Penyebab Mabuk Perjalanan dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mabuk perjalanan bukan sesuatu yang baru untuk dirasakan tubuh. Ketika berpergian menggunakan mobil, pesawat, ataupun kapal laut tak jarang rasanya tubuh ingin muntah, lemas, dan pusing tanpa sebab. Kenapa kadang tubuh bereaksi seperti itu selama perjalanan? Adakah cara mencegah agar tidak mabuk selama perjalanan? Simak penyebab dan cara mencegahnya di bawah ini.

Penyebab Anda terkena mabuk perjalanan

Dari sisi fisik

Mabuk perjalanan bisa dialami oleh siapa saja, rentannya dialami oleh wanita hamil dan anak-anak saat berpergian ke suatu tempat. Bagi orang-orang yang melakukan perjalanan di kapal, pesawat atau bahkan mobil, rasa mual dan pusing ini disebut sebagai motion sickness atau “penyakit” yang diakibatkan oleh gerakan. Kenapa namanya seperti ini?

Begini, mabuk saat perjalanan disebabkan oleh sinyal campuran yang dikirim ke otak oleh mata dan telinga bagian dalam. Tetapi, kenyataannya saat kita berada di kendaraan yang sedang melaju, tubuh Anda pastinya berada dalam posisi duduk atau diam di tempat, tapi mata dan telinga Anda melihat ke sekitar selama perjalanan. Inilah yang dinamakan motion sickness, karena penglihatan dan pendengaran Anda bergerak, tetapi tubuh Anda nyatanya cuma diam.

Lalu, bagi tubuh yang tidak terbiasa ini, otak akan mengirimkan sinyak ke tubuh. Bagian otak yang bernama thalamus akan mencari informasi apa yang salah dari tubuh Anda. Setelah mendapatkan kesimpulan dari tubuh Anda, biasanya sering berakhir dengan kesimpulan bahwa tubuh Anda keracunan. Sehingga otak Anda akan bereaksi untuk mengeluarkan racun di tubuh dengan cara memuntahkannya atau setidaknya mengirim reaksi mual dan pusing.

Dari sisi kendaraan

Kondisi mabuk perjalanan ini juga dipicu atau diperparah oleh bau-bau tajam dan tidak mengenakan seperti asap rokok dan pewangi kendaraan. Karena selama perjalanan Anda tidak dapat bergerak atau menghindar, maka tubuh yang terpapar aroma tersebut akan bereaksi menolak. Reaksi tubuh biasanya dilakukan dengan memunculkan rasa mual dan pusing.

Kurangnya kadar oksigen dan banyaknya kadar karbon dioksida di dalam kendaraan, serta sistem suspensi kendaraan yang tidak baik dan jalanan yang tidak rata juga menjadi pengaruh tersendiri terhadap mabuk perjalanan yang Anda yang alami.

Faktor risiko lain yang membuat Anda terkena mabuk perjalan bisa disebabkan oleh rasa takut dan cemas selama perjalanan. Ventilasi perjalanan yang tidak baik dan bahkan ketidakmampuan Anda melihat kondisi di luar jendela kendaraan yang Anda tumpangi.

Tips mencegah mabuk perjalanan

1. Makan dahulu sebelum melakukan perjalanan

Rasa mual saat perjalanan nyatanya juga disebabkan oleh perut yang kosong. Perut akan meningkatkan asam lambung untuk naik ke atas dan menyebabkan rasa mual. Apalagi jika sebelumnya Anda memang memiliki riwayat kesehatan lambung yang kurang baik. Maka usahakan untuk makan 1-1,5 jam sebelum berpergian. Hindari juga makanan berminyak, makanan pedas, dan minuman bersoda yang akan memperparah mual dan pusing di perjalanan

2. Konsumsi obat anti mabuk perjalanan

Hal ini paling aman dan simpel untuk dilakukan. Obat anti mabuk ini biasanya jika diminum akan menimbulkan rasa kantuk yang dalam. Otomatis mata dan telinga Anda akan “mengistirahatkan” sensornya dan menghindari rasa mual di perjalanan.

3. Hindari memainkan gadget atau membaca buku, jangan lupa istirahat

Main gadget atau baca buku saat perjalan hanya akan membuat mata, telinga, dan otak Anda kacau dalam mencerna informasi. Dengan melakukan kegiatan tersebut Anda hanya akan meningkatkan risiko mual dan pusing. Jangan lupa istirahatkan tubuh Anda. Bila terasa mengantuk dan lelah, jangan memaksakan diri untuk tetap terjaga, biarkan tubuh Anda istirahat agar bisa fresh kembali selama perjalanan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit