Definisi

Apa itu hidradenitis suppurativa?

Hidradenitis suppurativa adalah penyakit kronis (kambuhan) yang menyebabkan muncul benjolan-benjolan seperti jerawat pada kulit Anda. Benjolan-benjolan tersebut akan menyebar dan muncul pada area di mana jerawat umumnya tidak muncul.

Seberapa umumkah hidradenitis suppurativa?

Sekitar 1% populasi mengalami hidradenitis suppurativa – namun mungkin angka ini di bawah estimasi, karena beberapa orang mungkin merasa malu untuk memeriksakan dan mencari pengobatan.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hidradenitis suppurativa?

Tidak seperti jerawat biasanya, hidradenitis suppurativa dapat muncul pada area kulit mana saja, paling sering pada area-area berikut:

  • Ketiak (satu atau dua-duanya)
  • Pangkal paha (kelamin, anus, dan sekitarnya)
  • Pantat
  • Paha atas
  • Payudara wanita (di bawah dan kadang pada payudara)

Saat baru pertama kali mengalami hidradenitis suppurativa, pasien sering mengalami:

  • Timbulnya satu atau beberapa benjolan yang seperti jerawat atau bisul
  • Benjolan tersebut menetap pada kulit, kadang hilang dan muncul kembali.

Tanpa perawatan, pasien dapat mengalami:

  • Benjolan yang nyeri, pulih dan muncul kembali
  • Benjolan yang pecah dan mengeluarkan cairan berbau busuk
  • Bekas luka dari benjolan yang hilang dan muncul kembali
  • Infeksi serius
  • Kanker kulit (jarang terjadi)

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis awal dari hidradenitis suppurativa adalah kunci dari perawatan yang efektif. Kunjungi dokter apabila kondisi:

  • Menyebabkan rasa sakit
  • Tidak membaik dalam beberapa minggu
  • Muncul kembali dalam minggu-minggu perawatan
  • Muncul pada beberapa lokasi
  • Sering kambuh

Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab hidradenitis suppurativa?

Masih belum jelas penyebab penyakit ini, namun dipercayai bahwa pori-pori yang tersumbat dapat menyebabkan kondisi ini. Apabila keringat dan kotoran masuk ke dalam pori-pori, folikel rambut dapat membengkak dan pecah, atau terinfeksi. Hidradenitis suppurativa dapat terjadi pada orang dengan sistem imun yang bereaksi berlebihan pada folikel rambut yang tersumbat.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk hidradenitis suppurativa?

Hidradenitis suppurativa paling umum terjadi pada:

  • Orang-orang dengan berat badan berlebih atau obesitas
  • Perokok
  • Wanita (3 kali lebih umum dibanding pada pria)

Hidradenitis suppurativa biasanya mulai saat masa pubertas. Beberapa orang mengalami hidradenitis suppurativa sebelum berusia 11 tahun. Apabila hidradenitis suppurativa muncul sebelum usia 11 tahun, anak biasanya mengalami pubertas lebih awal. Mengalami hidradenitis suppurativa setelah menopause atau usia 55 tahun jarang terjadi.

Hidradenitis suppurativa adalah kondisi turunan. Orang dengan riwayat penyakit ini dalam keluarga memiliki kemungkinan sekitar 30% untuk mengalami ini.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk hidradenitis suppurativa?

Hidradenitis suppurativa biasanya berlangsung selama bertahun-tahun, namun pada akhirnya akan menjadi tidak aktif. Perawatan biasanya membantu walau tidak dapat menghilangkan hidradenitis secara sempurna. Perawatan awal dan jangka panjang dapat membantu mengendalikan rasa sakit, mendorong pemulihan luka, mencegah benjolan baru yang muncul dan mencegah komplikasi.

Terdapat beberapa pilihan perawatan. Konsultasikan dengan dokter mengenai risiko dan manfaat dari masing-masing serta kombinasi perawatan, pengobatan atau prosedur operasi yang tepat untuk Anda.

  • Obat luar dan minum, termasuk antibiotik dan obat turunan dari vitamin A (retinoid)
  • Obat-obatan lain yang mengurangi peradangan, seperti steroid, dan lain-lain
  • Hormon
  • Obat-obatan yang menekan sistem imun
  • Penawar rasa sakit
  • Operasi dapat menjadi pilihan apabila kasus hidradenitis suppurativa parah atau tidak merespon perawatan lainnya

Masing-masing perawatan memiliki kemungkinan efek samping. Apabila Anda mulai mengonsumsi obat-obatan, tanyakan dokter mengenai masalah yang dapat muncul pada kondisi Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk hidradenitis suppurativa?

Diagnosis dilakukan dengan memeriksa area kulit yang terinfeksi untuk melihat adanya jerawat. Dokter dapat mengambil hapusan dari area yang sakit untuk mengetahui jenis kuman yang ada. Tidak ada tes spesifik untuk mendiagnosis kondisi ini.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hidradenitis suppurativa?

Hidradenitis suppurativa ringan dapat ditangani dengan perawatan yang dapat dilakukan sendiri. Perawatan diri adalah pelengkap penting terhadap perawatan medis lainnya. Saran-saran berikut dapat membantu meringankan rasa tidak nyaman dan mempercepat pemulihan:

  • Kurangi berat badan untuk mengurangi hidradenitis suppurativa
  • Berhenti merokok untuk mengurangi kambuhnya hidradenitis suppurativa
  • Hentikan mencukur pada area yang berjerawat
  • Kenakan pakaian yang longgar untuk mengurangi gesekan
  • Jaga agar kulit tetap sejuk
  • Atasi stress

Salah satu tantangan terbesar dalam mengalami hidradenitis suppurativa adalah mengatasi rasa sakit dan rasa malu. Rasa sakit dapat mempengaruhi tidur, mobilitas, atau kehidupan seksual Anda. Apabila mengeluarkan nanah, luka dapat berbau walau telah dirawat dengan baik. Anda mungkin merasa tidak percaya diri, menarik diri atau bahkan depresi.

Cobalah untuk mencari dukungan dari keluarga dan teman-teman Anda. Tanyakan dokter untuk memberi tahu ahli profesional kesehatan mental atau informasi kontak kelompok dukungan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan