Tips Memilih Baju Bayi yang Aman untuk Kulit Sensitifnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 05/10/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Memilih bahan baju untuk bayi merupakan salah satu hal penting yang diperhatikan orangtua, selain kecukupan gizinya. Salah-salah, sembarangan membelikan baju untuk si kecil bisa membuat kulitnya iritasi atau bahkan biang keringat. Sedangkan pakaian yang ukurannya tidak tepat, entah kekecilan atau kebesaran, bisa membuat bayi sulit bergerak atau membelit tubuh bayi. Lalu, baju seperti apa yang paling baik untuk bayi? Simak tips memilih pakaian bayi di bawah ini.

Seperti apa bahan baju untuk bayi yang terbaik bagi kulitnya?

1. Bahan katun

Bahan baju untuk bayi yang paling aman dan nyaman adalah kain katun. Katun terbuat dari kapas lembut yang menyerap keringat dan tidak menimbulkan iritasi jika dikenakan bayi.

Namun lebih baik jika bahan katun yang digunakan terbuat dari katun organik. Katun organik terbuat dari kapas yang ditanam tanpa menggunakan bahan kimia dan pupuk, sehingga lebih lembut dan aman jika dikenakan bayi yang punya kulit sensitif.

2. Campuran katun dan bahan spandex

Selain bahan katun, Anda juga bisa memilih bahan baju untuk bayi dengan campuran bahan spandex. Campuran katun dan spandex bisa Anda kenakan pada bayi yang berusia 6 bulan hingga 2 tahun, ketika anak sedang aktif-aktifnya bergerak. Bahan spandex memiliki tekstur yang fleksibel dan mengikuti lekuk tubuh, sehingga tidak membuat gerak bayi terbatas.

3. Wol

Wol terbuat dari bulu domba, memiliki tekstur tebal dan hangat sehingga bisa menahan dingin, terutama ketika bayi sedang berada di cuaca atau musim dingin. Selain itu, kain berbahan bulu domba mudah kering jika terkena air, nodanya gampang dibersihkan dan merawatnya pun mudah.

Tips memilih pakaian untuk bayi

1. Pertimbangkan pakaian yang mudah dilepas pakai

Saat memilih baju untuk bayi, baiknya para orangtua mempertimbangkan pemakaian baju yang praktis dan tidak sulit untuk dipakai ke tubuh bayi. Hindari pakaian atau baju yang terdapat banyak kancing atau resleting pada pakaian bayi.

2. Pilih pakaian yang mudah dilepas ketika hendak mengganti popok

Saat membeli pakaian untuk bayi, orangtua juga harus mempertimbangkan kemudahan dan kenyamanan saat melakukkan penggantian popok. Baiknya, hindari memberli baju dengan model overall (baju monyet) yang akan menyulitkan Anda untuk mengganti popok.

3. Pilih ukuran yang pas, jangan terlalu kecil atau terlalu longgar

Terlepas dari faktor lainnya, Anda harus memastikan ukuran bajunya sudah tepat. Pakaian bayi atau anak yang terlalu longgar bisa saja menghilangkan unsur adem, hangat, dan kenyamanannya saat si kecil bergerak aktif. Sama halnya dengan membeli baju yang kekecilan, yang bisa membuat bayi merasa sesak, gerah, dan tidak nyaman bergerak. Karenanya, pilihan baju untuk bayi yang terbaik adalah yang pas badan, tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Tips ini akan membantu Anda menerapkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini. Yuk, cari tahu apa saja caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Parenting, Tips Parenting 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit

3 Aktivitas Seru dan Menyenangkan untuk Si Kecil yang Gagap

Orangtua bisa mendorong kemampuan berbicara anak yang gagap lewat aktivitas menyenangkan. Apa saja aktivitas yang cocok untuk anak gagap? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting 07/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit