home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kulit Melepuh, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Kulit Melepuh, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Anda mungkin pernah beberapa kali mengalami kulit melepuh. Kulit melepuh yang berisi air atau nanah kerap terasa perih, terutama bila tak sengaja tersentuh. Karena hal inilah lepuhan yang ada di kulit kerap membuat Anda tak nyaman saat beraktivitas.

Apa itu kulit melepuh?

cara mengobati luka kulit melepuh kulit melepuh

Kulit melepuh adalah kondisi luka yang menimbulkan terbentuknya gelembung berbentuk lingkaran yang berisi cairan. Seperti yang sudah disebutkan, cairan dalam lepuh ini dapat berupa air atau nanah. Terkadang, luka lepuh juga mengandung darah.

Salah satu jenis luka terbuka ini disebabkan oleh sentuhan kulit pada permukaan panas seperti knalpot atau logam setrika. Lepuh juga bisa disebabkan oleh gesekan kulit dengan permukaan yang ketat dan kasar seperti gesekan tumit dengan sepatu yang terlalu ketat.

Selain itu, penyebab munculnya lepuhan juga meliputi:

  • iritasi, bisa dari pergesekan kulit, bahan kimia, dan suhu yang terlalu panas atau dingin,
  • reaksi alergi, misalnya dermatitis kontak ketika kulit bersentuhan dengan alergen dari bahan kimia atau tanaman tertentu,
  • penyakit infeksi, termasuk impetigo, herpes, cacar air, atau coxsackievirus,
  • penyakit kulit yang lain, seperti dermatitis herpetiformis, pemfigoid bulosa, dan pemfigus vulgaris, serta
  • pengobatan tertentu, seperti asam nalidiksat atau furosemide, sebab obat ini dapat menyebabkan reaksi kulit berupa lepuhan.

Munculnya lepuhan memberi ketidaknyamanan saat beraktivitas terutama karena membuat kulit terasa perih dan gatal-gatal.

Bagaimana cara mengobati kulit melepuh?

luka

Kebanyakan luka yang melepuh akan sembuh dengan sendirinya dalam satu hingga dua minggu, terutama jika ukuran lepuhannya kecil. Jangan juga menghancurkan lepuhan, cukup biarkan sampai pecah sendiri.

Ketimbang menghilangkan lepuhan, penanganan yang dilakukan lebih bertujuan guna melindungi lepuhan dari paparan benda di sekitar dan mencegah luka infeksi.

Untuk menangani lepuhan, Anda harus melakukan hal-hal di bawah ini.

  1. Gunakan bantalan untuk melindungi kulit di sekitar lepuhan agar tidak lecet. Potong bantalan menjadi bentuk donat dengan lubang di tengahnya, lalu tempelkan pada kulit yang mengelilingi lepuh. Kemudian tutupi luka dengan perban yang longgar.
  2. Jaga area lepuhan tetap bersih dan tertutup. Setelah lepuh pecah, bersihkan area luka dengan sabun dan air.
  3. Oleskan petroleum jelly untuk menjaga kelembapan kulit.

Ketika kulit melepuh sudah mengempes, jangan lepaskan lapisan kulit bekas pembungkus lepuh. Sebab, lapisan tersebut akan melindungi kulit mentah di bawahnya selama proses penyembuhan.

Luka lepuh mungkin perlu dipecahkan bila berukuran besar dan mengganggu gerak daerah tubuh yang terdampak. Memecah lepuhan ini tidak boleh sembarangan, bila Anda tidak yakin untuk melakukannya sendiri, lebih baik mintalah pertolongan pada dokter.

Bahan lain untuk bantu penyembuhan kulit melepuh

Ternyata, terdapat beberapa bahan yang dapat membantu penyembuhan kulit melepuh. Berikut adalah beberapa bahan yang bisa Anda coba.

1. Gel lidah buaya

manfaat lidah buaya untuk rambut

Gel lidah buaya sudah banyak digunakan sebagai salah satu perawatan rumahan yang mampu mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk untuk mengatasi kulit melepuh.

Ini semua berkat kandungan antiradangnya yang dapat menghambat peradangan sehingga diyakini bisa meredakan kulit yang membengkak, kemerahan, perih, dan terbakar.

Efek melembapkan dan memberikan sensasi dingin tepat setelah dioleskan ke kulit yang melepuh juga membantu mempercepat proses penyembuhan.

Anda bisa menggunakan gel lidah buaya yang diambil langsung dari tanamannya ataupun yang merupakan produk berkandungan asli lidah buaya.

2. Pakai krim vitamin E

Vitamin E terkenal sebagai vitamin untuk kulit berkat khasiatnya yang baik untuk kecantikan dan kesehatan kulit. Vitamin E memang berperan baik untuk mempercepat penyembuhan sel-sel kulit yang luka sekaligus mencegah timbulnya jaringan parut.

Jika mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin E dirasa belum memadai, Anda bisa menggunakan krim dengan kandungan vitamin E di dalamnya untuk memulihkan kulit melepuh.

3. Rendam dalam teh hijau

Bukan hal baru jika tanaman teh hijau disebut-sebut punya sifat antiradang yang baik untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan kantong teh hijau dengan menyeduhnya terlebih dahulu dalam air panas mendidih.

Bila perlu, tambahkan soda kue untuk memperkuat sifat antiseptiknya. Biarkan rebusan ini mendingin, lalu rendam kain ke dalam teh hijau dan tempelkan pada kulit yang melepuh.

4. Oleskan minyak jarak

Minyak jarak (castor oil) merupakan minyak esensial yang dapat mendorong penyembuhan jaringan kulit yang terluka. Temasuk sebagai cara mengobati luka melepuh. Usapkan minyak jarak pada kulit yang melepuh sebelum tidur, lalu lihat efeknya keesokan harinya.

Jika takut ada risiko iritasi, campurkan minyak jarak bersama minyak pelarut atau pembawa. Jangan lupa untuk mencobanya dulu di salah satu bagian tubuh guna mengetahui efeknya pada kulit Anda.

Mencegah kulit melepuh

Memang, lepuhan kulit bukanlah masalah kulit yang serius. Akan tetapi, efeknya yang membuat kulit terasa perih tentunya bisa mengganggu aktivitas Anda. Oleh karena itu, lakukan hal-hal berikut ini.

  • Gunakan kaos kaki dan sepatu yang bersih serta sesuai dengan ukuran kaki Anda. Sepatu yang terlalu sempit dapat menimbulkan gesekan yang akan menyebabkan lepuhan.
  • Jaga kaki tetap kering dengan menggunakan bedak untuk mengurangi keringat.
  • Kenakan pakaian yang longgar dan anti lembap saat Anda melakukan aktivitas fisik yang berat. Hindari pakaian yang terbuat dari katun karena bahan ini dapat menyebabkan gesekan dan lecet.
  • Ketika tangan tak sengaja menyentuh permukaan yang sangat panas, langsung oleskan petroleum jelly atau lidah buaya untuk memberikan efek mendinginkan.

Bila Anda masih memiliki pertanyaan seputar kulit melepuh, silakan konsultasikan dengan dokter kulit.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

9 Home Treatments to Quickly Heal Blisters. Retrieved 30 November 2018, from https://www.rd.com/health/wellness/home-remedies-for-blisters/

How to Prevent and Treat Blisters. (n.d.). American Association of Dermatology. Retrieved 20 October 2020, from https://www.aad.org/public/everyday-care/injured-skin/burns/prevent-treat-blisters

Blisters. (n.d.). Cedars Sinai. Retrieved 20 October 2020, from https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/b/blisters.html

Blisters. (2019). Harvard Health Publishing.Retrieved 20 October 2020, from https://www.health.harvard.edu/a_to_z/blisters-overview-a-to-z

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 20/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x