Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

2

ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Kulit Melepuh

Kulit Melepuh

Anda mungkin pernah beberapa kali mengalami kulit melepuh. Kulit melepuh yang berisi air atau nanah akan terasa perih, terutama bila tak sengaja tersentuh. Lepuh di kulit ini kerap membuat Anda tak nyaman saat beraktivitas.

Ciri-ciri kulit melepuh

Kulit melepuh adalah luka yang menimbulkan terbentuknya gelembung yang berisi cairan atau nanah. Terkadang, luka lepuh juga mengandung darah.

Kulit Anda terdiri dari tiga lapisan: epidermis, dermis, dan lemak subkutan (di bawah kulit). Nah, lepuh terbentuk di bawah epidermis.

Lepuh di kulit dapat terasa menyakitkan atau gatal. Lepuh yang terisi nanah menandakan infeksi kulit.

Kondisi ini paling sering terjadi di kaki atau tangan, tetapi bisa muncul di bagian tubuh mana saja.

Lepuh seringkali mengganggu dan menimbulkan gatal pada kulit. Namun, umumnya kulit melepuh bukan merupakan gejala penyakit kulit serius dan bisa sembuh sendiri.

Penyebab kulit melepuh

cara mengobati luka kulit melepuh kulit melepuh

Salah satu jenis luka terbuka ini disebabkan oleh sentuhan kulit pada permukaan panas seperti knalpot atau logam setrika.

Lepuh juga bisa disebabkan oleh gesekan kulit dengan permukaan yang ketat dan kasar, seperti gesekan tumit dengan sepatu yang terlalu ketat.

Mengutip Harvard Health Publishing, penyebab munculnya lepuh di kulit bisa meliputi hal berikut ini.

  • Iritasi akibat pergesekan kulit, bahan kimia, dan suhu yang terlalu panas atau dingin.
  • Reaksi alergi, misalnya dermatitis kontak ketika kulit bersentuhan dengan bahan kimia atau tanaman tertentu.
  • Penyakit infeksi, termasuk impetigo, herpes, cacar air, atau coxsackievirus.
  • Penyakit kulit yang lain, seperti dermatitis herpetiformis, pemfigoid bulosa, dan pemfigus vulgaris.
  • Pengobatan tertentu, seperti asam nalidiksat atau furosemid, sebab obat ini dapat menyebabkan reaksi kulit berupa lepuh.

Pengobatan kulit melepuh

Kebanyakan luka yang melepuh akan sembuh dengan sendirinya dalam satu hingga dua minggu, terutama jika ukuran lepuhnya kecil.

Anda sebaiknya menghindari untuk memecahkan lepuh untuk mencegah luka infeksi. Cukup biarkan sampai pecah sendiri.

Untuk cara mengobatinya, Anda harus melakukan hal-hal di bawah ini.

  • Gunakan bantalan untuk melindungi kulit di sekitar lepuh agar tidak lecet.
  • Potong bantalan menjadi bentuk donat dengan lubang di tengahnya, lalu tempelkan pada kulit yang mengelilingi lepuh.
  • Kemudian tutupi luka dengan perban yang longgar.
  • Jaga area lepuh tetap bersih dan tertutup. Setelah lepuh pecah, bersihkan area luka dengan sabun dan air.
  • Oleskan petroleum jelly untuk menjaga kelembapan kulit.

Ketika kulit melepuh sudah mengempes, jangan kupas lapisan kulit bekas pembungkus lepuh.

Pasalnya, lapisan tersebut akan melindungi jaringan kulit di bawahnya selama proses penyembuhan.

Luka lepuh mungkin perlu dipecahkan bila berukuran besar dan mengganggu gerak daerah tubuh yang terdampak. Namun, memecah lepuh di kulit ini tidak boleh sembarangan.

Bila Anda tidak yakin untuk melakukannya sendiri, lebih baik mintalah pertolongan pada dokter.

Perawatan di rumah

obat salep krim gatal saat hamil

Ternyata, terdapat beberapa bahan yang dapat membantu penyembuhan kulit melepuh. Berikut adalah beberapa bahan yang bisa Anda coba.

1. Gel lidah buaya

Gel lidah buaya bisa digunakan untuk mempercepat penyembuhan masalah kulit, termasuk untuk mengatasi kulit melepuh.

Ini semua berkat kandungan antiradang yang diyakini bisa meredakan kulit yang membengkak, kemerahan, perih, dan terbakar. Oleskan gel lidah buaya langsung pada kulit yang melepuh.

2. Pakai krim vitamin E

Vitamin E terkenal sebagai vitamin untuk kulit yang bisa mempercepat penyembuhan luka, sekaligus mencegah timbulnya jaringan parut.

Anda bisa mengonsumsi makanan sumber vitamin E ataupub mengoleskan krim dengan kandungan vitamin ini untuk memulihkan kulit melepuh.

3. Rendam dalam teh hijau

Teh hijau juga bisa mempercepat pemulihan luka. Cobalah seduh sekantong teh hijau dalam air panas. Bila perlu, tambahkan soda kue untuk memperkuat sifat antiseptiknya.

Biarkan rebusan ini mendingin, lalu rendam kain ke dalam teh hijau dan tempelkan pada kulit yang melepuh.

4. Oleskan minyak jarak

Minyak jarak (castor oil) merupakan minyak esensial yang dapat membantu penyembuhan jaringan kulit yang rusak.

Sebagai cara mengobati luka melepuh, usapkan minyak jarak pada kulit sebelum tidur. Untuk menghindari risiko iritasi kulit, campurkan minyak jarak dengan minyak pelarut.

Mencegah kulit melepuh

  1. Gunakan kaos kaki dan sepatu yang bersih serta sesuai dengan ukuran kaki Anda.
  2. Jaga kaki tetap kering dengan menggunakan bedak untuk mengurangi keringat.
  3. Kenakan pakaian yang longgar dan anti lembap saat Anda melakukan aktivitas fisik yang berat.
  4. Hindari pakaian yang terbuat dari katun karena bahan ini dapat menyebabkan gesekan dan lecet.
  5. Ketika tangan tak sengaja menyentuh permukaan panas, langsung oleskan petroleum jelly atau lidah buaya.

Memang, lepuh di kulit bukanlah masalah kulit yang serius. Akan tetapi, efek yang membuat kulit terasa perih tentunya bisa mengganggu aktivitas Anda.

Bila Anda masih memiliki pertanyaan seputar kulit melepuh, silakan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit.


Pernah alami gangguan menstruasi?

Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Blisters. (2019). Harvard Health Publishing. Retrieved June 15, 2022 from, https://www.health.harvard.edu/a_to_z/blisters-overview-a-to-z

Blisters. (2021). Cleveland Clinic. Retrieved June 15, 2022 from, https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16787-blisters

Blisters. (2021). National Health Services. Retrieved June 15, 2022 from, https://www.nhs.uk/conditions/blisters/

Blisters: First aid. (2022). Retrieved June 15, 2022 from, https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-blisters/basics/art-20056691

Blisters. (n.d.). Cedars Sinai. Retrieved June 15, 2022 from, https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/b/blisters.html

How to Prevent and Treat Blisters. (n.d.). American Association of Dermatology. Retrieved June 15, 2022 from, https://www.aad.org/public/everyday-care/injured-skin/burns/prevent-treat-blisters

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui Jul 13
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro
Next article: