home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mengulik Manfaat Biji Adas untuk Perut Kembung

Mengulik Manfaat Biji Adas untuk Perut Kembung

Biji adas untuk kembung diklaim ampuh untuk mengatasi gas berlebih di dalam perut. Jika Anda ingin menggunakan obat herbal yang satu ini, Anda perlu mengetahui kandungan dan cara kerjanya. Lantas, apakah biji adas benar-benar efektif untuk mengobati perut kembung?

Kegunaan biji adas untuk perut kembung

Biji adas yang berasal dari tanaman Foeniculum vulgare merupakan jenis rempah yang umum digunakan sebagai bumbu atau bahan masakan.

Selain itu, banyak orang mengenal biji adas sebagai tanaman obat karena memiliki khasiat utama dalam mengatasi perut kembung.

Manfaat biji adas untuk kesehatan pencernaan ternyata sudah ditelusuri melalui berbagai penelitian. Khasiat ini tak terlepas dari berbagai kandungan aktif yang terkandung dalam biji adas.

Berikut adalah cara kerja biji adas untuk mengatasi gas berlebih pada perut dan masalah pencernaan lainnya.

1. Mengurangi peradangan pada perut

Gangguan pada lapisan pelindung lambung memicu peradangan atau disebut dengan gastritis. Salah satu gejala radang pada lambung adalah perut kembung dan begah.

Anda bisa mengonsumsi biji adas sebagai cara untuk mengobati perut kembung. Biji adas mengandung anethole yang bersifat antiperadangan.

Dalam hal ini, anethole mampu menekan senyawa pemicu peradangan di dalam tubuh, seperti sitokin dan nitric oxide. Jika peradangan mereda, gejala perut kembung pun berkurang.

2. Mencegah pembentukan gas pada perut

obat perut kembung

Anda bisa memanfaatkan biji adas sebagai obat perut kembung herbal. Rempah ini memiliki empat senyawa yang bersifat carminative atau mencegah kembung.

Keempat kandungan tersebut, yakni anethole, camphor, carvone, dan linalool. Seluruh senyawa ini bekerja dengan cara mempercepat gerakan peristaltik untuk mengosongkan lambung.

Efeknya, keempat senyawa pada biji adas ini mampu mencegah pembentukan gas dan mempercepat pengeluaran gas dari perut.

3. Melawan bakteri jahat pada usus

Biji adas mengandung puluhan senyawa dan minyak esensial yang bersifat antibakteri, hal ini bermanfaat untuk mengatasi perut kembung.

Mengutip penelitian terbitan jurnal Food Chemistry (2016), biji adas kaya akan senyawa flavonoid dan fenolik yang mampu melawan bakteri patogen Escherichia coli di dalam usus.

Bakteri E.coli akan mencerna gula di dalam usus dan menghasilkan gas penyebab perut kembung.

Selain itu, senyawa fenolik di dalam biji adas pun menyeimbangkan jumlah mikrobiota usus. Hal ini meningkatkan jumlah bakteri baik yang mampu melawan patogen penyebab perut kembung.

4. Mengurangi sembelit

Ketika Anda susah buang air besar, feses akan berada di usus besar dalam waktu yang lebih lama. Semakin lama feses di dalam usus besar, semakin banyak waktu bakteri untuk memfermentasi feses.

Proses fermentasi ini nantinya menghasilkan gas di dalam usus sehingga memicu perut kembung.

Nah, biji adas ternyata kaya akan serat yang baik untuk melancarkan BAB. Serat menyusun sebagian besar (40%) kandungan bernutrisi dalam biji adas.

Jenis serat yang ada pada biji adas adalah serat larut air. Artinya, serat ini akan menyerap air di dalam usus sehingga feses lebih lunak dan mudah keluar dari usus.

Cara menggunakan biji adas untuk kembung

manfaat teh adas

Untuk meredakan penumpukan gas yang menyebabkan perut kembung, Anda bisa memanfaatkan biji adas dengan cara berikut ini.

  • Hancurkan 10 gram jintan hitam, 10 gram biji adas, dan 5 gram bunga lawang, lalu campur semuanya.
  • Tuangkan air panas ke dalam rempah-rempah yang sudah digiling, lalu tunggu selama dua puluh menit.
  • Minum campuran biji adas dan rempah-rempah lainnya saat setengah jam setelah jam setelah makan.

Anda juga bisa mencoba biji adas dalam bentuk suplemen. Ikuti aturan pada kemasan untuk mengetahui cara mengonsumsi suplemen biji adas.

Efek samping biji adas untuk kembung

Meski biji adas memiliki manfaat bagi kesehatan pencernaan, tidak menutup kemungkinan bisa menimbulkan alergi.

Inilah beberapa gejala reaksi alergi yang mungkin muncul akibat mengonsumsi biji adas.

  • Bersin, hidung meler, atau hidung tersumbat.
  • Mata gatal, merah, dan berair.
  • Sesak napas dan mengi.
  • Ruam dan gatal pada kulit.
  • Bibir, wajah, dan lidah membengkak.
  • Sakit perut, mual, dan muntah.

Biji adas terbukti berpotensi untuk mengatasi perut kembung. Rempah yang satu ini kaya akan zat gizi dan senyawa tanaman yang bekerja mencegah pembentukan gas di dalam perut.

Jika ingin mengonsumsi suplemen biji adas, tetap konsultasikan manfaat dan risiko penggunaannya terhadap kondisi kesehatan Anda.

Ada beberapa kondisi yang membuat Anda tidak boleh meminumnya, seperti memiliki riwayat endometriosis serta kanker payudara, ovarium, dan rahim.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Fooddata Central Search Results. FoodData Central. (n.d.). Retrieved January 5, 2022, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/171323/nutrients 

Evans, W., & Evans, D. (2009). Volatile oils and resins. Trease And Evans’ Pharmacognosy, 263-303. doi: 10.1016/b978-0-7020-2933-2.00022-8

List of all chemicals foeniculum vulgare (Apiaceae) common … (n.d.). Retrieved January 5, 2022, from https://phytochem.nal.usda.gov/phytochem/plants/report/923.pdf?ubiq= 

Bloating: Causes and Prevention Tips. (2022). Retrieved 5 January 2022, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/bloating-causes-and-prevention-tips

How to add more fiber to your diet. (2022). Retrieved 5 January 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/fiber/art-20043983

Salami, M., Rahimmalek, M., & Ehtemam, M. (2016). Inhibitory effect of different fennel ( Foeniculum vulgare ) samples and their phenolic compounds on formation of advanced glycation products and comparison of antimicrobial and antioxidant activities. Food Chemistry, 213, 196-205. doi: 10.1016/j.foodchem.2016.06.070

COLVILLE, J., & BERRYHILL, D. (2007). COLIBACILLOSIS. Handbook Of Zoonoses, 54-58. doi: 10.1016/b978-0-323-04478-3.50019-1

Kasprzak-Drozd, K., Oniszczuk, T., Stasiak, M., & Oniszczuk, A. (2021). Beneficial Effects of Phenolic Compounds on Gut Microbiota and Metabolic Syndrome. International Journal Of Molecular Sciences, 22(7), 3715. doi: 10.3390/ijms22073715

Lee, H., Kang, P., Kim, K., & Seol, G. (2015). Foeniculum vulgareMill. Protects against Lipopolysaccharide-induced Acute Lung Injury in Mice through ERK-dependent NF-κB Activation. The Korean Journal Of Physiology & Pharmacology, 19(2), 183. doi: 10.4196/kjpp.2015.19.2.183

Gastritis: Indigestion, Symptoms, Causes, Treatment, Diagnosis. (2022). Retrieved 5 January 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10349-gastritis

Larijani, B., Esfahani, M., Moghimi, M., Shams Ardakani, M., Keshavarz, M., & Kordafshari, G. et al. (2016). Prevention and Treatment of Flatulence From a Traditional Persian Medicine Perspective. Iranian Red Crescent Medical Journal, 18(4). doi: 10.5812/ircmj.23664

fennel | Michigan Medicine. (2022). Retrieved 5 January 2022, from https://www.uofmhealth.org/health-library/d04493a1

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan