9 Cara Mencegah Sembelit Saat Bepergian Atau Liburan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Beberapa orang sering mengalami sulit BAB saat bepergian ke luar kota, baik dengan mobil atau pesawat. Ini karena Anda mungkin terlalu lama duduk selama berjam-jam, bahkan sengaja membatasi makan atau minum agar tidak bolak-balik ke kamar mandi. Akibatnya, Anda menjadi sulit buang air besar dan tidak nyaman selama di perjalanan. Tenang dulu, beberapa cara berikut ini bisa membantu melancarkan sistem pencernaan Anda dan mencegah sembelit saat bepergian. Bagaimana caranya?

Tips mencegah sembelit supaya nyaman di perjalanan

1. Perbanyak minum air putih

botol plastik hangat

Salah satu penyebab sembelit yang paling utama adalah dehidrasi. Ketika tubuh kekurangan cairan, maka tubuh akan menyerap banyak air dari usus untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuh. Akibatnya, tekstur feses menjadi lebih keras sehingga membuat Anda sulit BAB saat bepergian.

Oleh karena itu, perbanyaklah minum air putih, jus buah, atau cairan bening seperti sup untuk menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi. Ini dapat membantu melunakkan feses yang menumpuk dalam saluran pembuangan Anda sehingga buang air besar menjadi lebih lancar tanpa sembelit.

Kalau Anda suka minum susu, sebaiknya hindari minum susu selama Anda bepergian karena susu bisa memicu sembelit. Hindari juga berbagai minuman yang beralkohol dan mengandung kafein seperti kopi, teh, dan cola, sebab dapat membuat Anda lebih cepat haus dan dehidrasi.

2. Jangan tahan buang air

kenapa sakit perut setelah makan

Kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh orang yang bepergian adalah menahan-nahan hasrat buang air, baik buang air kecil maupun buang air besar. Biasanya, ini disebabkan karena Anda malas meminggirkan kendaraan dan ingin segera sampai ke tujuan.

Sayangnya, kebiasaan mengabaikan hasrat buang air akan memicu sembelit semakin parah. Pasalnya, kotoran dalam usus akan mengeras dan membuat Anda semakin sulit BAB. Oleh karena itu, pergilah ke kamar mandi sesegera mungkin setiap kali hasrat buang air muncul untuk mencegah sembelit yang akan semakin mengganggu perjalanan Anda.

Safe toilet syndrome atau sindrom tidak nyaman saat menggunakan toilet umum bisa menjadi salah satu alasan Anda rela menahan buang air saat bepergian. Hal ini pula yang menyebabkan Anda rentan terkena sembelit atau konstipasi.

Untuk mengatasinya, posisikan diri Anda senyaman mungkin, entah sambil mendengarkan musik atau bermain game di HP. Sebab, lebih baik menahan kondisi toilet umum daripada terkena sembelit, bukan?

3. Pilih makanan berat ketimbang camilan

makanan wajib saat puasa

Salah satu perubahan kebiasaan saat bepergian adalah soal makan. Ya, Anda mungkin lebih memilih untuk makan camilan yang lebih praktis dan ringan. Anda mungkin berpikir bahwa makan camilan bukanlah suatu masalah, asalkan perut Anda tetap terisi dan bisa melanjutkan perjalanan dengan nyaman.

Sayangnya, sistem pencernaan Anda tidak memasukkan camilan sebagai daftar makanan harian Anda. Dibanding makanan berat, camilan tidak dapat merangsang kontraksi usus untuk mendorong feses.

Ini sebabnya, Anda justru rentan terkena sembelit meski sudah makan camilan. Jadi sebisa mungkin, pilihlah makanan berat ketimbang sekadar camilan untuk mencegah sembelit.

4. Pilih menu sarapan yang sehat

sarapan sehat

Tidak sedikit orang yang memiliki kebiasaan buang air besar di pagi hari. Nah, hal ini bisa Anda manfaatkan untuk mencegah sembelit dengan cara sarapan terlebih dahulu sebelum bepergian.

Ya, memilih menu sarapan yang sehat dan tepat dapat membantu Anda mencegah sembelit selama perjalanan. Pilihlah makanan yang mengandung lemak, sebab lemak dapat memicu pelepasan hormon yang mendorong Anda lebih mudah buang air besar. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan perjalanan yang menyenangkan tanpa khawatir akan sembelit.

5. Minum air hangat

manfaat minum air hangat

Salah satu cara mencegah sembelit saat bepergian adalah dengan minum air hangat di pagi hari. Konsumsi minuman hangat seperti kopi, teh, atau sup dapat membantu melunakkan feses dan melancarkan rutinitas buang air besar Anda sehari-hari.

Kalau Anda penggemar kopi di pagi hari, maka Anda seharusnya sudah terhindar dari sembelit. Pasalnya, kandungan di dalam kopi dapat membantu merangsang gerakan usus dan melancarkan buang air besar.

Namun, kalau Anda sudah minum kopi di pagi hari, Anda tidak dianjurkan untuk minum kopi lagi selama bepergian untuk mencegah dehidrasi. Jadi, cukup satu gelas kopi atau teh hangat di pagi hari maka Anda akan terhindar dari sembelit.

6. Perbanyak asupan serat

makanan kaya serat

Serat diketahui menjadi asupan terbaik dalam mencegah sembelit. Pasalnya, serat bermanfaat untuk melancarkan pergerakan usus sehingga memudahkan buang air besar. Sumber serat yang bisa Anda pilih sebagai teman perjalanan di antaranya buah-buahan, sayuran, sereal gandum utuh, dan roti.

Namun, hindari konsumsi buah dan sayuran mentah yang rentan dengan bakteri penyebab diare. Jadi, ketimbang membeli buah atau sayuran di tengah perjalanan yang belum terjamin kebersihannya, baiknya siapkan buah dan sayur dari rumah dan pastikan semuanya telah matang dengan sempurna.

7. Hindari junk food

setelah makan junk food

Junk food atau makanan cepat saji memang lebih praktis untuk dikonsumsi saat bepergian. Namun sayangnya, junk food sangat miskin serat sehingga bisa membuat Anda sulit BAB saat bepergian. Maka, hindari berbagai makanan cepat saji selama di perjalanan, seperti daging olahan, pizza, keripik, makanan yang dipanggang, dan sebagainya.

Pilihlah yogurt yang tak kalah praktis dengan junk food. Yogurt mengandung probiotik yang baik untuk melancarkan sistem pencernaan Anda. Selain itu, Anda juga bisa memilih oatmeal atau daging tanpa lemak untuk mencegah sembelit selama bepergian.

8. Lakukan peregangan ringan

gerakan peregangan

Perjalanan jarak jauh tentu membuat Anda lebih banyak duduk, entah itu di mobil, kereta, atau pesawat. Hal ini tentu membatasi ruang gerak Anda dan lama kelamaan membuat Anda mengalami konstipasi.

Eits, jangan cemas dulu. Ini bisa Anda siasati dengan melakukan peregangan ringan sebelum bepergian. Misalnya saja, Anda bisa berjalan-jalan santai di sekitar bandara sembari menunggu pesawat datang.

Kalau Anda bepergian dengan mobil, sempatkan untuk istirahat sejenak dan lakukan peregangan ringan untuk menjaga kondisi tubuh Anda. Sedikit apapun peregangan yang Anda lakukan, percayalah ini akan bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan Anda.

9. Tetap tenang dan rileks

duduk dekat jendela naik pesawat

Terlalu lama di perjalanan tak jarang membuat Anda lelah dan dilanda stres. Hati-hati, stres yang Anda rasakan ternyata juga bisa memengaruhi sistem pencernaan Anda menjadi tidak lancar, lho!

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi stres selama bepergian, di antaranya dengan membaca buku kesukaan, mendengarkan musik, bermain game di HP, hingga latihan pernapasan.

Cara-cara ini dapat membantu mengimbangi tingkat stres yang terjadi selama di perjalanan. Semakin tenang dan rileks pikiran Anda, maka semakin mudah pula bagi Anda untuk mencegah sembelit.

 

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Cacingan, toksoplasmosis, dan malaria adalah contoh penyakit infeksi parasit yang cukup umum di Indonesia. Bagaimana cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ketika demam menyerang, Anda pasti tidak enak badan. Mau istirahat atau makan jadi susah. Tenang saja, ini enam solusi yang tepat supaya Anda lebih nyaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Pernah merasakan tidak bisa kentut? Tentu rasanya sangat mengganggu dan membuat perut terasa sakit. Tenang, atasi masalah susah kentut dengan cara alami ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit kaki pada lansia

7 Masalah Pada Kaki yang Umum Terjadi Seiring Bertambahnya Usia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
berhenti makan junk food

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit