home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengulik Segudang Khasiat Minyak Safflower untuk Kecantikan Kulit

Mengulik Segudang Khasiat Minyak Safflower untuk Kecantikan Kulit

Safflower yang punya nama latin Carthamus tinctorius adalah tanaman yang punya bunga berwarna cerah, yaitu kuning dan oranye. Ternyata, tak hanya punya bunga yang cantik, tanaman ini bisa menghasilkan minyak yang memiliki banyak khasiat.

Salah satu khasiat yang paling dikenal dari minyak safflower ini yaitu untuk menghaluskan kulit. Lantas, apakah benar minyak safflower ini bagus untuk kulit?

Pakai minyak safflower untuk menghaluskan kulit

menjaga kesehatan kulit

Minyak safflower ternyata telah terbukti dapat melembabkan kulit kering. Tak hanya itu, mengoleskan minyak safflower pada kulit yang meradang juga bisa membuat kulit membaik dan lebih kenyal.

Minyak dari tanaman ini juga memiliki efek penghilang rasa sakit. Maka itu tidak heran jika minyak ini banyak digunakan untuk menjaga kesehatan kulit. Meskipun begitu, penelitian ilmiah mengenai minyak ini belum begitu banyak dan masih dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan kebenaran efek ini.

Sejauh ini diketahui bahwa, minyak ini memang mengandung vitamin E yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit. Vitamin E merupakan salah satu bahan yang diandalkan dalam berbagai produk kecantikan.

Beberapa penelitian menunjukan bahwa vitain E membantu melindungi kulit dari radikal bebas, yakni molekul berbahaya yang bisa merusak sel-sel tubuh termasuk sel kulit, dan berujung pada penuaan dini.

Tidak hanya itu, minyak ini juga kaya asam lemak tak jenuh yaitu asam linoleat dan omega-6 yang dikemas dalam vitamin esensial. Oleh karena itu, selain berpengaruh terhadap kulit, minyak ini juga bermanfaat untuk mengurangi peradangan dan untuk kesehatan jantung Anda.

Bagaimana cara menggunakan minyak ini?

minyak almond oil olive oil minyak zaitun
Sumber: Leaf.tv

Minyak yang punya banyak khasiat ini terdapat dalam berbagai kemasan. Ada kemasan yang khusus untuk digunakan pada kulit, ada juga yang bisa dipakai sebagai bahan masakan.

Minyak safflower yang bisa dimasukan dalam diet Anda berbentuk seperti minyak goreng, ini bisa digunakan untuk memasak.

Untuk penggunaan minyak safflower murni yang digunakan di kulit sebaiknya dicampurkan dahulu sebelum dioles, dan Anda tidak boleh menelan minyak ini.

Sebab, kandungannya ini berbeda dengan minyak safflower untuk memasak. Anda bisa mencampur minyak safflower untuk kulit dengan minyak lainnya untuk mendapatkan ekstra kelembaban.

Contohnya, dicampur dengan minyak kelapa atau minyak almond. Jika kulit Anda termasuk yang sangat berminyak, Anda bisa mencampurnya dengan jojoba atau minyak biji anggur.

Sejauh ini, Minyak Carthamus tinctorius ini dianggap aman untuk digunakan setiap hari.

Menggunakan minyak safflower untuk jerawat

Minyak berkhasiat ini ternyata juga bisa digunakan untuk membantu menghilangkan jerawat. Minyak ini bersifat non-komedogenik, yang artinya tidak menyumbat pori-pori Anda.

Efek anti peradangan yang ada dalam minyak ini juga berpotensi membantu mengobati jerawat yang meradang. Minyak ini juga membantu membersihkan sumbatan di pori-pori Anda jika digunakan secara teratur beberapa kali per minggu.

Untuk perawatan berjerawat, Anda bisa menggunakan minyak berkhasiat ini semalaman di kulit wajah, atau membuat masker dengan minyak ini. Caranya:

  • Campurkan minyak ini dengan oatmeal dan madu
  • Oleskan campuran tersebut ke seluruh bagian wajah
  • Bilas dengan air setelah 10 menit didiamkan di wajah

Jika punya eksim, begini cara menggunakan minyak safflower yang benar

mengatasi eksim

Selain menggunakan obat, eksim (dermatitis atopik) yang ringan juga bisa diatasi dengan minyak ini. Anda bisa menggunakan minyak ini dalam makanan, dan dalam bentuk minyak yang dioleskan ke kulit.

Minyak safflower yang Anda gunakan dalam makanan akan membantu melarutkan vitamin A dan E dalam tubuh. Kedua vitamin ini kaya antioksidan dan sangat penting untuk menjaga sel-sel kulit Anda.

Minyak berkhasiat ini juga bisa dioleskan di kulit untuk membantu mengobati eksim. Minyak ini membantu menjaga kekuatan lapisan kulit bagian luar dengan cara mencegah pengelupasan.

Oleskan minyak safflower murni langsung ke bagian eksim Anda beberapa kali. Jika Anda mencampur minyak safflower dengan minyak esensial lainnya sebaiknya gunakan hanya sekali atau dua kali per hari.

Apa efek yang akan timbul setelah menggunakannya?

Sejauh ini tidak ada kekhawatiran yang berarti mengenai penggunaan minyak ini baik secara eksternal (langsung di kulit) maupun internal (dalam diet).

Akan tetapi, sama dengan bahan perawatan kulit baru lainnya, sensitivitas kulit orang akan berbeda-beda menanggapi minyak ini. Sebaiknya, untuk mencegah adanya ketidakcocokan, uji dahulu pada kulit Anda sebelum menggunakannya dalam jumlah luas.

Tempelkan sedikit minyak ini di lengan bawah Anda. Tunggu selama 24 – 48 jam untuk melihat apakah ada reaksi negatif atau tidak di kulit Anda. Jika tidak ada ruam dan iritasi kulit, ini tandanya aman untuk kulit Anda.

Begitupun jika Anda menggunakan minyak ini khusus untuk dimakan, sebaiknya gunakan dalam jumlah sedikit terlebih dahulu.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Gregory Philip. 2018. Six Health Benefits of Safflower Oil. [Online] Tersedia pada: https://www.medicalnewstoday.com/articles/322245.php (Diakses 10 Agustus 2018)

Cherney. 2018. Is Safflower Oil Good for My Skin? [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/safflower-oil-for-skin#benefits (Diakses 10 Agustus 2018)

Melero Angela. 2017. Safflower Oil Skin Benefits. [Onnline] Tersedia pada: https://www.livestrong.com/article/157519-safflower-oil-skin-benefits/ (Diakses 10 Agustus 2018)

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 16/02/2021
x