home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

7 Makanan Sumber Kolagen yang Baik untuk Kulit

7 Makanan Sumber Kolagen yang Baik untuk Kulit

Kolagen tampaknya telah menjadi bahan yang tak pernah absen dari daftar komposisi produk skincare. Namun, tahukah Anda bahwa tubuh juga bisa mendapatkan manfaat kolagen dari makanan yang mengandung protein ini? Simak di sini!

Makanan yang mengandung kolagen

definisi, sumber, fungsi protein

Kolagen yaitu protein penting yang menyusun kulit, tulang, jaringan ikat, dan tendon sehingga Anda akan banyak menjumpainya dalam bahan pangan hewani. Meski begitu, tak menutup kemungkinan Anda juga bisa menemukannya dalam sayur dan buah.

Di bawah ini beberapa contoh makanan yang paling banyak mengandung kolagen.

1. Kaldu tulang

Kaldu tulang termasuk sumber kolagen yang populer. Anda bisa membuatnya dengan merebus tulang ayam atau sapi selama 12 hingga 48 jam. Semakin lama Anda merebus tulang, semakin kaya kandungan kolagen dan rasa dari kaldu yang dihasilkan.

Selain kolagen, kaldu tulang juga kaya kalsium, fosfor, magnesium, glukosamin, dan kondroitin. Meski begitu, perlu diingat bahwa kualitas kaldu tulang amat ditentukan oleh tulang dan bahan-bahan tambahan yang Anda gunakan.

2. Ayam

Tahukah Anda bahwa kebanyakan suplemen kolagen dibuat dari ayam? Makanan ini mengandung semua jenis asam amino, yakni zat pembentuk kolagen. Sebagian besar kolagen ayam berasal dari jaringan ikat dan tulang rawannya.

Protein pada daging ayam juga tergolong berkualitas tinggi karena kandungan asam aminonya yang lengkap. Berkat hal ini, banyak ahli menggunakan tulang rawan dan leher ayam sebagai sumber kolagen untuk pengobatan radang sendi.

3. Putih telur

Manfaat putih telur sebagai sumber protein memang tak diragukan lagi. Putih telur dari sebutir telur ukuran besar mengandung 6,2 gram protein yang dapat memenuhi sekitar 10% kebutuhan harian Anda.

Putih telur juga mengandung asam amino dan protein yang disebut albumin. Meskipun kandungan kolagen putih telur tidak begitu tinggi, bahan makanan ini kaya akan prolin, yakni asam amino yang tubuh Anda butuhkan untuk membentuk kolagen.

4. Ikan

Ikan mempunyai jaringan ikan dan tulang yang kaya kolagen berkualitas tinggi. Beberapa ahli bahkan meyakini bahwa makanan laut (seafood) mengandung kolagen yang lebih mudah dicerna bila dibandingkan dengan kolagen dari sumber lainnya.

Meski begitu, perlu diketahui bahwa sebagian besar kolagen ikan terdapat pada kepala, bola mata, dan kulitnya. Jika Anda tidak menyukai bagian-bagian tersebut, Anda bisa tetap mendapatkan asupan kolagen dengan makan daging ikan dan kulitnya.

5. Bawang putih

Bawang putih bukanlah makanan yang mengandung kolagen. Meski begitu, bawang putih kaya akan sulfur (belerang), yakni mineral yang membantu membentuk kolagen dan mencegah pemecahan kolagen di dalam tubuh.

Bila Anda ingin menambahkan bawang putih ke dalam masakan sehari-hari, ingatlah untuk memakainya dalam jumlah yang wajar. Bawang putih memang menyehatkan, tapi konsumsi secara berlebihan mungkin bisa memicu sakit perut.

6. Buah-buahan sitrus

Buah-buahan sitrus seperti jeruk dan lemon sebenarnya tidak mengandung kolagen. Akan tetapi, kandungan vitamin C yang tinggi pada buah-buahan ini membantu pembentukan prokolagen yang menjadi bahan baku kolagen di dalam tubuh.

Ibarat lem, vitamin C bekerja dengan “merekatkan” berbagai asam amino untuk membentuk kolagen. Jika diiringi dengan asupan makanan tinggi protein, tubuh Anda akan memiliki cukup kolagen untuk menjaga struktur berbagai jaringannya.

7. Tomat dan paprika

Tomat dan paprika sama-sama mengandung vitamin C yang membantu pembentukan kolagen. Selain itu, tomat juga merupakan sumber dari likopen, yakni antioksidan kuat yang berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit.

Tidak kalah dari tomat, paprika mengandung suatu zat yang disebut capsaicin. Sebuah penelitian dalam jurnal African Health Sciences menunjukkan bahwa capsaicin memiliki sifat antiradang yang ampuh melawan tanda-tanda penuaan kulit.

Kolagen merupakan protein penting yang menjaga struktur dan kelenturan berbagai jaringan tubuh, termasuk kulit. Selain dengan menggunakan produk-produk perawatan kulit, Anda pun bisa mendapatkan asupannya dari makanan sehari-hari.

Bila perlu, Anda juga bisa mendapatkan asupan kolagen dari suplemen. Namun, ada baiknya Anda berkonsultasi lebih dulu kepada dokter untuk mendapatkan anjuran minum suplemen yang sesuai.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Best Way You Can Get More Collagen. (2018). Retrieved 28 June 2021, from https://health.clevelandclinic.org/the-best-way-you-can-get-more-collagen/

Alcock, R., Shaw, G., & Burke, L. (2019). Bone Broth Unlikely to Provide Reliable Concentrations of Collagen Precursors Compared With Supplemental Sources of Collagen Used in Collagen Research. International Journal Of Sport Nutrition And Exercise Metabolism, 29(3), 265-272. doi: 10.1123/ijsnem.2018-0139

Park, J., & Schwartz. (2012). Ingestion of BioCell Collagen®, a novel hydrolyzed chicken sternal cartilage extract; enhanced blood microcirculation and reduced facial aging signs. Clinical Interventions In Aging, 267. doi: 10.2147/cia.s32836

Jolayemi, A., & Ojewole, J. (2013). Comparative anti-inflammatory properties of Capsaicin and ethylaAcetate extract of Capsicum frutescens linn [Solanaceae] in rats. African Health Sciences, 13(2). doi: 10.4314/ahs.v13i2.23

The Roles of Vitamin C in Skin Health. (2017). Nutrients, 9(8), 866. doi: 10.3390/nu9080866

De Luca, C., Mikhal’chik, E., Suprun, M., Papacharalambous, M., Truhanov, A., & Korkina, L. (2016). Skin Antiageing and Systemic Redox Effects of Supplementation with Marine Collagen Peptides and Plant-Derived Antioxidants: A Single-Blind Case-Control Clinical Study. Oxidative Medicine And Cellular Longevity, 2016, 1-14. doi: 10.1155/2016/4389410

Hida, A., Hasegawa, Y., Mekata, Y., Usuda, M., Masuda, Y., Kawano, H., & Kawano, Y. (2012). Effects of Egg White Protein Supplementation on Muscle Strength and Serum Free Amino Acid Concentrations. Nutrients, 4(10), 1504-1517. doi: 10.3390/nu4101504

Proksch, E., Segger, D., Degwert, J., Schunck, M., Zague, V., & Oesser, S. (2014). Oral Supplementation of Specific Collagen Peptides Has Beneficial Effects on Human Skin Physiology: A Double-Blind, Placebo-Controlled Study. Skin Pharmacology And Physiology, 27(1), 47-55. doi: 10.1159/000351376

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 05/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro