home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Gejala Hampir Mirip, Inilah Beda Psoriasis Kuku dan Jamur Kuku

Gejala Hampir Mirip, Inilah Beda Psoriasis Kuku dan Jamur Kuku

Psoriasis kuku dan jamur kuku dapat terlihat sama, tapi sebetulnya berbeda. Infeksi jamur kuku menular, sementara psoriasis tidak. Mengetahui beda psoriasis kuku dan jamur kuku dapat mencegah gejala memburuk dan mendapatkan perawatan tepat.

Mengenal psoriasis kuku dan jamur kuku

psoriasis kuku

Penyakit psoriasis merupakan gangguan autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan menjadi terlalu aktif. Perubahan sistem kekebalan ini memicu sel-sel kulit untuk tumbuh lebih cepat dari biasanya.

Psoriasis sebenarnya penyakit kulit yang bisa menyerang bagian tubuh mana pun, tapi setengah dari pengidapnya mengalami gejala di kuku.

Sementara itu, infeksi jamu kuku terjadi ketika Anda bersentuhan pada sesuatu yang terinfeksi jamur sebelumnya. Jamur kuku tumbuh subur di lingkungan lembab dan hangat, sehingga orang yang tangan dan kakinya sering basah rentan mengalaminya.

Namun, orang dengan sistem kekebalan yang lemah karena diabetes atau HIV dapat memiliki luka yang tidak sembuh setelah infeksi jamur, jadi pengobatan yang cepat amatlah penting. Semakin awal perawatan dimulai, semakin baik hasilnya.

Penanganan yang tertunda dapat merusak dasar kuku secara permanen.

Meski terlihat mirip, ini beda gejala keduanya

Gejala psoriasis kuku

infeksi jamur pada kuku

Jenis psoriasis yang berbeda menghasilkan gejala psoriasis yang berbeda pula. Gejalanya dapat berubah atau memburuk seiring berjalannya waktu. Supaya tidak bingung, Anda lebih baik ketahui apa saja gejala dari psoriasis kuku.

1. Terjadi pada daerah yang cedera

Gejala psoriasis kuku sering muncul pada bagian yang baru saja mengalami cedera, contohnya jari-jari kaki. Bagian tersebut sering kali dijejalkan ke sepatu yang sempit atau Anda tidak sengaja tersandung, tentu akan menimbulkan cedera pada jari kaki.

Sementara luka terbuka di tangan atau kaki tidak akan memicu infeksi jamur. Kebanyakan orang dengan infeksi jamur tidak mengalami cedera sebelum infeksi dimulai.

2. Kuku berlekuk

Psoriasis menunjukkan pola kuku yang menguning yang membuat lubang yang semakin dalam. Kuku mungkin mulai terlihat agak kering, kemudian muncul tonjolan yang akhirnya membentuk celah yang dalam atau bahkan lubang.

3. Kuku terlepas

Psoriasis kuku cenderung menyebabkan kuku terlepas dari dasar kuku. Kuku mungkin jatuh sepenuhnya atau hanya putus sebagian. Sebelum kuku jatuh, celah biasanya terbentuk di antara kuku dan ujung jari.

Infeksi jamur cenderung mengubah bentuk dan tampilan kuku tetapi jarang menyebabkan kuku jatuh.

4. Perubahan warna dan struktur kuku

Keratin merupakan protein yang membantu membentuk kulit dan kuku. Psoriasis kuku terkadang menyebabkan terlalu banyak keratin tumbuh di bawah kuku. Ini disebut hiperkeratosis subungual.

Orang-orang dengan gejala ini mungkin melihat substansi putih, berkapur di bawah kuku. Ketika ini terjadi pada kuku kaki, kaki bisa sakit karena adanya tekanan. Terlebih lagi jika sedang memakai sepatu.

Gejala jamur kuku

kuku kaki menghitam

Infeksi jamur biasanya memengaruhi jari kaki, bukan pada kuku. Ini karena jari kaki lebih mungkin bersentuhan dengan jamur saat berjalan tanpa alas kaki.

Orang yang melakukan manikur teratur atau tangan yang sering basah, sama-sama rentan terhadap infeksi jamur pada kuku. Penyebab jamur kuku amatlah beragam. Meski begitu, di bawah ini beberapa gejala infeksi jamur pada kuku.

1. Warna kuku

Infeksi jamur dapat menyebabkan hiperpigmentasi, yang berarti warna kuku berubah dimulai dengan titik abu-abu, kehijauan, atau cokelat samar yang menjadi lebih gelap dan lebih luas selama beberapa minggu atau bulan.

Sementara, psoriasis biasanya tidak menyebabkan bintik-bintik hitam pada kuku.

2. Perubahan bentuk kuku

Tidak seperti psoriasis, infeksi jamur tidak menyebabkan lubang pada kuku. Sebaliknya, kuku cenderung berubah dari waktu ke waktu. Kuku mungkin menipis atau menebal, dan terkadang kuku menjadi rapuh hingga pecah.

3. Pola pertumbuhan kuku

Jamur kuku sering tumbuh dengan kuku. Ini menempel pada bagian tertentu dari kuku, dan ketika kuku tumbuh, bagian kuku bergerak, demikian juga jamur. Karena jamur cenderung menyebar, pola ini sulit untuk dideteksi.

4. Menyebar

Baik psoriasis dan infeksi jamur cenderung memburuk seiring berjalannya waktu. Namun, psoriasis tidak menyebar dengan kontak seperti infeksi jamur, sehingga infeksi jamur cenderung menyebar lebih cepat.

Orang dengan infeksi jamur pada kuku jari kaki dapat melihat perubahan warna di antara jari-jari kaki, atau tanda lain bahwa infeksi telah menyebar ke kulit di antara jari-jari kaki.

Infeksi juga akhirnya menyebar ke kuku atau menyebar dari satu jari kaki ke beberapa jari kaki lainnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Is it nail psoriasis or fungus? https://www.medicalnewstoday.com/articles/319625.php?sr diakses 20 September 2018.

Is it nail psoriasis or fungus? https://www.healthline.com/health/nail-psoriasis-vs-fungus diakses 20 September 2018.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Andisa Shabrina Diperbarui 24/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x