Microneedling, Menyulap Kulit Jadi Awet Muda Dengan Jarum Halus

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penuaan mungkin merupakan salah satu hal yang paling ditakuti oleh manusia, terutama jika Anda adalah seorang wanita. Tubuh yang tak lagi tegap, stamina yang berkurang, dan yang mungkin paling menakutkan, kulit wajah yang tak lagi kencang dan keriput-keriput yang muncul di atasnya. Perubahan fisik, masih menjadi hal yang sulit untuk diterima seiring dengan berlangsungnya penuaan. Maka, tidak heran jika industri yang bergerak dalam bidang anti-aging berkembang pesat dan memakan dana besar-besaran. Mulai dari botox hingga facelift, terdapat begitu banyak pilihan untuk membuat penampilan kita tetap muda. Dan kini muncul metode lain yang sedang naik daun untuk membantu membuat kulit terus terlihat muda seiring pertambahan usia: microneedling.

Apa itu microneedling?

Microneedling adalah salah satu metode terbaru untuk menjaga wajah Anda tetap awet muda. Secara umum, teknik ini menggunakan jarum-jarum halus yang ditusukkan ke kulit yang bertujuan untuk menimbulkan luka kecil sehingga merangsang peremajaan kulit.

Microneedling biasa digunakan untuk memperbaiki dan mengatasi masalah kulit wajah seperti jerawat, garis dan kerut halus, kulit yang kendur, pori-pori yang besar, flek coklat, serta masalah pigmen kulit lainnya. Metode ini dikenal juga sebagai terapi induksi kolagen (collagen induction therapy/CIT), dan induksi kolagen perkutan (percutaneous collagen induction / PCI).

Hampir setiap orang dapat melakukan prosedur ini selama tidak memiliki luka terbuka atau masalah penyembuhan luka. Jika Anda memiiki jerawat, Anda mungkin harus menunggu hingga kulit Anda tenang terlebih dulu. Hal ini dikarenakan proses microneedling dapat menambah iritasi dan membuat inflamasi pada kulit Anda bertambah, serta memfasilitiasi penyebaran bakteri pada kulit Anda.

BACA JUGA: 10 Kebiasaan Kecil yang Membuat Kulit Wajah Cepat Keriput

Bagaimana proses dilakukannya microneedling?

Microneedling biasanya dilakukan dalam empat hingga enam tahap, dengan jarak antar tahapan kira-kira satu bulan. Semakin lama, kedalaman jarum yang dimasukkan akan semakin bertambah seiring dengan bertambahnya ketebalan dan toleransi kulit. Selama prosedur, Anda akan diberikan anestesi local. Selanjutnya, sebuah tusukan akan dimasukkan dengan sebuah alat bernama dermaroller. Luka-luka kecil pada kulit wajah Anda kemudian akan merangsang produksi dari elastin dan kolagen yang membantu penyembuhan luka. Kolagen baru inilah yang akan membuat kulit wajah Anda terlihat lebih licin, kencang, dan muda.

“Sinar matahari memecah kolagen, oleh karena itulah kulit kita secara alami memproduksi lebih sedikit kolagen seiring dengan bertambahnya usia. Tindakan yang merangsang produksi kolagen akan membuat kulit terlihat lebih muda,” demikian dr. Tsippora Shainhouse, seorang dermatologis dari California menjelaskan.

Setelah prosedur, Anda akan diberikan serum yang berfungsi untuk meningkatkan produksi kolagen. Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, Anda harus berhati-hati dalam mengaplikasikan serum ini. Kulit Anda akan lebih tersensitisasi setelah perawatan karena prosedur tersebut dapat mencetuskn inflamasi. Selain itu, luka yang tercipta juga memungkinkan produk apa pun yang diaplikasikan pada kulit menembus lebih dalam dan lebih mengiritasi.

Untuk meningkatkan sintesis kolagen, beberapa klinik perawatan wajah juga menambahkan prosedur yang disebut sebagai vampire facelift. Metode ini menggunakan serum darah pasien untuk menghasilkan platelet rich plasma (PRP). PRP inilah yang selanjutnya dapat mempercepat proses penyembuhan dengan mempercepat pelepasan kolagen pada kulit wajah. Microneedling dapat mencapai potensi optimalnya apabila dikombinasikan dengan regimen perawatan anti-aging lainnya.

BACA JUGA: Berbagai Trik Mengecilkan Pipi Tembem

Apakah microneedling ada efek sampingnya?

Secara umum, prosedur microneedling memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan prosedur lainnya seperti terapi laser atau peeling dengan bahan kimia. Selain itu, perawatan ini juga cenderung lebih nyaman dan lebih efektif daripada perawatan jerawat lainnya.

Akan tetapi, seperti metode lainnya, microneedling juga dapat menimbulkan beberapa komplikasi seperti terjadinya perdarahan, memar, infeksi, bekas luka, dan masalah pigmentasi.

Bagi Anda yang ingin melakukan sendiri, Anda dapat membeli microneedle atau dermaroller yang dijual di pasaran. Akan tetapi, hasil yang lebih maksimal akan Anda dapatkan jika Anda melakukan perawatan di klinik yang menyediakan jasa profesional. Hal ini dikarenakan tenaga profesional akan lebih mampu menjangkau lapisan kulit yang lebih dalam.

Jadi, selamat ber-microneedling!

BACA JUGA: 9 Bahan Alami untuk Menghilangkan Bekas Cacar

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Apakah Anda mengalami sakit kepala setelah cabut gigi? Mungkin dua alasan ini penyebabnya. Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Tikus terkenal sebagai hewan yang jorok karena bisa menyebabkan penyakit. Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
daun mimba

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit