Mempersiapkan Anak Kembali Bersekolah Setelah Pengobatan Kanker

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/04/2020
Bagikan sekarang

Bagi anak, sekolah tak hanya tempat belajar, namun juga bermain dan kesempatan untuk bertemu teman-temannya. Namun, arti sekolah tidak lagi seperti itu pada anak kanker. Anak yang terkena kanker kebanyakan kehilangan kesempatannya untuk bersekolah dan bermain. Ketika pengobatan sudah selesai dan kembali ke sekolah bisa menjadi tantangan baru atau bahkan dapat membuatnya lebih nyaman.

Tetapi, sebagai orangtua pasti Anda khawatir dengan kondisi anak yang baru saja melewati pengobatan. Jangan cemas, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut untuk mempersiapkan si kecil kembali ke sekolah. Lalu bagaimana cara membantu anak kanker beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya?

Bagaimana membantu persiapkan anak kanker untuk kembali ke sekolah?

Pada awalnya mungkin akan terasa sangat sulit untuk melepas anak kembali melakukan aktivitasnya. Namun, Anda harus ingat bahwa anak Anda juga butuh untuk beraktivitas dan hidup normal kembali seperti anak seusianya. Kembali ke sekolah adalah langkah awal untuk si kecil mendapatkan hidup yang normal.

Wajar memang Anda akan merasa khawatir, takut si kecil menjadi kelelahan, tidak dapat mengikuti pelajaran, atau bahkan dikucilkan oleh teman-temannya. Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantunya beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya. Apa saja?

1. Pastikan bahwa kondisi anak Anda dalam keadaan baik

Anak mungkin terlihat sehat dan siap untuk bersekolah lagi, namun sebelumnya Anda harus memastikan jika kondisi fisik anak memang mendukung. Anda dapat menanyakan pada dokter yang menangani si kecil terkait kondisi tubuhnya dan apakah boleh kembali sekolah. Selain itu, tanyakan juga kegiatan apa yang boleh dilakukan dan dihindari.

2. Komunikasikan pada pihak sekolah

Setelah memastikan kondisi tubuh si anak, hal penting yang harus dilakukan sebelum anak masuk sekolah adalah berkomunikasi dengan pihak sekolah. Tentunya, anak Anda memiliki kebutuhan khusus dan unik, berbeda dengan teman-temannya yang lain. Sehingga, Anda perlu memberitahu wali kelas bahkan guru-guru yang lainnya tentang beberapa hal seperti:

  • Tipe kanker yang diderita anak
  • Pengobatan apa saja yang dijalani dan jadwal pengobatannya (jika masih dalam masa pengobatan)
  • Pantangan apa saja yang harus dihindari anak selama di sekolah, seperti tidak boleh mengikuti pelajaran olahraga.
  • Risiko atau gangguan kesehatan apa saja yang mungkin terjadi ketika anak berada di sekolah, seperti gejala mual, muntah, atau demam. Lalu beritahukan pertolongan pertama yang harus dilakukan ketika hal tersebut terjadi

Pastikan bahwa semua guru yang terlibat dan mengajar anak, mengetahui kondisi anak Anda. Sehingga, mereka dapat membantu si kecil ketika proses belajar berlangsung.

3. Motivasi anak Anda untuk kembali bersekolah

Tidak sedikit anak kanker takut untuk kembali masuk sekolah. Hal ini karena mereka malu, tidak percaya diri, dan merasa berbeda dengan teman-temannya yang lain. Mereka juga takut dengan reaksi teman-temannya ketika melihat fisik mereka.

Anda dapat memberinya dukungan dan pengertian bahwa pihak sekolah, entah itu guru atau teman-temannya akan membantu ia ketika menjalani proses belajar. Wajar bila pada awalnya anak Anda merasa tidak nyaman, oleh karena itu di hari-hari pertama, Anda dapat menemani dan menunggunya di sekolah.

4. Mencegah kemungkinan infeksi

Anak kanker sangat rentan terserang berbagai infeksi bakteri atau virus di sekitarnya. Karena itu, pastikan bila memang teman-teman satu kelasnya tidak sedang mengalami penyakit infeksi serius, seperti campak atau cacar

Anda bisa meminta bantuan wali kelas atau tim kesehatan yang ada di sekolah untuk memastikan bahwa tak ada teman kelas anak Anda yang sedang mengalami penyakit tersebut. Selain itu, Anda juga dapat memakaikan masker pada anak Anda untuk menghindarinya terkena kontaminasi virus atau bakteri di sekitarnya.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Cancer.org. (2017). Children Diagnosed With Cancer: Returning to School. [online] Available at: https://www.cancer.org/treatment/children-and-cancer/when-your-child-has-cancer/returning-to-school.html  [Accessed 28 Jul. 2017].

Verywell. (2017). Helping Your Child Return to School After Cancer. [online] Available at: https://www.verywell.com/back-to-school-for-cancer-kids-2252218  [Accessed 28 Jul. 2017].

 

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Menjaga Kesehatan Jiwa Anak-anak Penderita Kanker

Penanganan kanker pada anak tidak melulu soal pengobatan kuratif, tapi juga ada pengobatan psikologis untuk kesehatan jiwa mereka.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

Berbagai Gejala Kanker Darah Pada Anak yang Harus Diwaspadai Ortu

Kanker darah bisa terjadi pada anak. Sebelum kondisi bertambah parah, orangtua wajib tahu apa saja gejala kanker darah yang mungkin terjadi pada anak.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Bisakah Kanker Payudara Menyerang Anak-anak?

Kanker payudara umumnya menyerang wanita dewasa. Namun, apakah mungkin kanker payudara terjadi pada anak-anak? Simak jawabannya di artikel berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

4 Gejala Umum Kanker Tulang Pada Anak yang Harus Diwaspadai Orangtua

Kanker tidak selalu langsung menimbulkan masalah berarti. Namun sebagai orangtua, sebaiknya Anda waspadai berbagai gejala kanker tulang pada anak yang umum.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Mengapa Neuroblastoma (Jenis Kanker Saraf) Bisa Terjadi pada Anak-Anak?

Mengapa Neuroblastoma (Jenis Kanker Saraf) Bisa Terjadi pada Anak-Anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 11/03/2020
Sehat dan Bahagia Menjadi Perawat di Rumah Paliatif Anak

Sehat dan Bahagia Menjadi Perawat di Rumah Paliatif Anak

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 18/02/2020
Melawan Kanker Anak dengan Memperkuat Orangtua

Melawan Kanker Anak dengan Memperkuat Orangtua

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 10/02/2020
Data Anak Penderita Kanker di Indonesia dan Pentingnya Menjaga Mental Mereka

Data Anak Penderita Kanker di Indonesia dan Pentingnya Menjaga Mental Mereka

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/02/2020