrosis?

Penyakit dishidrosis ditandai dengan munculnya lepuhan kecil dengan karakteristik berikut:

  • Lepuhan berukuran sangat kecil (dengan diameter 3 mm atau kurang), muncul di ujung dan tepi jari tangan, jari kaki, telapak tangan, dan telapak kaki.
  • Lepuhan berwarna buram dan mendalam; baik rata dengan kulit atau sedikit menonjol dan tidak mudah pecah. Akhirnya, lepuhan-lepuhan yang kecil menjadi satu dan membentuk lepuhan besar.
  • Lepuhan bisa terasa gatal, menyebabkan nyeri, atau tidak menimbulkan gejala sama sekali. Lepuhan menjadi lebih buruk setelah tersentuh air, sabun, atau bahan-bahan yang mengiritasi.
  • Menggaruk akan memecahkan lepuhan, mengeluarkan cairan di dalamnya, menyebabkan kulit mengerak dan pada akhirnya retak. Retakan ini menyakitkan serta tidak sedap dipandang dan biasanya memerlukan berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan, untuk sembuh. Kulit akan kering dan bersisik selama periode ini.
  • Cairan dari lepuhan adalah serum yang terakumulasi di antara sel-sel kulit yang teriritasi. Ini bukanlah keringat seperti yang diduga sebelumnya.
  • Dalam sejumlah kasus, karena lepuhan bisa muncul di telapak tangan atau jari tangan, wabah lepuhan ini bisa terjadi disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Ini ditandai dengan perasaan menggelitik di lengan bawah dan benjolan yang muncul di ketiak.
  • Kuku pada jari tangan atau jari kaki yang terkena bisa tampak berbintik-bintik.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan pengobatan dini dapat mencegah memburuknya dishidrosis, jadi konsultasikanlah pada dokter sesegera mungkin untuk mencegah kondisi serius ini.

Jika Anda mengalami satu pun tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apa pun, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab dishidrosis?

Penyebab dishidrosis tidaklah diketahui. Penyakit dishidrosis dapat dikaitkan dengan gangguan kulit serupa yang disebut dermatitis atopik, serta kondisi alergi. Banyaknya dishidrosis yang muncul bisa jadi musiman pada orang dengan alergi nasal.

Faktor Pemicu

Apa yang meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit dishidrosis?

Faktor yang dapat memicu dishidrosis pada diri seseorang, meliputi:

  • Stres. Penyakit dishidrosis tampaknya lebih umum terjadi di masa-masa emosional atau stres fisik.
  • Paparan terhadap logam tertentu. Ini termasuk kobalt dan nikel yang biasanya ada dalam lingkungan industrial.
  • Kulit sensitif. Orang yang terkena ruam setelah terpapar atau bersentuhan dengan iritan tertentu lebih mungkin untuk mengalami penyakit dishidrosis.
  • Eczema atopik. Sejumlah orang dengan eczema atopic dapat terkena dishidrosis.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana dishidrosis didiagnosis?

Dalam kebanyakan kasus, dokter dapat mendiagnosis dishidrosis berdasarkan pemeriksaan fisik. Tidak ada tes laboratorium yang dapat secara spesifik mengonfirmasi diagnosis penyakit ini, tetapi dokter dapat menganjurkan beberapa tes untuk mengeliminasi masalah kulit lain yang menimbulkan gejala serupa sehingga diagnosis lebih mengerucut.

Sebagai contoh, dokter mungkin saja melakukan tes pada kelupasan kulit Anda untuk jenis jamur yang menyebabkan masalah, seperti athlete’s foot (kutu air). Alergi dan sensitivitas kulit dapat diungkap dengan memapaparkan sebagian kulit Anda pada berbagai zat.

Apa saja pengobatan untuk dishidrosis?

Bergantung pada tingkat keparahan ciri dan gejala yang muncul, pilihan pengobatan dapat meliputi:

1. Kortikosteroid

Krim dan salep kortikosteroid memiliki potensi tinggi untuk membantu mempercepat hilangnya lepuhan. Membalut area yang diobati juga dapat meningkatkan penyerapan. Kompres lembap juga dapat diterapkan setelah mengoleskan kortikosteroid. Dalam kasus yang parah, dokter dapat meresepkan pil kortikosteroid, seperti prednisone. Penggunaan jangka panjang dari steroid dapat menyebabkan efek samping serius.

2. Fototerapi

Jika pengobatan lainnya tidak efektif, dokter dapat menganjurkan satu jenis terapi cahaya khusus yang mengombinasikan paparan terhadap cahaya ultraviolet dengan obat yang dapat membuat kulit Anda lebih reseptif terhadap efek jenis cahaya ini.

3. Salep penekan imun

Obat-obatan seperti tacrolimus (Protopic) dan pimecrolimus (Elidel) dapat membantu orang yang ingin membatasi paparan terhadap steroid. Efek samping dari obat ini adalah peningkatan risiko infeksi kulit.

4. Suntikan botulinum toxin

Sejumlah dokter dapat mempertimbangkan anjuran suntik botox (botulinum toxin) untuk mengobati kasus dishidrosis yang parah.

Pencegahan

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit dishidrosis?

Gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi penyakit dishidrosis. Kompres basah dan dingin dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan yang berkaitan dengan kulit gatal.

Dokter dapat menganjurkan Anda untuk mengoleskan salep setelah menggunakan kompres. Pelembap juga dapat membantu keringnya kulit sehingga juga mengurangi sebagian gatal.

Jenis pelembap yang dapat Ada gunakan, antara lain:

  • Petroleum jelly, seperti Vaseline
  • Krim berat, seperti Lubriderm atau Eucerin
  • Minyak mineral
  • Berendam dengan witch hazel

Mengubah diet Anda dapat membantu jika obat-obatan tampaknya tidak dapat mengatasi wabah. Nikel atau kobalt diyakini dapat menyebabkan eksim. Menghindari makanan yang mengandung zat-zat ini dapat membantu. Beberapa orang mengatakan bahwa menambahkan vitamin A ke dalam diet Anda dapat membantu, tetapi pastikan untuk menanyakannya pada dokter terlebih dahulu.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: April 11, 2019 | Terakhir Diedit: April 11, 2019

Yang juga perlu Anda baca