Tips Menanamkan Jiwa Kepemimpinan Dalam Diri Anak

Oleh

Tanggal update Agustus 16, 2017
Bagikan sekarang

Coba perhatikan sosok-sosok terkenal yang sukses dalam usahanya di bidang masing-masing. Semua tokoh yang sukses memiliki satu ciri yang sama, yaitu jiwa kepemimpinan yang besar. Tak seperti banyak dugaan orang, jiwa kepemimpinan itu dibangun dari nol, bukannya didapatkan begitu saja dari lahir. Maka, sebagai orangtua Anda bertanggung jawab untuk menanamkan jiwa kepemimpinan dalam diri putra dan putri Anda sejak dini. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa tips jitu membangun sosok pemimpin ideal.

Apa saja kualitas dari seorang pemimpin?

Untuk menanamkan jiwa kepemimpinan dalam diri anak, Anda harus memahami dulu apa saja kualitas yang harus dimiliki seorang pemimpin. Setelah itu, Anda bisa mengembangkan dan membiasakan anak untuk mencapai kualitas-kualitas tersebut. Lebih jelasnya lagi, simak empat kualitas utama tersebut di bawah ini.

1. Kepercayaan diri

Bangun kepercayaan diri anak dengan cara menggiring anak menemukan minat dan bakatnya. Kalau anak bisa mengembangkan diri dalam bidang yang disukainya, anak akan jadi lebih termotivasi dan percaya diri dalam berjuang. Untuk melatih kepercayaan diri anak, hindari kata-kata yang membuat anak merasa rendah diri seperti, “Kamu mana bisa menyelesaikan novel itu dalam waktu seminggu.”

BACA JUGA: Orang yang Suka Baca Buku Hidup Lebih Bahagia

Ketika anak berhasil mengerjakan sesuatu, jangan berikan pujian atau hadiah yang berlebihan. Ini supaya anak tahu bahwa dia memang mampu menyelesaikan suatu tugas dan sudah menjadi tanggung jawabnya untuk mengusahakan yang terbaik. Misalnya anak berhasil dapat nilai ulangan tertinggi di kelas, cukup puji dengan kalimat seperti, “Tuh kan, Ayah/ Ibu tahu kalau kamu serius belajar kamu pasti bisa dapat nilai bagus begini. Teruskan usahamu ya, Nak.”

2. Kemampuan organisasional

Menanamkan jiwa kepemimpinan berarti si kecil harus terbiasa mengatur waktu, mengukur kemampuannya, dan bersikap disiplin. Ajari anak untuk membuat jadwal harian dan menepatinya, misalnya pukul berapa anak harus bangun, siap-siap ke sekolah, bermain, mengerjakan PR, dan tidur. Anda juga harus menjadi teladan dalam hal ini, contohnya dengan selalu bangun tepat waktu dan mengantar anak ke sekolah di jam yang sama.

BACA JUGA: Mengatakan “Tidak” Pada Anak, Baik Atau Buruk?

3. Kemampuan memecahkan masalah

Seorang pemimpin harus bisa mencari solusi dan memecahkan masalah, dalam kondisi yang sulit sekalipun. Untuk mengajarkan kemampuan ini, biasakan untuk membiarkan anak mengambil pilihannya sendiri. Jangan terbiasa untuk menentukan segala hal baginya. Dengarkan anak dan selalu tanyakan pendapat mereka. Dengan begitu, Anda bisa membantu anak ketika ia harus menyelesaikan suatu masalah.

Kalau anak mengambil pilihan yang salah atau keputusannya tidak berujung baik untuknya, jangan langsung memarahi atau menyalahkan anak. Pengalaman ini justru jadi kesempatan yang baik untuk menunjukkan bahwa setiap tindakan ada konsekuensinya. Lebih baik ajak anak untuk merenungkan kembali hal apa yang seharusnya dilakukan saat itu. Di kesempatan berikutnya anak pun akan mempertimbangkan setiap pilihan dengan lebih matang.

4. Kecerdasan emosional

Pemimpin yang baik juga harus bekerja dan berinteraksi dengan orang lain. Maka, anak perlu mengasah kecerdasan emosionalnya. Bantu anak untuk menjadi lebih peka terhadap emosi dan keadaan orang lain. Misalnya dengan menceritakan anak soal hari Anda. Dari situ, mintalah anak untuk menebak perasaan Anda. Setelah itu, mintalah anak untuk menceritakan soal harinya dan menuangkan segala perasaannya. Dengarkan dengan saksama tanpa memotong pembicaraannya. Dari situ anak akan belajar untuk menghargai dan memahami orang lain serta dirinya sendiri.

BACA JUGA: 9 Cara Mudah untuk Melatih Kecerdasan Emosional

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi

Perkembangan Anak Usia 12 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Memasuki usia 12 tahun, anak Anda masih akan mengalami berbagai tahapan perkembangan yang baru. Apa saja yang akan dialami anak pada usia ini?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari

Direkomendasikan untuk Anda

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Mei 18, 2020
Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal tayang Mei 17, 2020
Tahap-tahap Perkembangan Anak Usia 6-12 Tahun

Tahap-tahap Perkembangan Anak Usia 6-12 Tahun

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal tayang Mei 14, 2020
4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal tayang Mei 14, 2020