9 Hal yang Paling Umum Menyebabkan Anda Merasa Mual

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Mual adalah istilah yang menggambarkan kondisi saat Anda merasa ingin muntah. Mual adalah gangguan umum yang dialami banyak orang, setidaknya satu kali seumur hidup. Lantas, apa saja penyebab perut mual yang perlu diwaspadai? 

Berbagai penyebab mual

perbedaan mual hamil dan maag

Mual adalah sensasi ingin muntah yang umumnya muncul akibat reaksi spontan tubuh ketika menghadapi rangsangan tidak biasanya. Sederhananya, mual merupakan insting pertahanan diri tubuh yang dipunyai setiap manusia agar terhindar dari bahaya. 

Penyebab sensasi mual (eneg) muncul karena ada sesuatu yang memicu sistem saraf pada otak untuk bereaksi berlebihan. Bagian saraf yang mengatur kemunculan sensasi mual adalah chemoreceptor trigger zone (CTZ). 

Zona tersebut akan bereaksi dengan memproduksi sinyal untuk dikirim ke sistem pencernaan pada perut agar merasa ingin muntah. Begitu otak mendeteksi ada sesuatu yang mencurigakan masuk ke tubuh, muntah bisa terjadi untuk mengeluarkan zat asing yang dianggap berbahaya. 

Berikut ini ada sejumlah faktor penyebab perut mual yang perlu Anda ketahui. 

1. Asam lambung naik

Salah satu penyebab munculnya sensasi mual yang paling sering terjadi adalah asam lambung naik. Masalah pencernaan yang satu ini merupakan salah satu pertanda dari penyakit lainnya, seperti maag dan GERD. 

Kedua penyakit ini ditandai dengan melemahnya otot sfingter yang memisahkan kerongkongan dan lambung, sehingga tidak dapat menutup rapat. Akibatnya, makanan yang sudah dicerna dan bercampur dengan asam lambung bisa bocor dan naik ke kerongkongan. 

Pada sebagian orang, kondisi ini dapat memicu rasa mual. Pasalnya, rasa asam dan panas yang terasa pada mulut bersama sendawa dan batuk dapat menimbulkan rasa ingin muntah. 

2. Hamil

Jika Anda sedang hamil, masa-masa kehamilan awal mungkin bisa menjadi penyebab dari sensasi mual. Mual saat hamil lebih populer disebut dengan morning sickness

Hingga saat ini belum diketahui apa hubungan pasti antara rasa ingin muntah dengan kehamilan. Beberapa ahli berpendapat bahwa mual dan muntah pada ibu hamil mungkin disebabkan oleh efek human chorionic gonadotropin (HCG). 

Morning Sickness: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Begini, ibu hamil mulai menghasilkan HCG segera setelah sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim. Semakin tinggi kadar HCG, semakin parah pula rasa mual yang dialami. 

Selain itu, ibu yang mengandung anak kembar lebih berisiko mengalami morning sickness karena kadar HCG yang cukup tinggi. Hal ini juga berlaku ketika estrogen meningkat dan menyebabkan rasa mual dan muntah semakin parah selama hamil. 

3. Infeksi pada sistem pencernaan

Mual adalah salah satu gejala masalah pencernaan yang paling umum terjadi, seperti infeksi bakteri atau virus, dan keracunan makanan

Perut yang muncul ketika kuman penyebab infeksi, seperti bakteri, jamur, atau virus, menyerang dinding lambung dan lapisan usus. Patogen ini kemudian menghasilkan racun yang dapat memicu sistem imun yang membuat organ cerna menghasilkan lebih banyak cairan. 

Alhasil, otak akan memicu saraf pada perut untuk menimbulkan rasa mual dan keinginan untuk muntah. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengeluarkan zat yang dianggap racun bagi tubuh.

4. Mabuk perjalanan

mabuk perjalanan

Beberapa dari Anda mungkin sering merasa mual ketika bepergian dengan kendaraan, seperti mobil, pesawat, atau kereta. Kondisi ini dapat terjadi karena sinyal campur aduk yang dikirim ke otak oleh mata dan telinga bagian dalam. 

Umumnya, tubuh tetap pada posisi duduk dan diam meski Anda berada di dalam kendaraan yang melaju. Namun, mata dan telinga yang melihat ke luar jendela akan melihat bahwa semuanya bergerak ke belakang dan memicu reaksi yang tak biasa. 

“Keanehan” yang disebut motion sickness ini merangsang bagian otak bernama thalamus mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh bahwa ada yang sesuatu yang salah.

Ibaratnya, otak memberitahu bahwa mengapa tubuh diam tetapi yang lain di sekitarnya bergerak. Alhasil, otak thalamus menganggap bahwa hal tersebut adalah pertanda bahaya dan menimbulkan reaksi mual sebagai cara menghentikan bahaya ini.

5. Mabuk alkohol

Selain mabuk perjalanan, penyebab mual lainnya adalah mabuk alkohol. Beberapa tegukan pertama pada menit-menit awal minum alkohol mungkin tidak langsung membuat Anda eneg. 

Seiring dengan berjalannya waktu ditambah asupan alkohol yang berlebihan justru bisa memicu rasa mual tersebut. Hal ini dikarenakan alkohol adalah zat yang dianggap beracun. 

Semakin banyak alkohol yang diminum, terutama dalam waktu singkat, otak akan menghasilkan reaksi keberatan. Otak nantinya mengirim sinyal ke sistem pencernaan untuk mengeluarkan isi perut. 

Hal ini dilakukan agar Anda tahu bahwa takaran alkohol sudah terlalu berlebihan dan berbahaya bagi tubuh. Selain itu, alkohol juga dapat meningkatkan produksi asam lambung dan menunda pengosongan lambung, sehingga rasa mual pun bisa terjadi. 

6. Cemas atau panik

mual karena gugup

Pernahkah Anda ketika cemas atau panik merasa ingin muntah? Perasaan cemas atau panik adalah reaksi alami tubuh terhadap stres yang dapat merangsang gejala psikologis dan fisik, salah satunya mual. 

Pada saat Anda gugup, misalnya ketika menunggu wawancara kerja, tidak heran bila Anda merasa mual. Pasalnya, stres dapat meningkatkan produksi hormon serotonin dalam tubuh.

Selain mempercepat detak jantung dan membuat pernapasan pendek-pendek, hormon serotonin juga bisa meningkatkan produksi asam lambung. Sebagai respon tersebut, otak akan memicu reaksi mual hingga ingin muntah. 

7. Efek samping obat-obatan

obat antiemetik, obat mual muntah

Penggunaan obat-obatan biasanya memang bertujuan untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu. Namun, hampir semua obat-obatan dapat menyebabkan efek samping, seperti rasa mual. 

Iritasi dinding lambung

Sebagai contoh, obat penghilang rasa sakit golongan NSAID memiliki efek berupa iritasi terhadap lapisan lambung. Bagi orang yang sensitif terhadap obat seperti ibuprofen dan naproxen, mereka mungkin akan merasa mual dan muntah. 

Sistem pencernaan tidak menyerap obat

Pada beberapa kasus, penyebab mual setelah minum obat dapat terjadi akibat sistem pencernaan tidak dapat menyerap obat. Alhasil, obat yang telah diminum akan tertinggal pada usus lebih lama dan memicu iritasi sampai perut terasa mual. 

Interaksi antar dua obat

Interaksi antar dua obat yang berbeda juga bisa menyebabkan rasa mual bila Anda meminumnya pada waktu yang bersamaan. Itu sebabnya, selalu perhatikan instruksi cara pakai obat yang tertera pada label guna menghindari efek samping ini. 

Bila Anda ragu, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter atau apoteker untuk mengetahui bagaimana cara penggunaan obat yang tepat. 

8. Olahraga

batuk setelah Olahraga luar rumaah pandemi covid-19

Tahukah Anda bahwa olahraga juga menjadi salah satu penyebab mual yang paling sering terjadi? 

Bila Anda sering berolahraga dengan intensitas tinggi dan dalam keadaan perut kenyang, ternyata bisa memicu perut terasa mual. Kondisi ini ternyata bisa disebabkan oleh berbagai hal. 

Begini, aliran darah ke organ perut akan menurun hingga 80 persen selama berolahraga. Hal ini terjadi karena tubuh lebih banyak mengalirkan darah ke otot dan kulit. Akibatnya, Anda mungkin merasa mual, sakit perut, hingga diare. 

Sementara itu, berolahraga dengan intensitas terlalu tinggi dalam kondisi kenyang atau perut kembung juga bisa menyebabkan diafragma berkontraksi. Bila hal ini terjadi, perut pun terasa mual. 

9. Terlalu banyak makan

Terlalu banyak makan yang sering dilakukan ternyata juga bisa memicu perasaan mual. 

Faktanya, perut orang dewasa berukuran kira-kira sekepalan tangan dan bisa menampung sekitar 75 mL ketika kosong. Walaupun demikian, ukuran lambung bisa membesar hingga 950 mL. 

Cara Mengetahui Apakah Porsi Makan Anda Sudah Cukup, Masih Kurang, Atau Terlalu Banyak

Bila makan terlalu banyak dan mencapai batas kapasitas lambung, hal ini bisa menjadi penyebab mual. Pada kasus yang parah, mual dapat memicu muntah yang menjadi cara tubuh mengurangi tekanan pada perut. 

Oleh sebab itu, selalu atur porsi makan Anda dan makan lebih lambat untuk mencegah rasa mual. 

Pada dasarnya, ada banyak kondisi yang bisa menjadi penyebab perut mual. Bila Anda merasa khawatir rasa ingin muntah ini mengganggu aktivitas harian, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. 

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Obat Vertigo: Mana yang Paling Efektif?

Tergantung dari apa penyebabnya, sensasi ruangan berputar dan kepala berkunang akibat vertigo dapat ditangani dengan pilihan obat vertigo ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 26 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit