4 Ide Kegiatan Bersama Si Superhero Kecil untuk Belajar Rasa Hormat

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/08/2019
Bagikan sekarang

Menanamkan rasa hormat sejak dini sangat penting bagi perkembangan diri anak hingga kelak ia tumbuh dewasa. Anak mungkin telah belajar soal pentingnya menghormati serta menghargai sesama dari film-film superhero favoritnya.

Nah, anak juga dapat mengikuti sikap baik dan menjadi seorang Superhero Kecil seperti tokoh idolanya. Orangtua bisa menumbuhkan rasa hormat dalam diri si Superhero Kecil melalui berbagai kegiatan yang sederhana, lho. 

Ide kegiatan anak untuk menanamkan rasa hormat

Menjadi Superhero Kecil tidak harus selalu melawan kejahatan besar layaknya di film. Dimulai dari hal-hal sederhana seperti memperlakukan orang lain dan alam di sekitarnya dengan penuh hormat, anak dapat mewujudukan perannya sebagai pahlawan yang berjasa. 

Ini dia berbagai kegiatan yang bisa dilakukan untuk menanamkan rasa hormat dalam diri anak.

1. Membaca kisah-kisah tentang rasa hormat

Membacakan kisah-kisah tentang rasa hormat merupakan salah satu kegiatan yang bisa Anda lakukan bersama anak menjelang tidur. Mengapa?

Anak-anak umumnya menyukai cerita karena memudahkan mereka untuk lebih mengerti tentang kehidupan melalui hal-hal yang mereka sukai, seperti kisah binatang atau cerita rakyat dengan nilai hormat pada orangtua seperti Malin Kundang. Melalui kisah-kisah tersebut, anak dapat mengembangkan pemahaman dan rasa hormat yang ditanamkan di dalam cerita tersebut. 

2. Mengajak anak menghargai alam

manfaat puasa untuk anak

Untuk menanamkan rasa hormat secara mendalam, Anda dapat membimbing anak untuk menghargai alam dan segala isinya. 

Hal ini dapat dilakukan dengan cara-cara yang sederhana. Mulai dari merawat hewan peliharaan hingga binatang yang ada di sekitar mereka seperti kucing. Beri arahan pada anak bagaimana caranya memperlakukan hewan, yaitu dengan penuh kasih sayang, jangan dengan kasar. Ajak juga anak untuk menanam pohon, menyirami tanaman, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Tujuannya yaitu untuk menumbuhkan pemahaman di dalam diri anak bahwa semua yang ada di dunia ini sangat berharga dan layak diperlakukan dengan baik dan penuh hormat. Pada dasarnya anak mempunyai empati yang tinggi dan perasaan yang sensitif, sehingga mengenalkan alam kepada mereka akan lebih mudah.

3. Masak dan makan bersama keluarga

makan bersama keluarga

Kebiasaan makan bersama keluarga di meja makan ternyata menjadi kegiatan yang bisa menanamkan rasa hormat dalam diri anak. Ya, makan bersama adalah ajang memperkenalkan anak pada sopan santun dan cara bersikap yang baik.

Misalnya mengatakan, “tolong” supaya diambilkan nasi, “terima kasih” pada orang yang telah menyiapkan makanan, dan “maaf” bila si kecil melakukan kesalahan seperti tak sengaja menyenggol gelas minum atau menjatuhkan sendoknya. 

Selain itu, memasak makanan dan memakannya bersama-sama dapat menumbuhkan rasa syukur terhadap makanan. Anak jadi lebih menghargai orangtua yang harus menyiapkan masakan untuknya setiap hari. Sedangkan ketika anak membantu Anda memasak, tidak jarang mereka akan lebih senang melahap makanan yang mereka buat sampai tidak tersisa. 

4. Bermain atau berolahraga bersama

olahraga anak

Melakukan kegiatan fisik seperti bermain dan berolahraga ternyata dapat menumbuhkan rasa hormat terhadap satu sama lain. Ketika anak bermain bersama orang lain, mereka dituntut untuk bersikap sportif, adil, dan tidak boleh ingin menang sendiri. 

Misalnya permainan sepakbola membutuhkan 11 orang dan kerja sama tim yang baik untuk membobol gawang lawan. Bila anak hanya ingin menguasai bola untuk seorang diri dan tidak menghormati teman setimnya, sikap tersebut justru akan membuat tim mereka kalah. 

Olahraga dan permainan juga bisa mengasah kemampuan anak untuk tetap menghormati lawan mainnya, berlapang dada menerima kekalahan, sekaligus menghargai teman setimnya. Anak pun jadi bisa menanamkan rasa hormat pada orang lain.

Jangan lupa ajak anak untuk menjaga kebersihan diri

memandikan anak

Menanamkan rasa hormat memang bisa dilakukan lewat berbagai hal yang menantang bagi anak. Namun, jangan takut untuk mengajak anak bermain di alam bebas, berkeringat saat olahraga, atau ikut menyiapkan makanan di dapur.

Meski anak mungkin jadi kotor, Anda bisa memberikan perlindungan yang optimal agar anak tetap sehat, bersih, dan bebas dari kuman penyakit. 

Ajak buah hati Anda untuk menjaga kebersihan dirinya. Misalnya setelah bermain di taman, bermain dengan hewan peliharaan, berolahraga, memasak di dapur, atau merawat kebun di rumah, ingatkan anak untuk mencuci tangan dan mandi dengan sabun antibakteri yang sudah teruji secara efektif dapat melindungi dari 100 kuman. Sabun antibakteri ampuh membersihkan tubuh serta menjauhkan anak dari ancaman penyakit.

Biasakan anak agar menjaga kebersihan dirinya secara menyeluruh dan rutin. Dengan begitu, anak pun siap menjadi Superhero Kecil setiap saat.  

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Sebaiknya Orang Tua Mulai Memberikan Uang Saku?

Mengajarkan anak tentang uang lebih baik dilakukan sejak dini tapi tetap mempertimbangan tahapan pertumbuhannya tanpa membandingkan dengan anak lain.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Liburan untuk Latih Jiwa Sosial Anak: Camping hingga ke Panti Asuhan

Liburan tidak melulu soal hiburan. Waktu liburan juga bisa dimanfaatkan guna mengembangkan kemampuan diri anak, seperti membentuk jiwa sosial dan empatinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

5 Tips Mengajarkan Sopan Santun di Tempat Umum Kepada Anak

Mengajarkan sopan santun di tempat umum merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung perkembangan emosional anak. Lantas, bagaimana caranya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

5 Trik yang Harus Dilakukan Saat Si Kecil Enggan Mendengarkan Orangtua

Ortu mana yang tidak jengkel saat anak enggan mematuhi perintah. Sebelum tarik urat, yuk cari tahu cara mengatasi anak yang tidak mau mendengarkan orangtua.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

agar anak mau mendengarkan orang tua

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020
anak menjaga kebersihan lingkungan

4 Cara Mengajarkan Anak Menjaga Kebersihan Lingkungan

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 11/04/2020
anak merapikan mainan

7 Tips Mengajarkan Anak Agar Rajin Merapikan Mainan Sendiri

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/04/2020
mengajarkan anak untuk minta maaf

Tips Mengajarkan Anak Agar Mau Minta Maaf Saat Melakukan Kesalahan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/03/2020