3 Strategi Menjalin Komunikasi Dengan Anak Agar Hubungan Kian Erat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 09/11/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berkomunikasi dengan si kecil memang gampang-gampang susah, apalagi jika usianya masih cukup kecil. Anda harus tahu cara terbaik untuk komunikasi dengan anak supaya ia mengerti. Tak hanya itu, hubungan antara orangtua dan anak juga sangat dipengaruhi oleh cara berkomunikasi Anda , lho. Lalu, bagaimana strategi terbaik untuk komunikasi dengan anak?

Kunci menjalin komunikasi dengan anak

Ada 3 hal penting yang harus diperhatikan orangtua untuk menjalin komunikasi dengan anak, antara lain:

1. Tunjukan bahwa Anda selalu mendengarkannya

Bagaimana Anda menghadapi anak yang menceritakan keluh kesahnya di sekolah? Apakah Anda menanggapinya sambil lalu atau duduk sebentar mendengarkan pembicaraannya?

Ya, mendengarkan pembicaraan anak bukan hanya sekadar menanggapi pembicaraannya saja. Anda perlu memberikan perhatian secara fisik dan juga menunjukkan emosi. Hal ini akan menimbulkan kesan pada anak bahwa Anda peduli padanya.

Cara untuk menunjukkan keberadaan Anda saat si kecil berbicara adalah menatap kedua matanya, memegang tangannya, atau menempatkan tangan Anda di pundak atau lututnya. Saat Anda melakukan ini, luangkan waktu dan hentikan aktivitas yang Anda lakukan sejenak untuk fokus pada si kecil.

2. Berikan tanggapan setelah selesai bercerita

anak hiperaktif adalah

Menjadi pendengar yang aktif, mengharuskan Anda memberikan tanggapan saat si kecil berbicara. Sekaligus, meminta anak menceritakan lebih jelas atau mengulangi bagian tertentu yang tidak Anda pahami. Menunjukkan ketertarikan Anda saat anak bercerita, dapat Anda lakukan dengan berbagai cara, seperti:

  • Menganggukan kepala sebagai tanda Anda mengerti pembicaraannya
  • Mengeluarkan kata-kata pendek, “jadi begitu…”
  • Mengulangi kembali dua atau tiga kata terakhir yang diucapkan anak untuk mempertegas ceritanya
  • Mengucapkan “terus…” memberi tanda anak untuk menjelaskan lebih banyak

3. Ajukan beberapa pertanyaan

bangga pada anak

Selain menunjukkan perhatian, Anda mungkin perlu menanyakan beberapa pertanyaan. Pertanyaan yang Anda ajukan bukan hanya sekadar basa-basi. Namun, membantu anak untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuannya berpikir.

Namun, jangan ajukan berbagai pertanyaan sekaligus. Biarkan anak menjawab pertanyaan satu per satu. Bila pertanyaan tidak perlu penjelasan lebih, hindari mengajukan pertanyaan yang tidak bisa dijawab anak, terutama mengenai pemecahan suatu masalah yang cukup sulit.

Hal-hal yang harus dihindari saat berkomunikasi dengan anak

Saat Anda belajar menjadi pendengar yang baik untuk anak sekaligus berusaha meningkatkan hubungan anak dengan orangtua yang erat, ada beberapa hal yang harus Anda hindari, seperti:

  • Tidak memotong pembicaraan anak. Biarkan anak melengkapi ceritanya hingga selesai. Jika tidak, sikap Anda yang memotong pembicaraannya ini bisa memancing kekesalan anak pada Anda.
  • Perhatikan kembali ucapan Anda. Meski Anda hari itu sedang bad mood, jangan sampai perubahan emosi ini membuat Anda mengeluarkan nada bicara tinggi, ketus, atau bahkan memarahinya. Jadi, Anda harus tetap mengendalikan emosi dan mampu menyesuaikan emosi dengan suasana pembicaraan.
  • Tidak membebankan anak untuk menjawab semua pertanyaan Anda. Pertanyaan yang Anda tanyakan tidak semuanya bisa dijawab oleh si kecil. Jangan kecewa, Anda mungkin perlu memberinya beberapa pilihan mana yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan tersebut.
  • Jadi contoh yang baik. Komunikasi baik yang Anda terapkan pada anak, juga harus Anda terapkan pada anggota keluarga yang lain, pada pasangan atau saudaranya yang lebih tua. Untuk apa? Perlu Anda ketahui bahwa anak-anak cenderung belajar dan meniru banyak hal dari orangtuanya. Jika Anda jadi contoh yang baik, anak juga akan mengikuti sikap baik Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Kemarahakn yang muncul dari anak tanpa diketahui alasannya kerap membuat Anda jengah. Begini cara menghadapi ledakan amarah anak dengan baik.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Mendidik Anak yang Sukses, Lakukan Tips Berikut Ini!

Siapa yang tak ingin punya anak sukses? Berikut berbagai tips dalam mendidik anak agar bisa menggapai sukses di masa depan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 11/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit