Panduan Aman Memotong Kuku Anak Supaya Tidak Terluka

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Bayi maupun anak-anak masih belum paham dengan kebersihan. Mulai dari makanannya hingga kebersihan tubuhnya. Salah satunya kebersihan kuku tangan dan kaki. Sayang masih banyak orangtua yang memotong kuku anak tidak tepat sehingga ia malah terluka. Jadi, bagaimana cara memotong kuku anak yang aman? Simak panduannya berikut ini.

Cara memotong kuku anak yang aman

Merawat kuku bukan hanya sekadar menjaga penampilan saja, tapi juga kesehatan tubuhnya. Meski kukunya lebih lentur dan lembut, kuku bayi dan anak-anak cenderung lebih tajam.

Kuku mereka akan terus tumbuh dan memanjang. Kuku tangan tumbuh sangat cepat sehingga Anda harus memotongnya rutin beberapa kali seminggu. Sementara itu, kuku kaki biasanya tumbuh lebih lama.

Jika tidak dipotong, kotoran dan kuman dapat terjebak di dalamnya dan bisa masuk ke dalam tubuh ketika ia menggigiti kuku, mengisap jempol, atau ketika makan. Selain itu, kukunya dapat menggores kulitnya lebih mudah saat ia menggaruk.

Supaya tidak terluka, cara memotong kuku anak tidak boleh asal. Perhatikan panduan cara memotong kuku anak yang aman berikut ini.

1. Pilih gunting kuku yang sesuai

Meski bentuknya sama, tidak semua gunting kuku cocok untuk anak. Hindari menggunakan gunting kuku besar yang biasanya digunakan oleh orang dewasa. Pilihlah gunting kuku yang ukurannya lebih kecil atau gunting kuku khusus bayi yang ujungnya bentuknya bulat dan tidak tajam.

2. Cari tempat yang terang

Selain pilihan gunting kuku, Anda juga perlu mempertimbangkan tempat yang aman untuk memotong kuku anak. Hindari memotong kuku di tempat yang gelap. Nyalakan lampu bila perlu.

Cahaya remang-remang bisa membuat penglihatan Anda kurang tajam dan dikhawatirkan salah memperkirakan area kuku yang akan dipotong.

3. Potong kuku anak dengan benar

Memotong kuku sebaiknya dilakukan setelah mandi. Pasalnya, pada waktu tersebut kuku jadi lebih rapuh dan mudah untuk dipotong. Potonglah kuku bagian depan lurus, kemudian menyudut di bagian pinggirnya. Ini mencegah kuku tumbuh ke dalam.

4. Gunakan pelembap kuku

Setelah kuku selesai dipotong, Anda bisa memberinya pelembap khusus untuk kuku. Oleskan pelembap ini setelah mandi atau setelah mencuci tangan untuk mencega kuku kering dan mudah terbelah.

5. Cuci tangan rutin

Selain memotong kukunya, ajari anak untuk terbiasa mencuci tangan dengan sabun. Hal ini dilakukan untuk menghindari kotoran maupun kuman terjebak di antara kuku.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca