Anak Menghadapi Masalah di Sekolah, Orangtua Harus Berbuat Apa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/05/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sebagai orangtua, pernahkah Anda diberikan catatan oleh guru si kecil atau sampai dipanggil ke sekolah? Ya, ini bisa jadi pertanda baik dan juga tidak. Bisa jadi anak mengalami masalah di sekolah. Entah anak yang kurang memerhatikan pelajaran, tidak mengerjakan PR, atau berbuat nakal pada teman sekelasnya.

Ketika hal ini terjadi pada Anda, jangan panik. Agar lebih jelas bagaimana cara menghadapi masalah di sekolah anak, simak tipsnya berikut ini.

Mendampingi anak yang punya masalah di sekolah

1. Tenang dulu, jangan bertindak berdasarkan emosi

pelecehan seksual anak

Tidak semua orangtua paham bagaimana anak mengikuti pelajaran atau bergaul dengan temannya di sekolah. Bila Anda dipanggil ke sekolah untuk membicarakan perilaku atau prestasi anak di sekolah, dengarkan dengan baik penjelasan dari gurunya. Dengan begitu, Anda tahu apa yang menjadi masalah anak di sekolah.

Hadapi masalah di sekolah anak dengan kepala dingin. Ingat, pertemuan Anda dengan guru bertujuan untuk menemukan solusi yang terbaik. Jadi, jangan langsung sibuk mencari pihak yang bisa disalahkan atau marah-marah ketika Anda belum paham betul bagaimana duduk perkaranya.

2. Boleh membela si kecil, tapi perhatikan dulu konteks dan akar masalahnya

Sumber: Lively Minds Tutoring

Mungkin sudah menjadi naluri setiap orangtua untuk melindungi dan membela anak dari tuduhan atau cap yang negatif. Akan tetapi, bukan berarti Anda harus menyalahkan orang lain dan membenarkan anak setiap saat. Cermati dulu konteks dan situasinya. Cari tahu kenapa anak punya masalah di sekolah, siapa saja yang terlibat, dan seperti apa peran guru-gurunya dalam masalah tersebut.

Kadang, bisa saja anak memang melakukan suatu kesalahan. Meski sulit untuk mengakuinya, Anda harus bersikap positif dan menjadi teladan bagi si kecil. Jangan malah mendukung anak atas pendapat atau perilakunya yang tidak benar, karena ia akan semakin merasa mendapat persetujuan dari orangtuanya untuk bikin masalah.

3. Bangun komunikasi yang baik dengan guru

alasan pergi ke konseling pernikahan

Sebagai orangtua, mengawasi perilaku anak itu penting. Namun, Anda tentu tidak bisa mengawasinya seharian penuh, apalagi saat anak berada di sekolah. Anda membutuhkan bantuan guru sebagai pendamping studi anak.

Itulah sebabnya penting untuk membangun komunikasi yang baik dengan guru untuk memantau bagaimana perilaku dan prestasi anak. Dengan begitu, anak lebih mudah untuk menghadapi masalah sekolah. Bahkan, permasalahan bisa diketahui lebih awal, misalnya saat anak menjadi korban bullying.

4. Tingkatkan komunikasi dengan anak di rumah

Bila Anda sibuk dan merasa kurang berkomunikasi dengan anak di rumah, maka sering-seringlah memulai obrolan ringan dengan anak. Tanyakan bagaimana anak menjalani hari-harinya di sekolah, apakah anak mendapatkan kesulitan atau tidak. Bukan cuma membangun kehangatan antara Anda dan anak, Anda juga menjadi lebih tahu berbagai hal yang dihadapi oleh anak. Termasuk bila ia mengalami masalah di sekolah.

Dengarkan dengan baik bagaimana anak Anda menjelaskannya, lalu tanyakan pendapat anak bagaimana solusinya. Bila solusinya kurang tepat karena pemikirannya yang masih sederhana, maka beri tahu cara terbaik untuk menyelesaikannya. Ini membantu anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri dan melatih rasa tanggung jawab anak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Mendidik Anak yang Sukses, Lakukan Tips Berikut Ini!

Siapa yang tak ingin punya anak sukses? Berikut berbagai tips dalam mendidik anak agar bisa menggapai sukses di masa depan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 11/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Mencegah Anak Shopaholic, Begini Caranya

Anak menjadi kecanduan belanja atau shopaholic memang merepotkan. Kita harus mencegahnya agar tidak terbiasa hingga dewasa. Berikut tips mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Parenting, Tips Parenting 27/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit
menghadapi amarah anak

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit