Merokok Dapat Menyebabkan Jerawat Makin Parah Hingga Muncul Bopeng di Wajah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

“Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin.” Familiar dengan slogan ini? Meski tercetak jelas di hampir semua bungkus rokok, tapi ada satu bahaya merokok yang kurang dikenal, atau bahkan disadari, oleh banyak orang. Merokok dapat menyebabkan jerawat tumbuh makin menjadi-jadi. Loh, kenapa? Bukannya jerawat disebabkan oleh kotoran dan minyak wajah berlebih? Simak penjelasan berikut kenapa rokok menyebabkan jerawat.

Kenapa merokok menyebabkan jerawat makin parah?

Jerawat pada umumnya disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes yang hidup dan berkembang biak di tumpukan minyak wajah (sebum), kotoran, debu, dan kulit mati yang menyumbat pori-pori.

Nah, satu penelitian dari San Gallicano Dermatological Institute di Roma menemukan bahwa merokok dapat menyebabkan “panen” jerawat di wajah, termasuk komedo besar. Temuan ini didapat setelah mengamati 1.000 perempuan berusia 25 sampai 50 tahun. Hasilnya, 42 persen dari wanita perokok memiliki wajah yang berjerawat, sementara di kalangan non-perokok hanya 10 persen saja.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perokok yang pernah menderita jerawat pada usia remaja ditemukan empat kali lebih mungkin menderita jerawat saat mereka dewasa, dibandingkan dengan wanita non-perokok yang juga pernah mengalami jerawat semasa remaja.

Merokok diketahui menyempitkan pembuluh darah dari dalam dan asapnya merusak sel-sel kulit yang merupakan pertahanan baris pertama dari perlindungan tubuh. Pada akhirnya, ini memicu penyumbatan di pori-pori yang menyebabkan munculnya komedo dan jerawat jenis non-inflamasi. Wanita yang merokok terbukti lebih rentan terhadap munculnya jerawat ini.

Merokok juga menyebabkan penuaan kulit

Merokok menyebabkan jerawat. Namun selain itu, merokok juga dapat membuat kulit tampak lebih tua, yang ditandai dengan kulit keriput dan garis-garis halus di sekitar mata. Sebab asap rokok yang mengenai wajah dan racun rokok yang tertinggal dalam tubuh sama-sama dapat menciptakan radikal bebas, merusak produksi kolagen, serta merusak protein kulit pada usia berapapun. Salah satu cara mencegah penuaan dini adalah dengan berhenti atau menghindari asap rokok.

Perokok akan mengalami jaringan parut bekas jerawat yang memburuk

Tidak hanya itu, jerawat juga bisa memperburuk bekas jerawat. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang mengamati 992 orang berjerawat parah yang ditangani di klinik dermatologi rumah sakit selama 8 tahun. Hampir 91 persen pasien memiliki bekas jerawat bopeng parah di wajah, dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Penelitian ini dipresentasikan dalam acara konferensi tahunan British Association of Dermatologists, di Manchester.

Mulanya, jerawat meninggalkan bekas di wajah, kemudian bisa membuat kulit berlubang hingga permukaan kulit tidak merata. Terbentuknya jaringan parut juga bisa terjadi karena kebiasaan memencet jerawat.

Dokter Raman Bhutani, anggota tim peneliti dari Harrogate District Foundation Trust mengatakan, penelitian ini membuktikan bahwa merokok bisa memperburuk jaringan parut pada orang yang rentan berjerawat. Namun, perlu penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan bagaimana cara kerja rokok memperburuk jaringan parut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

Istilah social smoker yaitu sebutan bagi yang hanya merokok saat bersosialisasi. Namun, apa Anda tahu dampak kesehatannya sama saja seperti perokok aktif?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 13 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Mitos atau Fakta: Jerawat Muncul Karena Faktor Keturunan

Faktor munculnya jerawat memang banyak, tetapi banyak orang yang mengira bahwa faktor keturunan menjadi salah satu penyebab utama. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dermatologi, Jerawat, Health Centers 6 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Merokok Menyebabkan Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)?

Masyarakat secara umum merokok untuk membantu meredakan rasa cemas atau stres. Padahal, ternyata merokok menyebabkan gangguan kecemasan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 20 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Jerawat di Leher Plus Cara Ampuh Menghilangkannya

Jerawat bisa muncul di bagian tubuh mana pun termasuk di leher. Jika Anda bingung mengapa jerawat bisa muncul di leher, berikut informasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Health Centers 29 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sperma perokok

Masih Ingin Merokok? Ini Akibatnya pada Sperma dan Kesuburan Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
jerawat gara-gara kacamata

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
jerawat muncul meski di rumah

Ini Alasannya Jerawat Muncul Meski di Rumah Saja

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 29 April 2020 . Waktu baca 5 menit