Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Penyebab Rambut Cepat Panjang dan Tips Perawatannya

Penyebab Rambut Cepat Panjang dan Tips Perawatannya

Bila diperhatikan, rambut Anda mungkin terasa cepat panjang meskipun baru dipotong. Namun, beberapa teman Anda mungkin tidak dapat memanjangkan rambut secepat itu. Lantas, apa saja faktor yang membuat rambut tumbuh lebih cepat?

Penyebab rambut cepat panjang

Normalnya, rambut tumbuh sepanjang 15 cm per tahun. Meski begitu, rambut beberapa orang bisa tumbuh lebih cepat. Ada pula yang harus menunggu rambutnya memanjang dalam waktu yang lebih lama.

Faktor genetik sangat memengaruhi pertumbuhan rambut. Itulah mengapa wanita lebih mudah memanjangkan rambut dibandingkan pria.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang memengaruhi pertumbuhan rambut yang perlu Anda ketahui.

1. Hormon

cara menghitamkan rambut secara alami, rambut hitam

Salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut adalah hormon. Pasalnya, hormon berperan penting dalam siklus dan struktur folikel (tempat tumbuhnya rambut).

Beberapa hormon yang bisa menjadi penyebab rambut cepat panjang antara lain:

  • testosteron,
  • dihidrotestosteron (DHT), dan
  • dehydroepiandrosterone sulfate.

International journal of molecular sciences (2020) menyebutkan dihidrotestosteron (DHT) sebagai hormon seks androgen yang berkontribusi terhadap pertumbuhan rambut.

DHT adalah bagian dari hormon testosteron dan setiap orang memilikinya hingga jumlah tertentu. Namun, tidak semua orang memiliki reaksi yang sama terhadap DHT.

Hal ini dikarenakan DHT memengaruhi rambut secara berbeda dan terkadang sering menyebabkan kebotakan pria serta rambut rontok.

Meski begitu, tidak jarang ada orang yang membutuhkan terapi hormon DHT untuk menumbuhkan rambut, terutama di bagian janggut.

2. Pola makan

Selain hormon, pilihan makanan ternyata bisa menjadi hal yang menentukan apakah rambut Anda cepat panjang atau tidak.

Makanan yang Anda makan akan memengaruhi pertumbuhan rambut. Protein, lemak, vitamin, dan mineral merupakan zat gizi yang diperlukan agar rambut tumbuh sehat dan kuat.

Memang, butuh waktu yang tidak sebentar untuk melihat efek positif pengaturan pola makan terhadap pertumbuhan rambut.

Meski begitu, tidak ada salahnya memilih makanan yang baik untuk rambut. Berikut ini pilihan makanan yang bisa dikonsumsi untuk mendapatkan rambut yang kuat.

  • Telur merupakan sumber biotin yang baik untuk pertumbuhan rambut.
  • Kacang brazil karena kaya akan selenium.
  • Ikan berlemak karena mengandung omega-3 yang baik untuk rambut.
  • Makanan yang diperkaya vitamin D, seperti yoghurt, dan susu kedelai.
  • Makanan berprotein tinggi untuk mencegah rambut rontok.

Intinya, orang yang memiliki pola makan yang bergizi cenderung mempunyai rambut yang sehat.

3. Cara merawat rambut

cara menghitamkan rambut secara alami, cara merawat rambut cepat panjang

Cara merawat rambut tentu sangat memengaruhi faktor pertumbuhan rambut.

Semakin baik Anda merawat rambut, semakin bagus pula kualitas rambut, termasuk siklus pertumbuhannya. Rambut yang terawat dengan baik tentunya bisa tumbuh lebih cepat.

Hal ini ternyata juga perlu diawali dengan mengenali jenis rambut terlebih dahulu, baik itu keriting, bergelombang, maupun lurus.

Pasalnya, setiap jenis rambut membutuhkan perawatan yang berbeda. Bila rambut Anda kering, cobalah untuk lebih jarang keramas.

Selain itu, pemilihan produk perawatan rambut bisa berdampak terhadap kecepatan pertumbuhan rambut.

4. Ras

Tahukah Anda bahwa ternyata suku dan ras ikut andil dalam menentukan apakah Anda memiliki rambut yang cepat panjang atau tidak?

Hal ini dibuktikan melalui penelitian yang dimuat dalam The Journal of clinical and aesthetic dermatology (2021).

Penelitian tersebut membandingkan karakteristik rambut pada setiap ras, yaitu Asia, Afrika, Kaukasia, dan Hispanik.

Meski tidak ada perbedaan dalam siklus pertumbuhan rambut di antara ras yang disebutkan, pertumbuhan rambut pada orang Afrika lebih lambat.

Hal ini mungkin dikarenakan diameter serat rambut yang dimiliki lebih kecil. Sementara itu, orang Asia memiliki pertumbuhan rambut yang lebih cepat.

Cara membuat rambut cepat panjang

Beberapa faktor di atas memang memengaruhi apakah Anda mempunyai rambut yang cepat panjang atau tidak.

Untungnya, Anda yang sulit memanjangkan rambut bisa mencoba beberapa tips berikut sehingga rambut tumbuh sehat dan cepat panjang.

1. Mengonsumsi kafein

manfaat kafein

Kita semua tahu bahwa kafein dapat memberi Anda dorongan energi, tetapi satu studi dari The British journal of dermatology (2014) menemukan bahwa kafein juga memiliki efek mempercepat pertumbuhan pada rambut Anda.

Menurut penelitian, kafein dapat membantu mendorong pertumbuhan rambut baru baik pada pria maupun wanita.

Hal ini karena kafein memperpanjang durasi siklus pertumbuhan rambut dan merangsang siklus pergantian sel-sel rambut.

2. Menggunakan minyak atsiri

Minyak atsiri tidak hanya berbau harum, tetapi juga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan rambut.

Sebuah ulasan dari Evidence-based complementary and alternative medicine: eCAM (2014) menemukan bahwa mengonsumsi 400 miligram minyak biji labu dalam bentuk kapsul setiap hari meningkatkan pertumbuhan rambut pada pria.

Hasilnya dapat terlihat setelah 24 minggu, pria yang mengonsumsi minyak biji labu mengalami peningkatan jumlah rambut sebesar 40 persen.

Studi lain yang diterbitkan dalam Toxicological research (2014) mencoba melihat empat kelompok tikus yang masing-masing diberi perawatan rambut yang berbeda.

Studi tersebut menemukan bahwa kelompok yang diberi minyak peppermint menunjukkan pertumbuhan rambut paling banyak.

Hasil positif tersebut terlihat pada ketebalan rambut, jumlah folikel (tempat tumbuhnya rambut), dan kedalaman folikel rambut tikus.

3. Perbanyak vitamin dan mineral

Vitamin, mineral, dan asam lemak tertentu sangat penting untuk kesehatan Anda secara umum dan juga berperan untuk pertumbuhan rambut.

Riset yang diterbitkan dalam Journal of cosmetic dermatology (2015) menemukan bahwa mengonsumsi suplemen omega-3 dan omega-6 selama 6 bulan dapat membantu melindungi dari kerontokan rambut.

Kemudian data dari penelitian Annals of dermatology (2013) menunjukkan bahwa kadar seng yang rendah dalam darah dapat menyebabkan kerontokan rambut secara signifikan.

4. Pijat kulit kepala

Pijat kulit kepala dapat membantu meningkatkan relaksasi dan menghilangkan stres.

Namun, menurut sebuah studi kecil dari Eplasty (2016) menemukan bahwa pijat kulit kepala juga dapat membantu meningkatkan kesehatan rambut Anda.

Studi tersebut meneliti efektivitas pijat kulit kepala setiap hari selama empat menit.

Setelah 24 minggu, para peneliti menemukan bahwa sembilan pria yang terlibat dalam penelitian ini memiliki rambut yang lebih tebal dibandingkan semula.

Meskipun penelitian tidak menunjukkan perbedaan dalam pertumbuhan rambut, pijat kulit kepala diduga dapat membantu melebarkan pembuluh darah di bawah kulit.

Hal ini dapat menyebabkan rambut jadi lebih tebal, cepat panjang, dan cenderung tidak patah atau rusak.

5. Batasi paparan panas

catokan hair straightening cara meluruskan rambut rebonding

Panas dari alat pengeriting rambut, pengering rambut, dan pelurus rambut dapat merusak rambut Anda dan menyebabkan kerontokan.

Anda bisa mencoba membatasi frekuensi seberapa sering Anda menggunakan alat ini.

Menurunkan suhu alat penata rambut yang menggunakan panas juga dapat membantu mengurangi kerusakan rambut.

Selain itu, menurut sebuah ulasan dari Journal of cosmetic science (2011), menggunakan obat atau produk pelindung panas sebelum menggunakan alat penata rambut dapat mengurangi kerusakan rambut secara signifikan.

Penyebab rambut cepat panjang bisa disebabkan oleh genetik dan diet Anda. Anda dapat merubah gaya hidup dengan mengonsumsi vitamin atau mineral yang dibutuhkan untuk menutrisi rambut.


Pernah alami gangguan menstruasi?

Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Almohanna, H. M., Ahmed, A. A., Tsatalis, J. P., & Tosti, A. (2019). The Role of Vitamins and Minerals in Hair Loss: A Review. Dermatology and therapy, 9(1), 51–70. https://doi.org/10.1007/s13555-018-0278-6 

Cho, Y. H., Lee, S. Y., Jeong, D. W., Choi, E. J., Kim, Y. J., Lee, J. G., Yi, Y. H., & Cha, H. S. (2014). Effect of pumpkin seed oil on hair growth in men with androgenetic alopecia: a randomized, double-blind, placebo-controlled trial. Evidence-based complementary and alternative medicine : eCAM, 2014, 549721. https://doi.org/10.1155/2014/549721 

Fischer, T. W., Herczeg-Lisztes, E., Funk, W., Zillikens, D., Bíró, T., & Paus, R. (2014). Differential effects of caffeine on hair shaft elongation, matrix and outer root sheath keratinocyte proliferation, and transforming growth factor-β2/insulin-like growth factor-1-mediated regulation of the hair cycle in male and female human hair follicles in vitro. The British journal of dermatology, 171(5), 1031–1043. https://doi.org/10.1111/bjd.13114 

Grymowicz, M., Rudnicka, E., Podfigurna, A., Napierala, P., Smolarczyk, R., Smolarczyk, K., & Meczekalski, B. (2020). Hormonal Effects on Hair Follicles. International journal of molecular sciences, 21(15), 5342. https://doi.org/10.3390/ijms21155342

Kil, M. S., Kim, C. W., & Kim, S. S. (2013). Analysis of serum zinc and copper concentrations in hair loss. Annals of dermatology, 25(4), 405–409. https://doi.org/10.5021/ad.2013.25.4.405 

Koyama, T., Kobayashi, K., Hama, T., Murakami, K., & Ogawa, R. (2016). Standardized Scalp Massage Results in Increased Hair Thickness by Inducing Stretching Forces to Dermal Papilla Cells in the Subcutaneous Tissue. Eplasty, 16, e8. PMCID: PMC4740347, PMID: 26904154.

Le Floc’h, C., Cheniti, A., Connétable, S., Piccardi, N., Vincenzi, C., & Tosti, A. (2015). Effect of a nutritional supplement on hair loss in women. Journal of cosmetic dermatology, 14(1), 76–82. https://doi.org/10.1111/jocd.12127 

Maymone, M., Laughter, M., Pollock, S., Khan, I., Marques, T., Abdat, R., Goldberg, L. J., & Vashi, N. A. (2021). Hair Aging in Different Races and Ethnicities. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 14(1), 38–44. 

Oh, J. Y., Park, M. A., & Kim, Y. C. (2014). Peppermint Oil Promotes Hair Growth without Toxic Signs. Toxicological research, 30(4), 297–304. https://doi.org/10.5487/TR.2014.30.4.297 

Zhou, Y., Rigoletto, R., Koelmel, D., Zhang, G., Gillece, T. W., Foltis, L., Moore, D. J., Qu, X., & Sun, C. (2011). The effect of various cosmetic pretreatments on protecting hair from thermal damage by hot flat ironing. Journal of cosmetic science, 62(2), 265–282. PMID: 21635854.

Dugdale, D.C. (2020). Aging changes in hair and nails. Medline Plus. Retrieved April 13, 2022 from, https://medlineplus.gov/ency/article/004005.htm 

What kids should know about how hair grows. (n.d). American Academy of Dermatology. Retrieved April 13, 2022 from, https://www.aad.org/public/parents-kids/healthy-habits/parents/kids/hair-grows 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana Diperbarui May 10
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan