7 Efek Rokok Pada Sistem Pencernaan Kita

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kebiasaan merokok telah menyebabkan sekitar 6 juta penduduk dunia meninggal setiap tahunnya. Lebih dari 5 juta jiwa meninggal akibat dampak langsung yang ditimbulkan dari kebiasaan merokok, sementara sisanya meninggal karena terkena asap rokok atau menjadi perokok pasif. Merokok menimbulkan banyak dampak buruk bagi tubuh, salah satu organ yang mengalami dampaknya adalah sistem pencernaan. Apa saja efek rokok pada sistem pencernaan? 

1. Sering mengalami gangguan asam lambung

Heartburn adalah sebuah kondisi di mana Anda merasa sensasi perih dan panas di dada. Kondisi ini diakibatkan oleh naiknya asam lambung ke bagian esofagus – bagian dari tenggorokan.

Sebenarnya, di antara esogafus dengan lambung, terdapat katup yang berfungsi untuk mencegah asam lambung dan makanan yang sudah masuk ke lambung kembali naik ke atas, disebut dengan spinchter. Namun pada orang yang terbiasa merokok, otot-otot spinchter menjadi melemah sehingga mengakibatkan asam lambung kembali naik.

2. Menyebabkan luka pada lambung

Tukak lambung adalah dampak merokok yang ditandai dengan timbulnya luka pada bagian lambung dan usus kecil. Luka ini menyebabkan seseorang mengalami rasa nyeri yang parah. Kondisi ini akan berkurang atau bahkan menghilang jika Anda berhenti merokok.

Kebiasaan merokok bisa menyebabkan aliran darah ke dinding-dinding lambung dan usus menurun. Hal ini mengakibatkan timbulnya peradangan dan luka. Selain itu, para ahli menyebutkan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan jumlah bakteri Helicobacter pylori (H.pylori), yaitu bakteri yang menjadi penyebab infeksi serta peradangan pada usus kecil dan lambung.

3. Gangguan pada hati

Hati adalah organ yang berfungsi untuk menyaring darah dan memisahkan zat yang masih diperlukan oleh tubuh dan mana yang termasuk racun. Namun ketika Anda merokok, kemampuan hati untuk menyaring racun dari darah menurun, karena racun yang ada di dalam rokok terlalu banyak dan kemudian terkumpul menjadi banyak jika Anda sering merokok. Apalagi jika kebiasaan merokok ini disertai dengan kebiasaan mengonsumsi alkohol, dapat diperkirakan bahwa masalah pada hati Anda akan semakin bertambah buruk. Gangguan hati yang ditimbulkan dari kebiasaan merokok adalah sirosis dan kanker hati.

4. Meningkatkan risiko penyakit Crohn

Penyakit Crohn adalah penyakit peradangan kronis yang terjadi pada usus dan disebabkan adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Namun dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit Crohn. Sehingga, apabila Anda terbiasa merokok, maka Anda berpeluang untuk mengalami penyakit ini.

Para ahli menyimpulkan bahwa kebiasaan merokok dapat mengakibatkan aliran darah ke usus menurun, sistem pertahanan usus terganggu, serta adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan sehingga penyakit Crohn ini bisa terjadi pada orang yang merokok.

5. Terbentuknya batu empedu

Beberapa penelitian menunjukan bahwa batu empedu bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok. Batu empedu terbentuk dari cairan empedu yang mengeras menjadi batu. Ukuran dari batu empedu yang terbentuk pada setiap individu berbeda-beda.

6. Memperbesar peluang untuk mengalami radang pankreas

Pankreas adalah organ yang berada di bagian belakang perut dan dekat dengan usus dua belas jari. Organ ini berperan dalam mengatur kadar gula darah dan metabolisme beberapa zat gizi. Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan peluang seseorang untuk mengalami peradangan pada pankreas atau pankreasitis.

7. Kanker pada berbagai organ di sistem pencernaan

Sel kanker dapat tumbuh dan berkembang di mana saja dan kebiasaan merokok bisa meningkatkan risiko dari kanker. Pada sistem pencernaan, kebiasaan merokok dapat mengakibatkan kanker tumbuh pada mulut, pita suara, esofagus, hati, usus, lambung, pankreas, dan rektum.

Apakah efek rokok pada sistem pencernaan ini dapat hilang dan disembuhkan?

Tentu saja beberapa gangguan sistem pencernaan akan hilang ketika Anda berhenti merokok. Contohnya saja, gejala tukak lambung akan mereda beberapa saat setelah Anda berhenti merokok.  Yang jelas, dengan berhenti merokok gejala dan masalah yang timbul pada sistem pencernaan akan berkurang dan sebaliknya, semakin sering Anda merokok maka gangguan yang timbul akan semakin buruk.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Pernah merasakan tidak bisa kentut? Tentu rasanya sangat mengganggu dan membuat perut terasa sakit. Tenang, atasi masalah susah kentut dengan cara alami ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
badan sakit setelah olahraga

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tidak enak badan

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit