Definisi

Apa itu penyakit lupus eritematosus sistemik?

Lupus Eritematosus Sistemik (LES), salah satu jenis penyakit lupus, adalah penyakit yang menyebabkan peradangan pada jaringan ikat dan dapat merusak beberapa organ.

Lupus terjadi ketika ada masalah dengan sistem kekebalan tubuh dan kemudian menyerang tubuh. Hal ini dapat mempengaruhi sendi, kulit, paru-paru, jantung, pembuluh darah, ginjal, sistem saraf, dan sel-sel darah.

Lupus juga dapat menyebabkan fenomena Raynaud, yang menyebabkan kejang pada pembuluh darah dan rasa sakit serta perubahan warna pada jari-jari, jari kaki, telinga, dan hidung.

Seberapa umumkah lupus eritematosus sistemik?

Lupus terjadi pada 1 dalam setiap 2000 orang, lima kali lebih banyak terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki, terutama bagi wanita yang sedang hamil atau selama menstruasi yang paling sering didiagnosis pada orang berusia 15 sampai 40 tahun. Orang Afrika, dan keturunan Asia serta Hispanik mengalami Lupus lebih sering daripada ras Kaukasia.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala lupus eritematosus sistemik?

Gejala penyakit lupus tergantung pada yang organ yang terkena dan biasanya adalah:

  • Kelelahan
  • Nyeri sendi dan bengkak atau kekakuan, biasanya di tangan, pergelangan tangan dan lutut
  • Memiliki bintil merah pada bagian tubuh yang sering terkena matahari, seperti wajah (pipi dan hidung)
  • Fenomena Raynaud membuat jari berubah warna dan menjadi terasa sakit ketika terkena dingin
  • Pleurisy (radang selaput paru-paru), yang dapat membuat bernapas terasa menyakitkan, disertai sesak napas
  • Bila ginjal terkena dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan gagal ginjal

Lupus dapat mempengaruhi ingatan dan suasana hati serta menyebabkan stress atau kebingungan.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Ada banyak penyakit yang berhubungan dengan gangguan sistem kekebalan tubuh tetapi Lupus adalah salah satu yang paling umum. Anda harus periksa ke dokter Anda jika Anda memiliki bintil merah yang tak terduga, demam berkepanjangan dan rasa sakit di setiap organ dan kelelahan.

Penyebab

Apa penyebab lupus eritematosus sistemik?

Penyebab lupus belum diketahui, tetapi faktor keturunan dan lingkungan dapat meningkatkan risiko terjadinya Lupus. Orang yang sering terkena sinar matahari atau tinggal di lingkungan yang terkontaminasi oleh virus, atau sering memiliki stres lebih berisiko terhadap penyakit ini. Jenis kelamin dan hormon juga merupakan bagian dari penyebabnya. Banyak peneliti percaya bahwa hormon estrogen berperan dalam pembentukan penyakit.

Faktor-faktor risiko

Siapa yang berisiko terkena penyakit lupus eritematosus sistemik?

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena penyakit lupus eritematosus sistemik adalah:

  • Jenis kelamin Anda. Lupus lebih sering terjadi pada wanita
  • Berjemur secara teratur atau paparan sinar matahari
  • Infeksi
  • Obat. Lupus dapat dipicu oleh beberapa jenis obat anti-kejang, obat tekanan darah dan antibiotik. Orang yang memiliki lupus karena obat biasanya gejalanya hilang ketika mereka berhenti minum obat
  • Usia. Meskipun lupus dapat terjadi pada orang-orang dari segala usia, namun yang paling sering didiagnosis antara usia 15 dan 40 tahun

Tidak memiliki faktor risiko tidak berarti Anda tidak bisa mendapatkan penyakit ini. Faktor-faktor ini adalah untuk referensi saja. Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda untuk lebih jelasnya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pengobatan yang digunakan untuk penyakit lupus eritematosus sistemik?

Pengobatan tergantung pada gejala dan organ mana yang terkena. Obat anti radang (NSAID) sering diberikan pertama kali.

Selain itu, dokter juga mungkin meresepkan prednison, yang bekerja dengan cepat.

Jika pengobatan ini tidak cukup membantu, obat modifikasi penyakit dapat memperlambat penyakit. Obat tersebut termasuk hydroxychloroquine, methotrexate, azathioprine, dan siklofosfamid.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk lupus eritematosus sistemik?

Dokter dapat membuat diagnosis dari riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium. Rontgen dapat dilakukan.

Tes laboratorium meliputi laju pengendapan darah (ESR), jumlah sel darah lengkap (CBC), antibodi antinuclear (ANA) dan urine. ESR mengukur peradangan. CBC menghitung sel darah dan trombosit.

Dokter akan melakukan tes anti DNA yang lebih spesifik untuk mengetahui LES. Dokter mungkin menyarankan konsultasi ke rheumatologist (spesialis sendi).

Pengobatan di rumah

Apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi lupus eritematosus sistemik?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi lupus eritematosus sistemik:

  • Jangan merokok. Merokok meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan dapat memperburuk efek lupus pada jantung dan pembuluh darah Anda
  • Makan makanan yang sehat. Diet sehat seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Kadang-kadang Anda harus membatasi makanan Anda, terutama jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, kerusakan ginjal atau masalah pencernaan
  • Berolahraga secara teratur. Latihan dapat membantu Anda pulih dari bintil merah, mengurangi risiko serangan jantung, membantu melawan depresi dan mempromosikan kesejahteraan umum
  • Hindarilah paparan sinar matahari. Karena sinar ultraviolet dapat memicu bintil merah, mengenakan pakaian pelindung (seperti topi, baju lengan panjang dan celana panjang) dan menggunakan tabir surya dengan faktor perlindungan matahari (SPF) minimal 55 setiap kali Anda pergi ke luar
  • Istirahatlah yang cukup. Orang dengan lupus sering mengalami kelelahan berkepanjangan yang berbeda dari kelelahan normal dan belum tentu hilang dengan istirahat. Untuk itu, akan sulit untuk mengetahui apakah Anda perlu untuk beristirahat atau tidak. Perbanyak istirahat di malam hari dan lakukan tidur siang atau istirahat pada siang hari jika diperlukan
  • Ikuti saran dokter

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Februari 7, 2017 | Terakhir Diedit: Februari 7, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan