home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Apa Itu GERD Anxiety?

Apa Itu GERD Anxiety?

Belakangan ini, istilah GERD anxiety santer terdengar terutama di kalangan pekerja atau anak muda. Lantas, seperti apa sebenarnya kondisi ini? Apakah bisa pulih dengan cepat?

Mengenal GERD anxiety

perempuan sakit dada karena gerd anxiety

GERD anxiety adalah kondisi rasa cemas yang hadir bersamaan dengan timbulnya GERD. Diyakini bahwa rasa cemas dapat membuat Anda lebih sensitif terhadap gejala-gejala GERD, apalagi bila Anda punya riwayat sakit GERD.

Gastroesophaegal reflux disease (GERD) sendiri merupakan sebuah kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan, saluran yang menghubungkan mulut dengan perut.

Refluks asam ini terjadi karena katup di ujung kerongkongan tidak menutup dengan benar ketika makanan tiba di lambung. Asam lalu mengalir naik melalui kerongkongan ke mulut. Ini sebabnya Anda akan merasa asam yang menyengat saat GERD.

Sementara itu, anxiety merupakan kecemasan atau kekhawatiran berlebih yang timbul sebagai respons tubuh saat menghadapi masalah, baik mengenai pekerjaan, masalah pribadi, atau masalah dengan orang-orang di sekitar.

Kaitan GERD dan kecemasan

Sebenarnya, anxiety sendiri tidak serta merta menyebabkan GERD. Namun, banyak orang dengan masalah kecemasan memiliki kadar asam lambung yang lebih tinggi.

GERD dan anxiety (rasa cemas) saling berkaitan layaknya siklus. Pada awalnya, tekanan psikologis dapat memengaruhi motilitas esofagus. Motilitas esofagus mengacu pada pergerakan kerongkongan untuk memindahkan makanan dari mulut ke perut.

Kemudian, setelah asam lambung naik, muncullah gejala seperti perut nyeri atau sendawa yang terasa asam. Rasa nyeri ini bisa semakin memburuk ketika seseorang merasa cemas. Kecemasan membuat Anda lebih sensitif terhadap rasa sakit.

Kemungkinan lainnya, orang yang sedang cemas cenderung melampiaskannya dengan melakukan kebiasaan yang dapat memperburuk refluks asam, seperti merokok, minum alkohol, atau keseringan makan makanan berlemak atau digoreng.

Gejala GERD anxiety

Kondisi ini bisa menimbulkan sejumlah gejala yang berbeda pada setiap orang. Namun seringnya, seseorang akan merasakan gejala umum berupa mulas, mual, dan nyeri perut.

Gejala yang juga banyak dialami yaitu adanya sensasi nyeri atau serasa seperti ada benjolan di tenggorokan, terutama saat Anda makan. Hal ini membuat makanan yang masuk seperti terjebak di tenggorokan.

Orang yang mengalami sensasi globus juga sering mengalami suara serak, batuk, atau keinginan untuk berdeham atau membersihkan tenggorokan terus-terusan.

Ditambah dengan anxiety, pola tidur yang biasanya mungkin akan turut terganggu. Refluks asam yang meningkat akan semakin terasa nyeri saat Anda berbaring, sehingga Anda akan sering terbangun karenanya.

Selain itu, keluhan yang paling banyak dilaporkan yakni nyeri dada. Karena inilah tak heran banyak orang dengan GERD anxiety yang mengira bahwa mereka memiliki masalah jantung.

Gejala lain GERD anxiety dapat meliputi:

  • kesulitan menelan makanan,
  • keluarnya sedikit cairan atau makanan ketika bersendawa,
  • merasa gelisah dan gugup,
  • ketakutan seperti ada sesuatu berbahaya yang akan terjadi,
  • detak jantung yang meningkat,
  • hiperventilasi,
  • kesulitan mengendalikan pikiran, hingga
  • sesak napas.

Bagaimana pengobatan GERD anxiety?

obat penyubur kandungan cepat hamil

Dalam mengobati GERD anxiety, pasien mungkin memerlukan kombinasi obat untuk mengatasi kedua kondisi tersebut. Pengobatan juga bergantung pada keadaan pasien.

Terkadang ada beberapa pasien yang lebih membutuhkan obat penekan asam lambung, ada pula pasien yang pengobatannya lebih berfokus terhadap masalah kecemasan yang menjadi dasarnya.

Obat untuk asam lambung sendiri bisa berupa obat-obatan dari apotek atau dari resep dokter. Pilihannya meliputi antasida, penghambat reseptor H-2 untuk mengurangi asam, atau proton pump inhibitors.

Antasida biasanya menjadi obat pertolongan pertama bila asam lambung mulai naik. Sayangnya, minum antasida saja tidak akan menyembuhkan kerongkongan yang meradang akibat asam lambung.

Maka itu, obat penghambat reseptor H-2 atau proton pump inhibitors dapat menjadi pilihan. Cara kerja keduanya mungkin tidak secepat antasida, tetapi dapat memberikan kelegaan lebih lama dan mampu menurunkan produksi asam lambung hingga 12 jam.

Sedangkan untuk mengatasi anxiety, obat yang umumnya diberikan adalah obat anti-cemas golongan benzodiazepin. Obat ini dapat meredakan kecemasan dan memberikan efek yang lebih cepat bila dibandingkan dengan obat antidepresan.

Sayangnya, obat ini bisa saja membangun toleransi penggunanya sehingga dapat menimbulkan ketergantungan. Maka dari itu, biasanya obat hanya diresepkan untuk waktu yang singkat.

Selain obat, dokter juga biasanya akan menyarankan terapi kognitif yang akan membantu pasien untuk mengubah pola pikir serta rasa cemas berlebihan yang muncul setiap menghadapi masalah.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Gastroesophageal reflux disease (GERD). (2020). Mayo Clinic. Retrieved 24 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/diagnosis-treatment/drc-20361959

GERD (Chronic Acid Reflux). (2019). Cleveland Clinic. Retrieved 24 June 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17019-gerd-or-acid-reflux-or-heartburn-overview

Anxiety Disorder. (2018). National Institute of Mental Health. Retrieved 24 June 2021, from https://www.nimh.nih.gov/health/topics/anxiety-disorders/

Yang, X. J., Jiang, H. M., Hou, X. H., & Song, J. (2015). Anxiety and depression in patients with gastroesophageal reflux disease and their effect on quality of life. World journal of gastroenterology, 21(14), 4302–4309. https://doi.org/10.3748/wjg.v21.i14.4302. Retrieved 24 June 2021.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Winona Katyusha Diperbarui 06/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro