Tips Berkomunikasi Dengan Bayi yang Berumur 8-12 Bulan

Oleh

Pada usia ini, bayi Anda mungkin sudah dapat menyebutkan “mama” atau “papa” untuk pertama kalinya, dan dapat berkomunikasi menggunakan bahasa tubuh, seperti menunjuk dan menggelengkan kepalanya.

Bayi Anda akan lebih memperhatikan ucapan dan gestur Anda dan berusaha keras untuk mengikuti Anda – jadi, berhati-hatilah dengan ucapan Anda!

Bagaimana bayi berkomunikasi

Bayi pada umur ini akan mulai menguji kemampuan verbal dan mulai mempersiapkan kata pertamanya. Dari celoteh konstan seperti “bababa”, mereka akan mulai mengucapkan silabel yang dapat dipahami, seperti “ga”, “ba”, dan “da”. Dengan melihat kegembiraan orangtuanya saat mendengar kata “papa” atau “mama”, bayi akan belajar menghubungkan kata dan artinya.

Bahkan sebelum bayi berbicara, mereka dapat berkomunikasi melalui gestur tubuh—menunjuk, menggelengkan kepala, dan melambaikan tangan untuk menunjukan “dadah” dapat menunjukan kemampuan mereka berkomunikasi, mengerti, dan menanggapi bahasa.

Anda akan mengetahui bahwa bayi Anda ternyata mengerti ketika Anda bertanya “di mana papa?” dan anak Anda akan menengok pada ayahnya, atau menunjuk ke arah ayahnya, atau ketika Anda mengatakan, “Cari bola biru” dan dia akan merangkak ke arahnya. Bayi Anda seharusnya dapat merespon dengan baik namanya sendiri, dan menengok (atau paling tidak terhenti sejenak) ketika Anda berkata “No!”

Di akhir tahun pertamanya, bayi Anda akan mengikuti permintaan sederhana dari Anda (“Ayo dadah!”), menyukai cilukba, mengatakan “mama” dan “papa”, dan berceloteh dengan nada suara seperti sedang berbicara betulan.

Apa yang sebaiknya saya lakukan?

Teruslah berbicara dengan bayi Anda menggunakan nama dan bermain pengucapan kata berulang-ulang. Minta bayi Anda untuk menunjuk barang yang familiar dan cobalah tanya “Di mana cangkir?” atau tunjuklah bola dan tanyakan “Ini apa?” Cobalah tunggu sebelum Anda memberi tahu jawabannya. Anak Anda akan dapat menunjuk dan mengatakan “bah?” seperti bertanya.

Menamakan objek selama belajar dapat memberikan gambaran pada anak bahwa setiap benda memiliki namanya sendiri. Dari susu di pagi hari hingga teddy bear saat malam hari, memberi tahu namabenda familiar dapat membantu anak Anda mempelajari tentang apa yang biasa diucapkan dan memberikan informasi kapan dia dapat menggunakan kata yang tepat.

Belajarlah dengan seluruh tubuh:.Sentuh jari kaki bayi Anda dan katakan “jari kaki.” Atau tunjuk telinga Anda dan katakan “Telinga mama (atau papa).” Tatap bayi Anda ketika Anda berbicara sehingga dia dapat melihat ekspresi muka dan pergerakan bibir Anda.

Menggunakan kata-kata yang beritme dan berlagu dapat mendukung pembelajaran bahasa anak. Dengan mendengarkan kata, bayi dapat belajar mengenali dan mengulanginya. Menunjukan gestur tangan dan memperkaya jenis dan tempo musik akan membuat bayi Anda tetap tertarik. Bayi juga dapat merespon pada irama, sehingga dapat menunjukkan bahwa belajar bahasa itu sangatlah menyenangkan.

Bacalah buku dengan gambar yang besar dan berwarna, dan dukung anak Anda untuk membalikkan halaman. Berikan bayi kesempatan untuk “membaca” dan “menjawab” pertanyaan Anda.

Jika Anda khawatir

Pada umur 12 bulan, bayi biasanya:

  • Dapat merespon pada kata “tidak”
  • Mengikuti perintah sederhana
  • Menggunakan gestur sederhana, seperti menunjuk atau menggelengkan kepala
  • Mengatakan “mama” dan “papa”

Standard normal pada perkembangan bahasa pada bayi sangatlah luas. Jika Anda khawatir terhadap kemampuan berbicara atau mendengar bayi Anda, segera hubungi dokter.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca