Perhatikan 6 Hal Ini Saat Berenang Bersama Sang Buah Hati

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Masih bingung menentukan kegiatan menyenangkan bersama buah hati di akhir pekan nanti? Tenang, Anda bisa mengajak si kecil untuk belajar berenang. Selain menyenangkan, berenang juga menyehatkan karena merangsang saraf-saraf di otak bekerja lebih baik. Namun, Anda harus siap siaga menjaga keselamatan anak saat berenang. Simak beberapa hal yang perlu diperhatikan di bawah ini saat anak berenang bersama Anda.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat anak berenang

Berenang bisa jadi pilihan aktivitas yang menyenangkan. Namun, risiko cedera saat berenang sangat mungkin terjadi pada si kecil. Oleh karena itu, orangtua harus waspada dan memerhatikan si kecil saat ia berada di sekitar kolam renang seperti berikut ini.

1. Jangan meninggalkan anak sendirian

Baik di kolam renang umum atau yang ada di rumah, jangan pernah membiarkan anak berenang sendiri atau berada di dekat kolam renang, Jika Anda memang harus pergi sebentar, ajak anak untuk mengikuti Anda atau titip sebentar pada orang yang Anda kenal untuk menjaganya.

2. Beri tahu batas area yang boleh dimasuki anak

Meski Anda mengawasi anak, Anda perlu memberi tahu sejauh mana batasan ia boleh bermain. Apalagi jika Anda pergi ke kolam renang umum yang biasanya area anak-anak dan orang dewasa dicampur. Tegaskan pada anak-anak untuk tidak bermain di sekitar kolam renang untuk orang dewasa.

3. Gunakan perlengkapan renang yang lengkap

Perlengkapan renang standar seperti ban, kacamata, dan sumbat telinga saat renang juga harus disiapkan. Peralatan tersebut dapat mencegah anak tenggelam, kemasukan air ke dalam telinga, dan membuat matanya perih. Selalu siapkan peralatan ini sebelum Anda pergi berenang dan pakaikan dengan benar.

4. Selalu pasang mata Anda

Anak yang sudah lebih besar, mungkin tidak perlu Anda ekori terus saat ia berenang. Namun, mata Anda harus mengikuti kemana ia pergi. Untuk itu, jauhkan segala hal yang dapat mengganggu, seperti bermain ponsel yang bisa mengalihkan perhatian Anda.

5. Pastikan anak selalu dalam jangkauan Anda

Anak usia 5 tahun, masih belum bisa berenang dengan baik. Jadi, Anda juga ikut terjun ke dalam air selama ia berenang. Tujuannya, untuk memastikan anak selalu dalam jangkauan Anda. Dengan begitu, ketika si kecil mengalami masalah, Anda dapat dengan cepat membantunya.

6. Mengikutsertakan anak les renang

Mempelajari cara berenang pada anak mengurangi risiko tenggelam. Ini bisa dilakukan sejak ia masih bayi, yaitu usia 6 bulan. Jika Anda kesulitan dan masih ragu cara yang benar dalam melatihnya, Anda bisa meminta bimbingan pelatih renang. ketika usianya sudah mencapai 3 tahun ke atas, Anda bisa mendaftarkan anak untuk les renang.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca