home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengupas Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Rambut

Mengupas Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Rambut

Bila diperhatikan, rambut Anda mungkin terasa cepat panjang meskipun baru dipotong. Sedangkan beberapa teman Anda mungkin tidak dapat memanjang rambut secepat itu. Lantas, apa saja faktor yang membuat rambut tumbuh lebih cepat?

Faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut

Kenyataannya, ada banyak orang yang mengalami rambut yang cepat panjang. Namun, tidak sedikit pula yang harus menunggu rambutnya memanjang dalam waktu yang lebih lama.

Normalnya, pertumbuhan rambut akan terjadi sepanjang 15 centimeter per tahun. Meski begitu, setiap orang memiliki kecepatan pertumbuhan yang berbeda.

Sebagai contoh, wanita akan tampak mudah memanjangkan rambut, sementara pria harus menunggu lebih lama.

Selain usia, ada faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut. Berikut beberapa poin yang mesti Anda ketahui.

1. Hormon

cara menghitamkan rambut secara alami, rambut hitam

Salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut adalah hormon. Pasalnya, hormon berperan penting dalam siklus dan struktur folikel rambut.

Ada pun beberapa hormon androgen yang mungkin membuat rambut cepat panjang atau sebaliknya antara lain:

  • testosteron,
  • dihidrotestosteron, dan
  • prohomonnya dehydroepiandrosterone sulfate.

Sebagai contoh, dihidrotestosteron (DHT) merupakan hormon seks androgen yang berkontribusi terhadap pertumbuhan rambut.

DHT bagian dari hormon testosteron dan setiap orang memilikinya hingga jumlah tertentu. Namun, tidak semua orang memiliki reaksi yang sama terhadap DHT.

Hal ini dikarenakan DHT memengaruhi rambut secara berbeda dan terkadang sering dikaitkan dengan pola kebotakan pria, serta rambut rontok.

Meski begitu, tidak jarang ada orang yang membutuhkan DHT untuk menumbuhkan rambut, terutama di bagian janggut.

2. Pola makan

Selain hormon, pilihan makanan ternyata juga bisa menjadi hal yang menentukan apakah rambut Anda cepat panjang atau tidak.

Begini, pertumbuhan rambut dan folikelnya akan menghasilkan rambut baru dari nutrisi di dalam tubuh.

Artinya, makanan yang Anda makan akan memengaruhi pertumbuhan dan kesehatan rambut. Hal ini termasuk protein, lemak, vitamin, dan mineral yang diperlukan untuk rambut yang kuat dan sehat.

Pola makan yang sehat memang memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk melihat efek positifnya, terutama pada pertumbuhan rambut.

Meski begitu, tidak ada salahnya memilih makanan yang baik untuk rambut. Berikut ini pilihan makanan yang bisa dikonsumsi untuk mendapatkan rambut yang kuat.

  • Telur, yakni sumber biotin yang baik untuk pertumbuhan rambut.
  • Kacang brazil karena kaya akan selenium.
  • Ikan berlemak karena mengandung omega-3 yang baik untuk rambut.
  • Makanan yang diperkaya vitamin D, seperti yogurt dan susu kedelai.
  • Makanan berprotein tinggi untuk mencegah rambut rontok.

Intinya, orang yang memiliki pola makan yang bergizi cenderung mempunyai rambut yang sehat

3. Cara merawat rambut

cara menghitamkan rambut secara alami

Cara merawat rambut tentu sangat memengaruhi faktor pertumbuhan rambut. Semakin baik Anda merawat rambut, semakin bagus pula kualitas rambut, termasuk siklus pertumbuhannya.

Hal ini ternyata juga perlu diawali dengan mengenali jenis rambut terlebih dahulu, entah itu keriting, berwarna, atau halus.

Pasalnya, setiap jenis rambut membutuhkan perawatan yang berbeda. Bila rambut Anda kering, cobalah untuk lebih jarang keramas.

Selain itu, pemilihan produk perawatan rambut pun bisa berdampak terhadap kecepatan pertumbuhan rambut.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar memiliki rambut yang mudah panjang yaitu:

  • menghindari produk perawatan kimiawi yang merusak rambut,
  • membatasi paparan panas terhadap rambut, seperti alat catokan,
  • rutin memotong rambut, setidaknya ujung rambut, dan
  • menjaga kesehatan kulit kepala.

4. Ras

Tahukah Anda bahwa ternyata suku dan ras ikut andil dalam menentukan apakah Anda memiliki rambut yang cepat panjang atau tidak?

Hal ini dibuktikan melalui penelitian yang dimuat dalam The Journal of clinical and aesthetic dermatology.

Penelitian tersebut membandingkan karakteristik rambut pada setiap ras, yaitu Asia, Afrika, Kaukasia, dan Hispanik.

Meski tidak perbedaan dalam siklus pertumbuhan rambut di antara ras yang disebutkan, pertumbuhan rambut pada orang Afrika lebih lambat.

Hal ini mungkin dikarenakan diameter serat yang dimiliki lebih kecil. Sementara itu, orang Asia memiliki pertumbuhan rambut yang lebih tinggi meskipun kepadatan rambutnya lebih rendah.

5. Usia

nutrisi rambut uban

Selain perubahan warna rambut (beruban), usia ternyata menjadi faktor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan rambut.

Hampir setiap orang mengalami kerontokan rambut akibat penuaan. Hal ini juga dikarenakan laju pertumbuhan rambut yang melambat.

Bagaimana tidak, seiring bertambahnya usia, untaian rambut akan menjadi lebih kecil dan memiliki sedikit pigmen.

Bahkan, beberapa folikel rambut akan berhenti menumbuhkan rambut ketika memasuki lansia.Itu sebabnya, beberapa orang mendapatkan rambut yang lebih tipis saat bertambah tua, atau menjadi botak.

Beberapa faktor di atas memang memengaruhi apakah Anda mempunyai rambut yang cepat panjang atau tidak. Untungnya, ada berbagai cara memanjangkan rambut yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan rambut yang panjang.

Bila memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli dermatologi guna memahami solusi yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What kids should know about how hair grows. (n.d). American Academy of Dermatology. Retrieved 25 May 2021, from https://www.aad.org/public/parents-kids/healthy-habits/parents/kids/hair-grows 

Grymowicz, M., Rudnicka, E., Podfigurna, A., Napierala, P., Smolarczyk, R., Smolarczyk, K., & Meczekalski, B. (2020). Hormonal Effects on Hair Follicles. International journal of molecular sciences, 21(15), 5342. https://doi.org/10.3390/ijms21155342. Retrieved 25 May 2021. 

Dresden, D. (2019). Top 5 foods for hair growth. Medical News Today. Retrieved 25 May 2021, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/324949 

Is There Any Way to Make Your Hair Grow Faster?. (2020). Cleveland Clinic. Retrieved 25 May 2021, from https://health.clevelandclinic.org/is-there-any-way-to-make-your-hair-grow-faster/ 

Maymone, M., Laughter, M., Pollock, S., Khan, I., Marques, T., Abdat, R., Goldberg, L. J., & Vashi, N. A. (2021). Hair Aging in Different Races and Ethnicities. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 14(1), 38–44. Retrieved 25 May 2021. 

Dugdale, D.C. (2020). Aging changes in hair and nails. Medline Plus. Retrieved 25 May 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/004005.htm

Foto Penulis
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui 25/05/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x