Definisi

Apa itu lichen planus?

Lichen planus adalah kondisi kronis yang mempengaruhi kulit dan lapisan mulut. Kondisi ini biasanya bersifat sementara, rata-rata berlangsung 10 tahun dan paling sering mempengaruhi orang dewasa antara usia 30 dan 60 tahun.

Pada kulit, lichen planus muncul sebagai sekelompok benjolan, gatal, berbentuk dataran kecil merah-ungu, biasanya pada lengan dan paha. Di mulut (juga dikenal sebagai lichen planus oral) memiliki dua bentuk dasar:

    • Lichen planus retikular berasal dari pola seperti renda berupa garis putih halus yang muncul di bagian dalam pipi, gusi, dan lidah. Biasanya, jenis lichen planus ini tidak memerlukan pengobatan. Kondisi ini asimtomatik, dan tidak sakit.
    • Lichen planus erosif menyebabkan luka atau erosi yang terbentuk pada lapisan mulut. Luka ini juga terbentuk pada bagian dalam pipi, lidah, dan gusi. Lichen planus erosif biasanya membutuhkan pengobatan. Dokter Anda mungkin akan meresepkan obat oles anti-inflamasi yang kuat untuk membantu meredakan sakit.

Seberapa umumkah lichen planus?

Lichen planus sangat umum terjadi, namun biasanya lebih banyak terjadi pada perempuan dibanding laki-laki. Lichen planus dapat mempengaruhi pasien usia berapa pun. Kondisi ini dapat dikelola dengan mengurangi faktor risiko. Silakan berdiskusi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala lichen planus?

Tanda dan gejala lichen planus oral yaitu adanya selaput lendir mulut.

Tampak luar

Luka mungkin muncul sebagai:

  • Jaringan bercak yang menonjol berwarna putih
  • Bercak merah dan bengkak
  • Luka terbuka

Lokasi

Luka ini mungkin muncul di:

  • Dalam pipi, lokasi yang paling umum
  • Gusi
  • Lidah
  • Jaringan bibir
  • Langit-langit mulut

Rasa sakit atau ketidaknyamanan

Luka yang merah dan meradang serta terbuka akibat lichen planus oral dapat menyebabkan rasa panas atau sakit. Bercak putih mungkin tidak menyebabkan ketidaknyamanan ketika muncul di bagian dalam pipi, tetapi mungkin menyakitkan ketika muncul pada lidah.

Tanda-tanda atau gejala lain

Tanda-tanda atau gejala lain mungkin termasuk:

  • Perubahan indera perasa, jika terjadi pada lidah
  • Sensitivitas terhadap makanan panas atau pedas
  • Perdarahan dan iritasi saat menyikat gigi
  • Radang gusi (gingivitis)

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Periksalah ke dokter atau dokter gigi jika Anda:

    • Merasa ada luka dalam mulut Anda yang tidak kunjung sembuh
    • Memiliki bercak putih atau merah di mulut Anda
    • Mengalami sakit mulut
    • Mengalami pendarahan yang menerus di mulut Anda saat menyikat gigi
    • Memiliki lesi atau luka pada kulit, alat kelamin, kulit kepala, atau kuku Anda
    • Memiliki bekas luka yang tidak dapat dijelaskan dari membran transparan (konjungtiva) yang menutupi bagian putih bola mata And
    • Memiliki peradangan pada saluran telinga (otitis) yang tidak merespon pengobatan atau tidak memiliki diagnosis yang jelas

Penyebab

Apa penyebab lichen planus?

Penyebab pasti dari lichen planus tidak diketahui. Sel-sel kekebalan tubuh, yang biasanya melindungi kita dengan menghancurkan bakteri atau virus, mulai menyerang kulit atau selaput mulut.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk lichen planus?

Ada banyak faktor risiko untuk lichen planus. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kebersihan mulut yang buruk
  • Merokok
  • Minum alkohol
  • Penyakit viral seperti hepatitis C
  • Paparan bahan kimia tertentu yang bertindak sebagai alergen
  • Riwayat keluarga yang memiliki lichen planus

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk lichen planus?

Dalam hampir banyak kasus, lichen planus tidak memerlukan pengobatan apapun.

Dalam kasus yang memiliki gejala yang tidak nyaman atau berat, dokter dapat meresepkan obat, termasuk:

    • Retinoid yang digunakan secara topikal atau oral
    • Kortikosteroid digunakan secara topikal, oral, suntik
    • Antihistamin
    • Krim nonsteroid digunakan secara topikal

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk lichen planus?

Lichen planus didiagnosis melalui gejala-gejala yang Anda derita. Tes penting lainnya dapat membantu Anda untuk mengonfirmasi diagnosis adalah:

  • Biopsi
  • Tes alergi
  • Uji untuk hepatitis C, jika diperlukan

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi lichen planus?

Sulit untuk mencegah lichen planus oral, namun untuk menjaga lapisan mulut Anda sehat  disarankan agar Anda:

    • Berhenti merokok (jika Anda merokok)
    • Hindari minum alkohol dalam jumlah besar
    • Lakukan diet sehat, seimbang, termasuk banyak buah dan sayuran segar

Anda juga harus menjaga kebersihan mulut dengan membersihkan gigi minimal dua kali sehari, dan melakukan pemeriksaan gigi secara teratur, sehingga setiap masalah dengan gigi atau mulut dapat diidentifikasi dan diobati lebih dini.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan