Ragam Cara Menghilangkan Komedo untuk Kulit yang Lebih Mulus

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 November 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Komedo adalah cikal bakal dari jerawat. Jenis jerawat ringan ini dapat menyebabkan peradangan jika dibiarkan. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda segera mencari tahu berbagai cara untuk menghilangkan komedo demi mencegah munculnya jerawat. 

Cara menghilangkan komedo

komedo hitam

Penyebab utama kemunculan penyakit kulit yang terdiri atas komedo hitam dan putih ini adalah penyumbatan pori-pori. Penyumbatan pori-pori ini dapat dipicu oleh berbagai hal, seperti perubahan hormon, stres, produk yang tidak cocok, hingga makanan.

Jika pori-pori tersumbat, minyak berlebih dan sel kulit mati tidak dapat dibuang dan akhirnya menumpuk. Akibatnya, muncul benjolan berwarna putih atau hitam yang disebut sebagai komedo, yaitu cikal bakal dari jerawat

Ada berbagai cara yang sebenarnya dapat dilakukan untuk menghilangkan komedo dari kulit Anda. Pasalnya, komedo adalah salah satu jenis jerawat yang terbilang ringan, sehingga perawatan alami pun dapat membantu proses penyembuhan.

Berikut ini beberapa metode yang dapat Anda lakukan untuk mengobati komedo yang membandel, mulai dari obat-obatan hingga pengobatan rumahan.

1. Benzoil peroksida

Benzoil peroksida adalah senyawa aktif yang biasa Anda temukan dalam obat jerawat dan tersedia dalam berbagai varian, seperti gel, losion, hingga sabun.

Senyawa ini juga dapat digunakan sebagai cara menghilangkan komedo. Hal ini dikarenakan benzoil peroksida membuka pori-pori kulit dan menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat

Meski terbilang efektif, penggunaan benzoil peroksida dapat memicu berbagai efek samping, seperti kulit kering hingga menimbulkan nyeri. Usahakan untuk membeli produk dengan kandungan benzoil peroksida terendah untuk meminimalisir efek samping. 

2. Asam salisilat

asam salisilat

Tidak hanya benzoil peroksida, senyawa aktif lainnya yang sering dipakai sebagai cara menghilangkan komedo adalah asam salisilat

Zat yang termasuk dalam kategori obat keratolitik ini membantu memperlambat pelepasan sel di dalam pori-pori dan memecah komedo. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyumbatan pada folikel rambut. 

Jika Anda memilih asam salisilat sebagai perawatan untuk mengobati komedo, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut.

  • Hindari penggunaan obat topikal lainnya, seperti benzoil peroksida dan retinoid.
  • Tidak menggunakan sabun atau pembersih jenis scrub.
  • Batasi pemakaian kosmetik atau sabun yang bersifat mengelupas kulit.

3. Retinoid

Retinoid adalah turunan vitamin A yang merupakan cara yang dikenal ampuh membersihkan pori tersumbat dan menghilangkan komedo. 

Pada umumnya, formulasi retinoid diresepkan oleh dokter. Senyawa aktif vitamin A ini bekerja pada reseptor kulit untuk memperbaiki pertumbuhan kulit dan mengelupas demi mencegah kemunculan jerawat. 

Lapisan kulit luar (epidermis) akan diratakan dan menebal, sedangkan lapisan kulit mati akan mengelupas. 

Oleh sebab itu, beberapa orang mungkin akan mengalami pengelupasan seperti kulit bersisik. Namun, efek samping ini akan mereda setelah penggunaan rutin dalam beberapa hari.

4. AHA dan BHA

Asam alfa hidroksi (AHA) dan asam beta hidroksi (BHA) adalah salah satu contoh eksfoliator terbaik untuk kulit. Keduanya bekerja dengan mengelupas lapisan teratas kulit yang kusam dan membersihkan pori-pori.

Hal ini tentu dapat menjadi alternatif bagi orang yang ingin kulitnya tampak lebih lembut tanpa komedo hitam yang membandel. Anda dapat menggunakan produk yang mengandung AHA/BHA sebanyak 1 – 2 kali dalam seminggu tergantung instruksi pemakaian.

Apa Bedanya AHA, BHA, dan PHA dalam Produk Perawatan Kulit?

5. Pilihan terapi tertentu

Bagi Anda yang ingin menghilangkan komedo dengan bantuan dari ahli dermatologi mungkin akan ditawari beberapa pilihan terapi di bawah ini. 

  • Chemical peeling dengan bantuan larutan khusus yang dioleskan ke kulit untuk mengangkat sel-sel kulit mati.
  • Terapi laser dan terapi cahaya untuk mengurangi produksi minyak.
  • Mikrodermabrasi untuk memperbaharui keseluruhan tekstur dan warna kulit, cocok sebagai perawatan komedo hitam.
  • Mengangkat komedo dengan alat khusus untuk mengeluarkan sel-sel kulit mati pada bukaan pori.

Cara alami menghilangkan komedo

Selain menggunakan obat-obatan dan terapi, baik dari dokter maupun yang dilakukan sendiri, tidak ada salahnya untuk menerapkan pengobatan rumahan. Ada beberapa cara alami yang bisa Anda lakukan untuk membantu menghilangkan komedo, seperti:

Penggunaan bahan alami

Anda mungkin lebih menyukai menggunakan bahan alami untuk menghilangkan komedo. Pasalnya, bahan alami lebih mudah didapatkan dan lebih terjangkau. Berikut ini beberapa bahan alami yang sering digunakan untuk membantu mengatasi komedo. 

Tea tree oil

tea tree oil

Minyak pohon kelapa (tea tree oil) telah dipakai sejak lama sebagai pengobatan alternatif untuk menghilangkan jerawat dan komedo yang membandel. Hal ini dikarenakan adanya senyawa antiradang dan antimikroba di dalamnya.

Kedua senyawa tersebut dipercaya dapat membunuh bakteri dan kotoran penyebab komedo yang menumpuk. Sebagai salah satu jenis minyak esensial, tea tree oil dapat dipakai secara langsung di area yang bermasalah, seperti wajah dan hidung. 

Anda juga dapat memilih produk perawatan yang mengandung tea tree oil sebagai pilihan lainnya. Meski begitu, selalu konsultasikan dengan dokter jika ingin menggunakan bahan alami tertentu, terutama ketika Anda tengah menjalani pengobatan jerawat. 

Lidah buaya

Tidak hanya tea tree oil, daun lidah buaya juga sudah lama dikenal sebagai bahan alami yang membantu menghilangkan jerawat dan komedo. Meski tidak langsung berdampak pada komedo, penggunaan gel lidah buaya untuk jerawat dapat menjaga kesehatan kulit dengan cara:

  • membersihkan pori-pori,
  • melembutkan kulit, dan
  • membantu mengurangi produksi minyak berlebih.

Baking soda

Baking soda adalah salah satu bahan yang sering dipakai dalam mikrodermabrasi, yaitu metode pengelupasan kulit mati yang membantu mengatasi komedo.

Anda dapat mencampur baking soda dengan sedikit air untuk menghasilkan pasta yang kental. Kemudian, oleskan pasta ke area yang bermasalah dan gosok secara lembut dengan gerakan memutar. 

Jika sudah selesai, bilas dengan air yang bersih dan aplikasikan pelembap setelahnya agar kelembapan kulit terjaga. 

Lemon

Beberapa produk toner yang beredar di pasaran memang terbukti ampuh mengatasi jerawat dan komedo. Namun, Anda juga dapat mengolah bahan alami, seperti lemon, untuk dijadikan sebagai toner untuk menghilangkan komedo.

Jus lemon adalah astrigent alami yang ampuh untuk mengangkat masalah kulit yang mengganggu. Akan tetapi, Anda perlu berhati-hati ketika menggunakannya karena lemon memiliki sifat pemutih yang dapat mencerahkan kulit sementara. 

Alhasil, kulit pun menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, sehingga Anda harus mengoleskan sunscreen setiap pergi ke luar rumah.

Benarkah Ampuh Menggunakan Lemon untuk Jerawat?

Baby oil

Jika Anda telah mencoba berbagai macam minyak esensial sebagai cara menghilangkan komedo dan tidak kunjung membaik, cobalah baby oil

Baby oil merupakan minyak dengan kandungan 98% minyak mineral yang dapat membantu mengatasi masalah kulit pada wajah. Temuan ini telah dibuktikan dalam sebuah studi International Journal of Cosmetic Science

Penelitian tersebut menyebutkan bahwa kandungan mineral oil dapat memperbaiki lapisan kulit dan bersifat non-comedogenic. Maka dari itu, beberapa orang mungkin mendapati bahwa penggunaan baby oil tidak menyumbat pori dan melembapkan kulit. 

Rutin menggunakan masker

Bahan-bahan alami yang telah disebutkan di atas memang dapat dijadikan toner atau scrub. Anda pun dapat mengolahnya menjadi masker sebagai cara untuk menghilangkan komedo membandel. 

Alih-alih memencet komedo yang dapat memicu peradangan, sebaiknya Anda pilih jenis masker yang sesuai dengan jenis kulit. Anda juga dapat membuat masker dari beberapa bahan alami yang mudah didapatkan, seperti:

  • masker putih telur,
  • masker bubuk teh hijau,
  • masker minyak kelapa dan gula, serta
  • masker kunyit dan minyak kelapa.

Tips mencegah munculnya komedo

menghilangkan komedo hitam

Pada dasarnya, kunci utama dari mencegah komedo sama seperi mencegah jerawat, yakni menjaga kebersihan kulit dan menerapkan kebiasaan sehat dengan cara sebagai berikut.

  • Hindari memencet area yang berkomedo atau berjerawat.
  • Bersihkan wajah dengan sabun berbahan lembut sebanyak dua kali sehari.
  • Batasi penggunaan produk eksfoliator atau scrub, maksimal satu kali seminggu.
  • Hindari produk kosmetik dan perawatan berbahan dasar minyak.
  • Selalu pakai tabir surya saat pergi keluar rumah.

Komedo adalah salah satu masalah kulit yang sering dialami oleh kebanyakan orang. Setelah diobati pun akan muncul bintik-bintik hitam yang menjadi biang komedo.

Meski begitu, jangan menyerah mencari tahu apa cara yang tepat menghilangkan komedo yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Memanfaatkan Es Batu Untuk Wajah Lebih Cerah

Es batu tidak hanya menyegarkan tubuh saat diminum, namun es batu untuk wajah banyak manfaatnya. Es batu dapat mengatasi masalah pada kulit wajah Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Kulit 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pilihan Cara Menghilangkan Selulit yang Mengganggu

Banyak yang menyangka penyebab selulit adalah tumpukan lemak di tubuh, namun ini ternyata kurang tepat. Lalu, bagaimana cara menghilangkan selulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Heloma

Heloma adalah lapisan kulit yang menebal dan terbentuk saat kulit sering berada di bawah tekanan. Biasanya muncul pada kaki dan tangan. SImak info selengkapnya Hanya di Hello Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Apa Saja Efek Samping Suntik Filler di Wajah?

Tertarik melakukan filler wajah? Ketahui terlebih dulu efek samping dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perawatan wajah satu ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan, Operasi A-Z 31 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit



Direkomendasikan untuk Anda

brazilian blowout

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
penyebab bulu mata rontok

Tanpa Disadari, Hal-Hal Ini Bisa Menyebabkan Bulu Mata Rontok

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
masker mengecilkan pori-pori

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
minyak jojoba untuk melawan keriput

Penuaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit