Asah Kemampuan Si Kecil Mengorganisasikan Barang Dengan 4 Tips Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Saat masih kecil, apa pun yang anak lakukan perlu dibimbing, diarahkan, bahkan terkadang diperintahkan orangtua. Saat memasuki usia sekolah, akan ada banyak kegiatan yang harus anak lakukan. Untuk menghadapi perubahan tersebut, Anda perlu melatih anak untuk meningkatkan kemampuan mengorganisasikan sesuatu.

Jangan khawatir, ikuti beberapa tips mengasah kemampuan anak untuk mengorganisasikan sesuatu pada ulasan berikut ini.

Alasan perlu melatih anak mengorganisasikan sesuatu

Mengorganisasikan sama artinya dengan mengatur dan menyusun sesuatu. Kemampuan ini sangat diperlukan agar semua kegiatan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik.

Jika seseorang tidak dapat mengorganisasikan sesuatu dengan baik, hidupnya jadi tidak teratur. Ini bisa melibatkan berbagai hal, contohnya sering sekali telat karena tidak bisa mengatur waktu dengan baik atau kesulitan mencari barang karena sembarangan meletakkannya.

Dalam jangka panjang, hubungan dengan pasangan, keluarga, teman, bahkan rekan kerja dapat terkena dampak buruknya.

Bila terjadi pada anak, kasusnya memang tidak serumit orang dewasa. Namun, ketidakmampuan untuk mengorganisasikan sesuatu ini bisa membuatnya meninggalkan buku di sekolah, mudah kehilangan mainan, atau tidak bisa menjaga kamarnya tetap bersih dan rapi.

Tips melatih anak mengorganisasikan sesuatu

Agar si kecil mampu mengorganisasikan sesuatu dengan baik, Anda perlu melatihnya. Lebih mudahnya, ikuti beberapa tipsnya berikut ini

1. Buat rencana

memaksa anak belajar dan dapat nilai bagus

Ada banyak hal yang perlu diatur oleh anak, seperti waktu, kegiatan, dan benda-benda yang ia miliki. Untuk mengajari anak untuk mengorganisasikan semua itu, buatlah rencana terlebih dahulu. Ini akan mempermudah anak untuk belajar dan meningkatkan kemampuan tersebut.

Buatlah rencana untuk mengorganisasikan waktu, yakni membuat jadwal kegiatan. Kemudian, di hari berikutnya buatlah rencana untuk melakukan pekerjaan rumah. Ingat lakukan latihan ini secara perlahan agar si kecil lebih fokus dan dapat beradaptasi dengan baik.

2. Terapkan metode 1,2, dan 3

tips memilih buku anak

Suatu pekerjaan yang besar tentu akan lebih mudah dikerjakan secara bertahap. Teknik ini bisa Anda terapkan saat melatih anak untuk mengorganisasikan sesuatu.

Menurut laman Kids Health, anak-anak akan lebih mudah melaksanakan suatu tugas dengan metode 1,2, dan 3, yakni:

Metode 1: Belajar menyiapkan sesuatu

Melatih anak untuk mengorganisasikan sesuatu harus dimulai dengan keterampilan ini. Contohnya, bila si kecil ingin mengerjakan tugas sekolah di rumah, ia perlu menyiapkan buku dan peralatan menulis yang ia butuhkan.

Untuk memudahkannya, buat daftar peralatan yang ia butuhkan. Setelah mengumpulkan semua peralatan yang dibutuhkan, bantu si kecil untuk mengecek kelengkapannya. Metode ini tidak hanya memudahkan anak untuk melakukan suatu pekerjaan, tapi membantu anak untuk meningkatkan kerapian.

Metode 2: Belajar untuk memusatkan konsentrasi

Setelah menyelesaikan metode 1, si kecil harus belajar untuk memusatkan konsentrasi. Ia sangat perlu menguasai keterampilan ini agar tugas yang dikerjakan dapat selesai dengan baik.

Pastikan si kecil tidak mengalihkan perhatiannya pada hal lain yang bisa membuatnya tidak menyelesaikan tugas dengan baik, terutama di sela istirahat.

Jelaskan padanya bahwa waktu istirahat, digunakan untuk melepas penat dan mengisi kembali energi. Setelahnya, ia harus kembali mengerjakan tugasnya hingga selesai.

Metode 3: Selesaikan tugas dengan baik

Metode selanjutnya dalam melatih anak untuk mengorganisasikan sesuatu adalah membantunya menyelesaikan tugas hingga tuntas. Saat mengerjakan tugas sekolah di rumah, bantu ia mengecek kembali apa yang ia kerjakan.

Jika Anda menemukan kesalahan, minta si kecil untuk memperbaikinya. Setelah selesai, minta anak untuk merapikan buku dan peralatannya kembali ke dalam tas atau rak buku. Dengan begitu, si kecil akan terbiasa menyelesaikan sesuatu hingga tuntas dan rapi.

3. Libatkan anak dalam suatu kegiatan

anak membersihkan rumah

Tips selanjutnya untuk melatih kemampuan anak dalam mengorganisasikan sesuatu adalah melibatkannya dalam berbagai kegiatan. Anda bisa meminta bantuan anak untuk membersihkan rumah. Hal ini akan membantu anak untuk mengatur benda-benda di kamarnya tetap rapi dan menjaganya tetap bersih.

Saat membersihkan rumah, beri tahu anak berbagai peralatan yang dibutuhkan. Kemudian, jelaskan cara mengoperasikannya. Pengetahuan seperti ini akan berguna bagi anak dan mempermudahnya menyelesaikan suatu pekerjaan lebih cepat dan efektif.

Selain itu, melibatkan anak dalam suatu pekerjaan di rumah juga meningkatkan kemandirian anak. Itu artinya, ia akan semakin mampu mengorganisasikan sesuatu secara mandiri.

4. Jadilah pembimbing yang baik

mengembangkan kemampuan anak

Peran orangtua dalam melatih kemampuan anak untuk mengorganisasikan sesuatu adalah sebagai pembimbing. Anda harus mengawasi si kecil agar dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik. Saat ia ingin melakukan sesuatu yang mengganggu konsentrasi, ingatkan ia, “Selesaikan dulu tugasnya, nanti baru boleh main, ya.”

Jika Anda melihat ia mengalami kesulitan, tawarkan bantuan. Namun, jangan sampai keterlibatan Anda membuat si kecil jadi bergantung. Jadi, beri bantuan di situasi tertentu saja, sisanya ia tetap menyelesaikan sendiri.

Jika tugas dapat diselesaikan dengan baik, beri si kecil pujian. Hal ini bisa menimbulkan kepuasaan di hati si kecil dan memotivasinya untuk menjadi lebih baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Yuk, Coba Aktivitas Anak yang Seru Ini di Rumah

Meski hanya di rumah, orangtua dapat mendukung anak agar tetap aktif. Bagaimana caranya? Berikut ragam aktivitas agar anak tetap aktif meski hanya di rumah.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Parenting, Tips Parenting 24/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

Vitamin merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan anak. Lantas, jenis vitamin mana yang paling baik? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi tidak hanya tugas orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lalu, seberapa banyak kebutuhan cairan anak balita?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 14/04/2020 . Waktu baca 7 menit

Begini Cara Dekat dengan Anak Pasangan Tanpa Rasa Canggung

Bila Anda sedang menjalin hubungan dengan seorang single parent, tentu harus mendekatkan diri dengan anaknya. Berikut cara dekat dengan anak pasangan.

Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Seks & Asmara 18/03/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
akibat anak terlalu sering dibentak

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
aktivitas untuk anak gagap

3 Aktivitas Seru dan Menyenangkan untuk Si Kecil yang Gagap

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/06/2020 . Waktu baca 4 menit