Apa itu lyme disease?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu lyme disease?

Penyakit Lyme atau Lyme disease adalah infeksi bakteri yang ditularkan ke manusia melalui gigitan kutu. Terdapat 4 jenis bakteri Lyme: Borrelia burgdorferi, Borrelia mayonii, Borrelia afzelii dan Borrelia garinii. Bakteri-bakteri ini dapat ditemukan di seluruh dunia. Di Asia, Borrelia afzelii dan Borrelia garinii adalah penyebab utama dari penyakit Lyme. Kebanyakan kasus penyakit Lyme disebabkan oleh kutu berkaki hitam, atau dikenal juga sebagai deer tick. Bakteri penyakit Lyme dapat menyerang organ tubuh manapun, termasuk otak dan sistem saraf, otot dan sendi, serta jantung. Hal ini membuat penyakit Lyme sulit didiagnosis karena gejalanya yang menyerupai kondisi lain

Seberapa umumkah lyme disease?

Penyakit Lyme lebih sering ditemui di daerah di mana terdapat kutu, terutama di Inggris dan beberapa bagian Eropa, serta Amerika Utara. Kondisi ini dapat terjadi pada pria dan wanita dengan usia berapa saja. Akhir-akhir ini, angka penyakit Lyme meningkat secara signifikan.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala lyme disease?

Gejala dari penyakit Lyme sangat mirip dengan flu atau kondisi lainnya, serta dapat mempengaruhi bagian tubuh manapun. Tergantung pada letak gigitan, gejala dapat berbeda-beda.

Tanda-tanda dan gejala awal (3 hingga 30 hari setelah gigitan kutu)

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan sendi
  • Leher kaku
  • Kelelahan.

Gejala awal yang paling menonjol setelah gigitan adalah area yang meradang dan merah, perlahan-lahan menyebar dan memudar di bagian tengah, membentuk pola seperti target sasaran. Biasanya, ruam tidak terasa sakit atau gatal, namun terasa hangat bila disentuh. Pada beberapa kasus, ruam tidak muncul sama sekali. Perkiraan pasien yang mengalami ruam Lyme bervariasi, dari 30% hingga 80%.

Tanda-tanda dan gejala lanjut (beberapa hari atau bulan setelah gigitan kutu)

  • Ruam muncul pada bagian lain tubuh dan lebih jelas terlihat
  • Rasa sakit semakin parah, meliputi sakit kepala, sakit pada leher dan sendi
  • Kehilangan kendali pada ekspresi wajah (facial palsy)
  • Bengkak pada sendi yang menyerupai arthritis
  • Radang pada hati (hepatitis)
  • Radang pada mata
  • Mual dan muntah
  • Detak jantung yang tidak teratur
  • Sesak napas
  • Radang pada otak dan saraf tulang belakang
  • Masalah dengan memori jangka pendek.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Pada beberapa kasus, Anda tidak merasakan gigitan kutu. Kabar baiknya, walau kutu membawa bakteri penyakit Lyme, tidak semua mengakibatkan Lyme disease.

Namun, jika Anda menyadari Anda baru digigit kutu, Anda harus sesegera mungkin mencabut kutu dari tubuh Anda. Semakin lama kutu menempel pada kulit, semakin besar risiko infeksi dan semakin parah gejala yang akan terjadi. Infeksi Lyme mungkin tidak terjadi apabila kutu menempel kurang dari 36 hingga 48 jam.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab Lyme Disease?

Lyme disease adalah penyakit yang disebarkan oleh gigitan kutu. Apabila tergigit oleh kutu, darah manusia akan diisap hingga kutu tidak lagi menempel pada kulit. Kutu dapat menempel pada bagian tubuh mana saja, namun sering kali ditemukan di area yang sulit dilihat, seperti lipatan paha, ketiak, dan kulit kepala. Saat kutu menhisap darah, bakteri dapat berpindah dari kutu ke manusia. Umumnya, untuk menularkan Lyme disease, kutu harus menempel selama 36 hingga 48 jam.

Belum ditemui bukti bahwa Lyme disease dapat ditularkan dari manusia ke manusia. Anda tidak dapat tertular penyakit Lyme dari bersentuhan, berciuman, atau berhubungan seks. Para ilmuwan menemukan bahwa bakteri penyakit Lyme dapat hidup dalam darah yang didonorkan. Jika Anda memiliki penyakit Lyme, Anda dilarang mendonasikan darah Anda.

Sama dengan anjing dan kucing. Hewan peliharaan juga dapat terkena penyakit Lyme, namun tidak ada bukti penularan dari hewan ke manusia. Namun mereka dapat membawa kutu ke dalam rumah Anda.

Jika Anda mengonsumsi daging yang terinfeksi dengan penyakit Lyme, ada kemungkinan Anda tertular. Mempraktikkan kebersihan makanan dapat mencegah terjadinya infeksi. Lyme disease dapat menular dari ibu ke anak. Apabila ibu hamil terinfeksi, bayi dalam kandungan juga dapat tertular. Walau jarang terjadi, ada beberapa kasus bayi stillborn (lahir mati) dari infeksi penyakit Lyme.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk lyme disease?

Ada banyak faktor risiko untuk Lyme disease, yaitu:

  • Tinggal di dekat area rumput
  • Berpergian ke area yang banyak kutu
  • Kulit tidak tertutup
  • Tidak segera mencabut kutu dengan benar
  • Memiliki hewan peliharaan.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mendiagnosis lyme disease?

Gejala penyakit Lyme mirip dengan banyak kondisi lain. Karena itu, cara terbaik untuk mendiagnosis penyakit Lyme adalah dengan melakukan tes darah untuk melihat adanya bakteri dalam darah Anda.

Metode pertama diagnosis adalah dengan melihat ruam berbentuk lingkaran yang disebabkan oleh gigitan kutu. Jika dokter menemukan ruam, ia mungkin akan menanyakan apakah Anda mengunjungi area rumput atau kayu baru-baru ini, atau apakah Anda memiliki peliharaan.

Metode kedua adalah melakukan beberapa tes laboratorium. Tes laboratorium tidak direkomendasikan bagi orang dengan gejala penyakit Lyme seperti ruam yang disertai gejala flu. Tes laboratorium ditujukan untuk mengonfirmasi diagnosis dan melihat adanya kondisi lain dengan gejala yang sama. Beberapa tes untuk mendiagnosis penyakit Lyme:

  • Tes Enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA): Tes paling umum untuk mendeteksi bakteri Lyme disease. Cara kerja tes ini adalah melihat adanya antibodi terhadap B. burgdoferi – jenis bakteri penyakit Lyme. Tes ini mungkin tidak efektif pada penyakit Lyme tahap awal.
  • Tes western blot: Jika tes ELISA positif, tes ini dilakukan untuk mengonfirmasi diagnosis.

Bagaimana cara mengobati lyme disease?

Jika Anda melihat kutu pada kulit Anda, segera angkat dengan pinset. Kutu biasanya menempel untuk beberapa jam sebelum mengisap darah. Jangan hancurkan kutu, namun tarik dengan hati-hati dan mantap. Begitu Anda telah mengangkat kutu, buang dan pakaikan antiseptik pada area yang tergigit.

Jika Anda didiagnosis dengan Lyme disease, segera dapatkan penanganan. Semakin cepat Anda ditangani, semakin cepat proses pemulihan.

Penanganan untuk penyakit Lyme mencakup obat-obatan antibodi untuk membunuh bakteri. Tergantung pada tahap penyakit, Anda mungkin memerlukan 2 hingga 4 minggu pengobatan.

Jika tidak segera ditangani, penyakit Lyme dapat menyebar ke bagian lainnya dan menyebabkan gejala yang lebih parah, serta dapat menyerang otak, sistem saraf, otot dan sendi, jantung dan sirkulasi, pencernaan, sistem reproduksi, dan kulit. Untuk gejala yang parah, dokter mungkin akan merekomendasikan antibiotik lewat infus selama 14 hingga 28 hari. Pengobatan ini lebih keras dan dapat mengakibatkan efek samping seperti menurunnya jumlah sel darah putih dan diare ringan hingga sedang.

Setelah pengobatan, sedikit orang masih mengalami gejala, seperti nyeri otot dan kelelahan. Jika tidak diobati dengan tepat, penyakit Lyme dapat menghilang namun kembali lagi beberapa bulan bahkan tahun kemudian. Kondisi ini disebut sebagai post-treatment Lyme disease atau penyakit Lyme kronis. Tidak diketahui berapa banyak orang yang didiagnosis dan diobati namun tetap memiliki penyakit ini. The Centers for Disease Control and Prevention mengestimasi rentang dari 10-20%.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi lyme disease?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi penyakit Lyme:

  • Gunakan lengan panjang, celana panjang, dan sepatu saat berada di area berumput. Sebisa mungkin tutupi tubuh Anda. Jika Anda pergi hiking, tetap berada di jalur dan hindari berjalan di kayu atau semak-semak. Gunakan anti serangga untuk menghindari gigitan kutu, namun hindari bagian mata dan mulut.
  • Segera mandi begitu Anda berada di dalam ruangan untuk membersihkan diri dari kutu yang mungkin masih menempel pada kulit Anda.
  • Jika Anda memiliki taman, pastikan rumput selalu dipotong dan bersihkan semak-semak dan dedaunan di mana kutu dapat tinggal.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Sumber