Apa itu infeksi staph?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu infeksi staph?

Infeksi Staph adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus sp. Bakteri ini dapat ditemukan bahkan pada orang sehat, dan biasanya tidak menyebabkan masalah. Namun infeksi staph dapat mematikan apabila bakteri menyerang lebih dalam pada tubuh, memasuki aliran darah, sendi, tulang, paru-paru atau jantung. Jumlah orang yang mengalami infeksi staph mematikan meningkat.

Pengobatan biasanya melibatkan antibiotik dan drainase pada area tersebut. Namun, beberapa infeksi staph tidak lagi merespon terhadap antibiotik umum.

Seberapa umumkah infeksi staph?

Kondisi ini sangat umum terjadi dan dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Infeksi staph dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala infeksi staph?

Infeksi staph dapat bervariasi dari masalah kulit minor hingga endokarditis, infeksi mematikan pada lapisan dalam jantung (endokardium). Akibatnya, tanda-tanda dan gejala infeksi staph sangat bervariasi, tergantung pada lokasi dan keparahan infeksi.

Infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri staph meliputi:

  • Bisul. Penyebab utama dari infeksi staph adalah bisul, kumpulan nanah yang muncul pada folikel rambut atau kelenjar minyak. Kulit pada area tersebut biasanya menjadi merah dan bengkak. Apabila bisul pecah, akan keluar nanah. Bisul biasanya terjadi paling sering di bawah ketiak atau di sekitar kunci paha atau bokong.
  • Impetigo. Ruam yang menular dan seringkali terasa sakit dapat disebabkan oleh bakteri staph. Impetigo biasanya memiliki lepuhan besar yang dapat mengeluarkan cairan dan menghasilkan kerak yang berwarna seperti madu.
  • Selulitis. Selulitis – infeksi pada lapisan dalam kulit – menyebabkan kemerahan dan pembengkakan pada permukaan kulit. Luka (ulkus) atau area yang bernanah juga dapat muncul. Selulitis muncul paling sering pada kaki bawah dan telapak kaki..
  • Staphylococcal scalded skin syndrome. Racun yang dihasilkan sebagai akibat dari infeksi staph dapat menyebabkan staphylococcal scalded skin syndrome. Paling sering menyerang bayi yang baru lahir dan anak-anak, kondisi ini disertai demam, ruam dan kadang lepuhan. Saat lepuhan pecah, lapisan atas kulit melepas, meninggalkan permukaan merah yang terlihat seperti luka bakar.

Bakteri staph adalah salah satu penyebab utama dari keracunan makanan. Gejala muncul dengan cepat, biasanya dalam beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Gejala biasanya menghilang dengan cepat, seringkali berlangsung selama setengah hari. Infeksi staph pada makanan biasanya tidak menyebabkan demam. Tanda-tanda dan gejala dari jenis infeksi staph ini meliputi:

  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Dehidrasi
  • Tekanan darah rendah
  • Bakteremia

Juga dikenal sebagai keracunan darah, bakteremia muncul saat bakteri staph memasuki aliran darah seseorang. Demam dan tekanan darah rendah adalah tanda-tanda dari bakteremia. Bakteri dapat berpindah ke lokasi dalam pada tubuh, menyebabkan infeksi yang menyerang:

  • Organ internal, seperti otak, jantung atau paru-paru
  • Tulang dan otot
  • Perangkat yang diimplantasi, seperti sendi buatan atau alat pemacu jantung
  • Toxic shock syndrome

Kondisi yang mengancam nyawa ini disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh beberapa turunan bakteri staph dan telah dikaitkan dengan penggunaan jenis tampon tertentu, luka pada kulit dan operasi. Kondisi ini biasanya muncul tiba-tiba dan disertai:

  • Demam tinggi
  • Mual dan muntah
  • Ruam pada telapak tangan dan kaki yang menyerupai sunburn
  • Linglung
  • Nyeri otot
  • Sakit perut
  • Septic arthritis

Septic arthritis seringkali disebabkan oleh infeksi staph. Bakteri seringkali menyerang lutut, namun sendi lain dapat terserang, seperti pergelangan kaki, pinggang, pergelangan tangan, sikut, bahu atau tulang belakang. Tanda-tanda dan gejala dapat meliputi:

  • Pembengkakan otot
  • Nyeri serius pada otot yang terserang
  • Demam

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Area kulit yang merah, iritasi atau terasa sakit
  • Lepuhan yang berisi nanah
  • Demam

Anda juga mungkin perlu mengonsultasi dokter apabila:

  • Infeksi kulit diturunkan dari salah satu anggota keluarga ke anggota lain
  • Dua atau lebih anggota keluarga mengalami infeksi kulit pada waktu bersamaan

Penyebab

Apa penyebab infeksi staph?

Banyak orang yang membawa bakteri staph dan tidak pernah mengalami infeksi staph. Namun, jika Anda mengalami infeksi staph, ada kemungkinan infeksi disebabkan oleh bakteri yang telah Anda bawa selama beberapa waktu.

Bakteri ini juga dapat ditularkan antar manusia. Karena bakteri staph sangat kuat, bakteri dapat tinggal di benda mati seperti sarung bantal atau handuk cukup lama untuk berpindah ke orang selanjutnya yang menyentuh benda tersebut.

Bakteri staph dapat bertahan pada:

  • Kekeringan
  • Suhu yang ekstrim
  • Kadar garam yang tinggi

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk infeksi staph?

Berbagai faktor – berkisar dari status sistem imun hingga jenis olahraga yang Anda mainkan – dapat meningkatkan risiko terkenanya infeksi staph.

Kondisi kesehatan penyebab: Kelainan atau pengobatan tertentu dapat menyebabkan Anda lebih rentan terhadap infeksi staph. Orang-orang yang lebih mudah terkena infeksi staph memiliki:

  • Diabetes yang menggunakan insulin
  • HIV/AIDS
  • Gagal ginjal yang memerlukan dialisis
  • Melemahnya sistem imun – baik akibat penyakit atau pengobatan yang menekan sistem imun
  • Kanker, terutama yang menjalani kemoterapi atau radiasi
  • Kerusakan kulit – dari kondisi seperti eksim hingga gigitan serangga, serta trauma minor yang membuka kulit
  • Penyakit pernapasan – seperti cystic fibrosis atau emfisema

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana infeksi staph didiagnosis?

Untuk mendiagnosis infeksi staph, dokter akan:

  • Melakukan pemeriksaan fisik. Selama pemeriksaan, dokter akan memeriksa luka yang Anda miliki.
  • Mengambil sampel untuk pengujian. Seringkali, dokter mendiagnosis infeksi staph dengan memeriksa sampel jaringan atau sekresi nasal untuk melihat adanya tanda-tanda bakteri.

Apa saja pengobatan untuk infeksi staph?

Pengobatan untuk infeksi staph dapat meliputi:

  • Antibiotik. Dokter dapat melakukan tes untuk mengidentifikasi jenis infeksi staph penyebab infeksi, serta memilih antibiotik yang akan bekerja paling baik. Antibiotik biasanya diberikan untuk mengatasi infeksi staph seperti cephalosporin, nafcillin atau antibiotik tertentu, obat-obatan sulfa atau vancomycin. Vancomycin diperlukan secara meningkat untuk mengatasi infeksi staph karena terlalu banyak turunan dari bakteri staph yang telah menjadi kebal terhadap obat-obatan tradisional lain. Namun vancomycin dan beberapa antibiotik lain harus diberikan secara intravena. Jika Anda diberikan antibiotik oral, pastikan Anda mengonsumsi nya sesuai petunjuk, dan habiskan pengobatan yang diberikan oleh dokter. Tanyakan pada dokter tanda-tanda dan gejala yang harus Anda awasi yang dapat mengindikasi memburuknya infeksi.
  • Drainase luka. Jika Anda memiliki infeksi kulit, dokter mungkin akan melakukan sayatan pada luka untuk mengeringkan cairan yang berkumpul.
  • Pengangkatan perangkat. Jika infeksi Anda melibatkan perangkat atau prostetik, pengangkatan langsung diperlukan. Untuk beberapa perangkat, pengangkatan dapat memerlukan operasi.

Bakteri staph sangat mudah beradaptasi, dan banyak variasi yang menjadi kebal terhadap antibiotik. Sebagai contoh, hanya sekitar 10% dari infeksi staph kini yang dapat diatasi dengan penisilin. Munculnya turunan bakteri staph yang kebal terhadap methicilin, turunan Stahpylococcus aureus (MRSA), telah menyebabkan penggunaan antibiotik alternatif dengan potensi efek samping yang lebih, seperti vancomycin.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi infeksi staph?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi infeksi Staph:

  • Cuci tangan Anda. Mencuci tangan dengan bersih adalah perlawanan terhadap kuman. Cuci tangan setidaknya selama 15-30 detik, kemudian keringkan dengan handuk sekali pakai dan gunakan handuk lain untuk mematikan kran. Jika tangan Anda tidak terlihat kotor, Anda dapat menggunakan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 62% alkohol.
  • Jaga luka tetap tertutup. Jaga luka sayatan dan abrasi tetap bersih dan tertutup dengan perban yang steril dan kering hingga luka sembuh. Nanah dari luka yang terinfeksi seringkali mengandung bakteri staph, dan menjaga luka tertutup dapat mencegah penyebaran bakteri.
  • Kurangi risiko tampon. Toxic shock syndrome disebabkan oleh infeksi staph. Karena dibiarkan dalam periode yang panjang, tampon dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri staph, Anda dapat mengurangi kemungkinan toxic shock syndrome dengan sering mengganti tampon, setidaknya setiap 4-8 jam. Gunakan tampon dengan daya serap paling rendah, dan coba untuk mengganti antara tampon dan sanitary napkin apabila memungkinkan.
  • Jaga benda pribadi. Hindari berbagi benda pribadi seperti handuk, seprai, pisau cukur, pakaian dan peralatan olahraga. Infeksi staph dapat menyebar melalui benda, serta antar manusia.
  • Cuci pakaian dan seprai dengan air panas. Bakteri staph dapat bertahan pada pakaian dan seprai yang tidak dicuci dengan benar. Untuk menyingkirkan bakteri dari pakaian dan seprai, cuci di air panas jika memungkinkan. Serta, gunakan pemutih pada bahan yang aman untuk pemutih. Mengeringkan di dryer lebih baik daripada air-drying, namun bakteri staph dapat bertahan di dryer.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 12, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 12, 2017

Yang juga perlu Anda baca