Buku Cetak VS E-book, Mana yang Lebih Baik untuk Si Kecil?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 05/07/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Di era digital, semuanya jadi lebih mudah, praktis, dan dikemas lebih menarik. Ini berdampak pada banyak hal, salah satunya bahan bacaan anak. Sekarang bacaan anak tidak lagi berbentuk cetak, tapi juga e-book (buku elektronik). Walaupun buku cetak dan e-book sama-sama bermanfaat, mana yang sebaiknya dipilih untuk meningkatkan kemampuan dan minat baca anak?

Anak lebih baik baca buku cetak atau e-book?

“Membaca membuka jendela dunia.” Pepatah ini menggambarkan betapa pentingnya membaca. Bukan hanya dalam dunia belajar dan mengajar, melainkan dalam kehidupan sehari-hari.

Anak yang suka membaca biasanya lebih imajinati dan memiliki pengetahuan lebih banyak. Selain itu, perbendaharaan kata yang mereka miliki juga lebih luas.

Bahan bacaan tertentu, seperti puisi, cerita rakyat, atau cerita pendek lainnya juga dapat meningkatkan rasa empati anak.

Sangat banyak, bukan, manfaat membaca untuk anak? Itulah sebabnya, Anda perlu mengenalkan dan meningkatkan minat baca anak, baik dengan buku maupun e-book yang kini sedang naik daun.

Namun, antara buku cetak dan e-book, mana yang sebaiknya Anda pilih untuk anak baca?

Untuk mengetahui jawabannya, Dr. Tiffany G, Munzer dan rekannya dari University of Michigan melakukan sebuah penelitian. Sebanyak 37 orangtua dan anaknya diminta membaca e-book, buku cetak, dan video interaktif. Periset pun merekam kegiatan membaca anak dan orangtua ini untuk melihat interaksi dan minat baca.

Hasilnya menunjukkan bahwa anak yang baca buku cetak lebih unggul dibanding yang lain. Membaca buku cetak menciptakan peluang bagi anak dan orangtua untuk berinteraksi lebih dalam.

Anak lebih menaruh perhatian pada buku yang dibaca sambil menyentuhnya. Ia juga mendengarkan ucapan orangtuanya, sekaligus mengajukan banyak bertanya mengenai cerita dan gambar yang ada pada buku cetak.

Sementara, ketika anak baca dari e-book atau mendengarkan video interaktif akan terdapat lebih distraksi (gangguan), seperti warna, gerak, dan suara.

Semua itu membuat fokus anak terbagi-bagi dan cenderung ingin membalik halaman per halaman lebih cepat. Alhasil, informasi yang mereka dapat tidak diserap otak dengan baik.

Baca e-book ternyata juga memengaruhi kesehatan mata anak

anak main gadget

Selain banyaknya distraksi, e-book yang diakses melalui gadget, seperti ponsel layar lebar maupun tablet juga bisa memengaruhi kesehatan mata. Itulah sebabnya, anak lebih baik baca buku cetak ketimbang e-book.

Pantulan cahaya dari layar elektronik saat membaca e-book membuat mata jadi cepat lelah. Terutama pada e-book yang penuh dengan gambar warna-warni. Pantulan cahaya biru yang dihasilkan juga diketahui bisa mempercepat degenerasi makula (age-related macular degeneration/AMD).

AMD merupakan kerusakan retina secara perlahan yang bisa berujung pada kebutaan. Meski umumnya bisa terjadi pada orangtua di atas 50 tahun, kondisi bisa berkembang lebih cepat karena paparan cahaya dari gadget ini.

Anak boleh saja baca e-book, asal….

Baca buku fisik atau cetak memang lebih baik untuk anak ketimbang membaca e-book. Namun, bukan berarti anak sama sekali tak boleh membaca e-book.

Meski membawa efek samping pada mata, membaca e-book sebenarnya tidak jadi masalah. Asal jangan terlalu sering. Ingat membaca buku elektronik lewat gadget sama halnya dengan menonton TV atau main ponsel.

Mungkin, akan lebih tepat jika Anda membiarkan anak baca buku elektronik ini atau Anda membacakanya pada situasi tertentu. Misalnya, saat sedang pergi berlibur atau menginap di rumah keluarga yang lain. E-book dapat mempermudah Anda dan keluarga membaca di mana pun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Manfaat Membacakan Dongeng Sebelum Tidur untuk Tumbuh Kembang Anak

Meski si kecil belum tentu mengerti apa yang Anda bicarakan, membacakan dongeng sebelum tidur bagi anak tetap bermanfaat buat masa depannya. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Parenting, Tips Parenting 26/11/2017 . Waktu baca 6 menit

Manfaat Membaca Buku Cetak vs Digital, Lebih Sehat Mana?

Salah satu manfaat membaca buku adalah membuat kita tidur lebih nyenyak. Tapi, mana yang lebih sehat, buku cetak atau buku digital?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 12/01/2017 . Waktu baca 3 menit

Apakah Membaca Dalam Gelap Membuat Mata Rusak?

Sejak kita kecil, orangtua mungkin sudah sering melarang kita membaca di dalam gelap karena akan merusak mata. Tapi, apakah memang benar?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 11/09/2016 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

biblioterapi

Mengenal Biblioterapi, Terapi Baca Buku untuk Kesehatan Jiwa

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit
kebiasan sebelum anak tidur

5 Kebiasaan Baik Sebelum Tidur yang Harus Diajarkan Pada Anak Sejak Kecil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/09/2018 . Waktu baca 5 menit
manfaat baca buku untuk anak

3 Manfaat Penting Baca Buku untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 05/07/2018 . Waktu baca 4 menit
agar anak suka baca buku

Tips dan Trik Jitu Membiasakan Anak Agar Suka Membaca Buku

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 20/03/2018 . Waktu baca 3 menit