Bantu Anak Mengatasi Rasa Cemas dengan 4 Tips Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/02/2020 . 5 mins read
Bagikan sekarang

Rasa cemas merupakan dari emosi yang Anda rasakan setiap hari. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun juga merasakan kecemasan dan kekhawatiran. Sayangnya, kebanyakan anak masih belum mampu mengatasi rasa cemas dengan baik sehingga membutuhkan bantuan Anda.

Lantas, bagaimana cara Anda mengajarkan anak mengatasi rasa cemas? Simak ulasannya berikut ini.

Kenapa anak merasa cemas?

Rasa cemas hadir dapat muncul dalam kehidupan anak. Perasaan ini bisa hadir karena berbagai hal, seperti takut ditinggal sendirian atau menghadapi ujian. Bahkan, beberapa di antara juga merasa cemas karena siaran televisi yang berisi perang, penculikan, atau bencana alam.

Adanya kecemasan ini memang membuat anak jadi tidak percaya diri dengan kemampuannya. Namun, secara diam-diam, kecemasan membantu anak untuk fokus pada suatu hal dan melakukan sesuatu dengan hati-hati.

Munculnya rasa cemas pada anak adalah hal yang wajar. Akan tetapi, si anak harus mampu mengatasinya. Bila tidak, kecemasan akan terus bertumpuk dan dapat menimbulkan stres maupun perasaan tertekan.

Tips membantu anak mengatasi rasa cemas yang mengganggu

Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, ada beberapa anak yang berhasil menghadapi kecemasan dengan baik, ada pula yang tidak. Anda tidak perlu khawatir.

Sebagai sosok yang sangat dekat dan dipercaya oleh anak, Anda memiliki peran penting untuk membantunya mengatasi rasa stres. Coba ikuti beberapa cara berikut ini dalam membantu anak untuk mengatasi rasa cemas, yang dilansir dari laman Kids Health.

1. Cari tahu apa yang mereka cemaskan

menghadapi anak diskors

Kecemasan yang dirasakan anak dapat disebabkan oleh berbagai hal. Untuk membantu si kecil mengatasinya, Anda perlu mencari tahu lebih dahulu penyebabnya. Anda mendapatkan hal ini dari mengamati bagaimana kegiatannya di sekolah, menanyakan pada guru, pengasuh, atau temannya.

Untuk memastikan, tidak ada salahnya menanyakan kecemasan tersebut langsung pada si kecil. Dorong anak untuk belajar mengungkapkan apa yang ia rasakan dan dengarkan baik-baik penjelasannya.

Membantu anak mengungkapkan apa yang dirasakannya bisa menjadi salah satu cara mengajarkan anak mengatasi rasa cemas.

Saat Anda bertanya, pilih kata-kata yang tidak mengintimidasinya. Ketimbang bertanya, “Kamu takut ujian besok, ya?” akan lebih baik jika Anda bertanya, “Menurut Adek ujian besok, gimana?”

Memberi pertanyaan yang menyudutkan bisa membuatnya jadi merasa “kecil”. Untuk itu, ajukan pertanyaan yang lebih terbuka sehingga anak bisa memandangnya dari sisi baik dan buruknya. Pada beberapa kasus, menjadi pendengar yang baik bisa membantu meringankan rasa cemas yang dirasakan si kecil.

2. Tunjukkan rasa peduli

cara mengatasi anak tidak mau mendengarkan orangtua

Kiat selanjutnya yang bisa Anda terapkan untuk membantu anak mengatasi rasa cemas adalah menunjukkan kepedulian. Menganggap remeh hal yang dicemaskan anak, tidak akan membuat perasaannya jadi lebih baik. Sebaliknya, ia akan semakin menjadi tidak percaya diri dan kesulitan untuk melawan rasa cemas.

Setelah Anda mendengarkan ungkapan kekhawatiran di kecil, tunjukkan bahwa Anda mengerti apa yang dirasakan dan siap sedia membantunya menghadapinya. Iya, ibu ngerti kok, ujian besok itu gak gampang. Kalau gitu, ayo kita belajar. Nanti, ibu bantu, oke?”

Memberikan komentar demikian, menempatkan posisi Anda sebagai sosok bagi si kecil untuk bersandar. Dengan begitu, anak akan merasa mendapat dukungan dan kenyamanan sehingga bisa menghadapi kecemasan dengan lebih positif.

Selain membantunya untuk melawan kecemasan, membuka percakapan seperti ini juga bisa mempererat hubungan satu sama lain.

3. Arahkan anak untuk memikirkan solusi

mengembangkan kemampuan anak

Agar kecemasan yang dirasakan anak dapat berkurang, tentu harus ada tindakan yang ia lakukan. Namun, terkadang anak-anak yang mudah cemas cenderung memikirkan berbagai hal yang sebenarnya belum tentu akan terjadi.

Ketimbang sibuk memikirkan hal-hal yang buruk yang akan terjadi, lebih baik Anda mengarahkan untuk fokus pada satu masalah saja.

Memusatkan anak pada satu hal yang dicemaskan, membantunya mengurangi pikiran negatif. Tentunya, hal ini bisa membantu anak dalam mengatasi rasa cemas.

Saat rasa cemasnya mulai berkurang, inilah saat yang tepat bagi Anda untuk mengarahkan dirinya untuk memecahkan masalah.

Contohnya, anak yang khawatir dengan ujian yang akan ia hadapi, bisa Anda ajak untuk belajar bersama. Bahas soal-soal ujian yang menurut si kecil sulit untuk dikerjakan dan temukan cara termudah untuk mengerjakannya.

4. Jadikan diri Anda sebagai contoh baginya

anak menerima kekalahan

Pelajaran penting yang paling kuat dalam membantu anak untuk mengatasi rasa cemas adalah menjadi sosok yang bisa dijadikan panutan. Setiap Anda menghadapi sesuatu di luar rencana, hadapi ini dengan tenang.

Jangan marah maupun terburu-buru karena ini bisa memperlihatkan bahwa Anda tidak bisa mengatasi kecemasan dengan baik.

Selain dari tindakan, ada kalanya Anda menceritakan kecemasan yang Anda alami dan bagaimana cara Anda menghadapinya pada anak. Dari percakapan inilah, si kecil akan lebih memahami sikap Anda dalam melawan kecemasan.

Jika anak masih kesulitan mengatasi kecemasannya walaupun Anda sudah membantunya, sudah waktunya Anda minta bantuan dokter atau psikolog anak. Jangan biarkan kecemasan tersebut mengganggu aktivitas anak hingga membuatnya stres dan jatuh sakit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Penyebab Kulit Kita Bisa Merinding

Saat nonton film horor atau berada di tempat yang sangat tinggi, kulit bisa merinding ketakutan. Nah, ini dia penjelasan kenapa tubuh bereaksi seperti itu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13/06/2020 . 4 menit baca

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Setiap orang pernah mengalami stres. Tapi tidak semua orang mengalami depresi atau gangguan kecemasan. Lalu, apa bedanya stres dan depresi serta kecemasan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Psikologi 09/06/2020 . 6 menit baca

Bagaimana Stres Memicu dan Memperparah Gejala IBS?

Stres dan cemas ternyata memengaruhi kualitas hidup orang dengan IBS. Bagaimana bisa terjadi dan adakah cara untuk mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Pencernaan, Health Centers 06/06/2020 . 3 menit baca

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Pertolongan pertama saat stres: gunakan minyak esensial untuk meredakan stres. Apa saja jenis minyak esensial dan bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 menit baca
sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
pro kontra antidepresan

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 menit baca
olahraga mengurangi cemas depresi

3 Jenis Olahraga yang Bantu Mengurangi Perasaan Cemas dan Depresi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca