backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

7

Tanya Dokter
Simpan

10 Obat Diare Alami Paling Ampuh untuk Dewasa

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Novita Joseph · Tanggal diperbarui 27/09/2023

10 Obat Diare Alami Paling Ampuh untuk Dewasa

Diare merupakan kondisi yang membuat tidak nyaman. Selain membuat perut mulas tidak karuan, Anda juga capek bolak-balik ke kamar mandi. Untuk meredakannya, Anda dapat mencoba obat diare alami yang bisa bantu menyembuhkan menceret lebih cepat. Lantas, apa saja obat herbal yang aman untuk mengobati diare?

Berbagai obat diare alami untuk meredakan diare

Masalah buang-buang air umumnya dapat diatasi dengan obat diare generik di apotek. Namun, menceret pada orang dewasa yang masih termasuk gejala diare ringan mungkin masih dapat ditangani dengan menggunakan obat alami di rumah.

Pengobatan alami juga lebih dicari karena efek sampingnya lebih sedikit dibandingkan dengan obat kimia. Selain itu, sebagian besar bahan alami ini tergolong aman digunakan untuk ibu hamil.

1. Air putih

air putih untuk jerawat

Mengonsumsi cairan yang banyak bisa menjadi obat menceret herbal sekaligus mencegah dehidrasi. Selain kehilangan air, diare juga dapat menyebabkan kehilangan elektrolit, seperti natrium, kalium, dan klorida. 

Meskipun tidak menggantikan elektrolit secara langsung, air putih membantu mengisi kembali cairan yang hilang akibat diare. Ini dapat membantu mencegah ketidakseimbangan elektrolit yang parah.

Pelan-pelan tingkatkan porsi cairan yang Anda minum, setidaknya 1 liter per jam selama 1 – 2 jam selama diare.

2. Oralit

Anda rentan kena dehidrasi selama diare karena tubuh kehilangan banyak cairan yang keluar bersama feses. Selain itu, mineral penting yang tersimpan dalam tubuh juga bisa hilang. 

Untuk itu, Anda juga dianjurkan untuk minum oralit. Minuman ini terbuat dari gula dan gram yang berfungsi untuk menggantikan kadar elektrolit dan cairan tubuh yang telah hilang akibat diare.

Gula dan garam adalah mineral elektrolit yang bersifat menahan cairan. Dua kombinasi ini membantu tubuh terhindar dari kekurangan cairan yang bisa memperparah gejala diare Anda.

3. Teh jahe

Jahe merupakan obat tradisional diare untuk menangani rasa tak nyaman di bagian perut.

Kandungan dalam jahe bersifat antiradang, antinyeri, antibakteri, dan antioksidan sehingga menenangkan perut yang melilit akibat diare. Kandungan jahe memblokir racun dari bakteri penyebab diare dalam perut.

Jahe juga membantu mencegah cairan menumpuk di dalam usus sehingga, rasa mual, muntah, atau kejang perut berkurang.

Nah, untuk menggunakan jahe sebagai obat alami diare, Anda cukup memotong jahe menjadi beberapa irisan dan merebusnya dengan air. Anda juga bisa mencampurnya dengan teh, lemon, atau madu untuk menambah cita rasa.

4. Chamomile

manfaat teh chamomile

Obat menceret dewasa paling ampuh alami lainnya yaitu chamomile.

Bunga yang sering dijadikan teh ini mengandung zat aktif antiradang yang bisa menenangkan perut dari mual dan kembung. 

Untuk menggunakan chamomile sebagai obat alami diare, rebuslah beberapa tangkai bunga chamomile kering sampai mendidih.

Tuangkan ke dalam gelas dan biarkan agak dingin, lalu teh chamomile siap diminum. Supaya lebih enak, Anda bisa menambahkan madu dan perasan jeruk lemon.

5. Akar marshmallow

Akar marshmallow merupakan obat herbal yang berasal dari Eropa, Asia Barat, dan Afrika Utara. Tanaman yang memiliki nama latin Althaea officinalis ini biasanya digunakan sebagai obat alami diare.

Tanaman ini memang belum cukup dikenal di Indonesia, tapi Anda bisa mendapatkannya obat herbal ini lewat situs belanja daring.

Untuk mengolah akar marshmallow, cukup menambahkan 2 sendok makan akar marshmallow kering lalu dicampurkan dalam 1 liter air. Diamkan selama seharian, saring, dan minum layaknya teh.

6. Lada putih

Makanan pedas merupakan salah satu pantangan makanan diare, tetapi lada putih justru berpotensi dijadikan sebagai obat mencret alami.

Hal ini karena kandungan piperine yang dapat digunakan untuk mengobati sakit perut, diare, dan kolera.

Sebuah penelitian dalam The American Journal of Chinese Medicine menemukan konsumsi biji lada putih yang disangrai mengurangi frekuensi kesakitan diare pada bayi dan anak di bawah 2,5 tahun.

Meski efeknya menggiurkan, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut guna membuktikan apakah konsumsi lada putih benar-benar efektif untuk mengatasi diare.

7. Cuka apel

Dikutip dari jurnal Scientific Reports, cuka apel merupakan ekstrak apel yang difermentasi lalu menghasilkan senyawa pektin yang membantu pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. 

Keberadaan bakteri baik dapat melancarkan saluran dalam sistem pencernaan serta mencegah peradangan yang biasa dialami saat diare.

Cuka apel juga dapat dijadikan obat diare alami karena memiliki sifat antibiotik alami yang dapat menghancurkan bakteri seperti E.Coli dan Salmonella.

Karena alasan tersebut, cuka apel bisa membantu mengatasi diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Sayangnya, lagi-lagi penelitian lanjutan masih sangat dibutuhkan. Pasalnya, proses fermentasi apel juga menghasilkan asam asetat yang pada beberapa orang justru dapat memperparah diare.

8. Psyllium husk

Suplemen lain yang bisa Anda jadikan pilihan sebagai obat mencret alami adalah psyllium husk. Suplemen ini terbuat dari serat biji Plantago ovata yang zat aktifnya bersifat seperti obat diare jenis bulk laxative.

Cara kerja psyllium husk untuk diare yaitu dengan memperbaiki gerakan usus dan meningkatkan memadatkan feses. 

Selain itu, suplemen ini bersifat sebagai prebiotik, yakni menjadi makanan bagi bakteri baik agar berkembang sehingga jumlahnya kembali seimbang di usus dan menyehatkan sistem pencernaan.

9. Suplemen probiotik

Saat diare, sistem pencernaan mengalami gangguan sehingga membuat jumlah bakteri baik di dalam usus lebih sedikit ketimbang bakteri jahat.

Guna menyeimbangkan kembali jumlah bakteri baik di dalam usus, Anda bisa minum suplemen yang mengandung probiotik.

Suplemen probiotik adalah suplemen yang diperkaya dengan bakteri baik yang hidup dalam usus. Probiotik dapat menyeimbangkan keberagaman bakteri pada usus sehingga dapat melawan bakteri jahat penyebab diare.

Agar tubuh bisa pulih dengan cepat dari diare, pilih suplemen yang mengandung Lactobacillus, Acidophilus, atau Bifidobacterium. Di pasaran, suplemen ini tersedia dalam bentuk bubuk atau kapsul.

10. Zinc

Masalah pencernaan, seperti diare berkaitan dengan kurangnya kadar zinc dalam tubuh. Oleh karena itu, suplemen zinc dapat menjadi obat diare alami pada seseorang yang kekurangan zinc.

Suplemen zinc dapat menyerap kadar air dan elektrolit dalam usus sehingga menurunkan tingkat keparahan diare, mengurangi frekuensi buang air besar, dan memadatkan feses.

Pemberian suplemen ini juga dilakukan untuk mencegah munculnya komplikasi akibat diare

Konsultasi ke dokter sebelum pakai obat diare alami

Artikel Kesehatan Seputar Penyakit Diare

Bahan alami yang disebutkan di atas memang memiliki potensi sebagai obat menceret alami dan Anda bisa bebas memilih mana obat yang tepat.

Namun, perlu ditekankan bahwa penggunaan obat herbal tetap harus diawasi dokter.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu digaris bawahi jika Anda ingin mengonsumsi obat diare alami.

  • Hindari penggunaan suplemen probiotik jika Anda sedang menggunakan obat penekan kekebalan tubuh.
  • Pastikan jika Anda tidak punya alergi dengan bahan-bahan alami yang disebutkan.
  • Akar marshmallow bisa memengaruhi kinerja obat yang mengandung lithium, jika Anda sedang minum obat dengan lithium, sebaiknya hindari akar marshmallow.
  • Konsultasi ke dokter mengenai penanganan diare dengan oralit, terutama jika Anda memiliki hipertensi.

Kesimpulan

Diare dapat sembuh jika mengonsumsi obat alami maupun medis.Beberapa jenis obat diare alami yaitu oralit, chamomile, teh jahe, lada putih, dan cuka apel. Jika Anda masih juga merasakan gejala diare setelah mencoba obat alami, jangan ragu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Novita Joseph · Tanggal diperbarui 27/09/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan