Perkembangan Bayi di Usia 46 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Bayi Usia 46 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 46 minggu (11 bulan 2 minggu)?

Menurut Denver II, pada usia 46 minggu atau 11 bulan 2 minggu, perkembangan bayi sudah mampu:

  • Berdiri sendiri tanpa berpegangan pada apa pun.
  • Menunjuk atau membuat gerakan untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.
  • Senang melihat buku dan setiap halamannya.
  • Berganti posisi dari tidur ke duduk, duduk ke berdiri, dan berdiri ke duduk kembali.
  • Berguling saat dalam posisi tiduran.
  • Mengatakan “dada” dan “mama” dengan jelas.
  • Mengoceh sendiri mengenai hal apa saja.
  • Menirukan suara yang ia dengar.
  • Memekik kencang.
  • Tertawa.
  • Mengatakan “ooh” dan “aah”.
  • Menepuk-nepuk dua benda yang ia genggam di kedua tangan.
  • Bertepuk tangan atau melambaikan tangan.
  • Meraih benda di sekitarnya.
  • Bermain dengan mainannya.
  • Makan sendiri meski belum rapi.
  • Mulai mampu mengutarakan keinginannya akan suatu hal.
  • Senyum sendiri atau pada orang lain.

Kemampuan motorik kasar

Bayi mungkin senang melihat-lihat buku bergambar dan membolak-balikkan halamannya, walaupun biasanya ia membalik lebih dari satu halaman sekaligus. Sediakan buku-buku dengan gambar yang menarik, dan buku yang kuat dan tebal, mungkin dari karton.

Anda bisa memberikan buku anak yang halamannya mudah dibalik dengan jari-jari kecil si buah hati. Untuk menambah variasi waktu membaca dan menemukan apa yang paling menarik baginya, cobalah cari di toko buku pada bagian anak-anak, atau saling tukar dengan teman seusianya.

Masuk di usia ini, keseimbangan tubuh bayi biasanya sudah semakin baik. Hal ini bisa Anda lihat dengan semakin mampunya si kecil untuk berdiri sebentar tanpa berpegangan pada apa pun.

Di awal ia mungkin terlihat goyah dan butuh berpengangan kembali. Namun, si kecil akan terus berusaha untuk bertahan pada posisinya, seperti meraih perabot atau benda yang terdekat dengannya saat tubuhnya hampir hilang keseimbangan.

Ini juga merupakan perkembangan bayi usia 46 minggu atau 11 bulan 2 minggu. Ada bayi yang hanya butuh waktu sebentar sampai benar-benar berhasil menyeimbangkan tubuhnya, hingga berjalan. Si kecil mungkin sudah mulai melangkahkan kaki walau tetap berpegangan dengan tangan Anda. Di sisi lain, ada juga bayi yang perlu melatih dirinya beberapa waktu. Rentang waktu sekiranya bayi bisa berjalan yakni sekitar 12-15 bulan.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Perkembangan bayi 46 minggu atau 11 bulan 2 minggu dalam berkomunikasi umumnya telah mampu memanggil “dada” dan “mama” dengan jelas.

Si kecil juga banyak berceloteh tentang apa pun, menirukan suara, tertawa, memekik kencang, hingga menyebut “uh uh” ketika menginginkan sesuatu.

Kemampuan motorik halus

Anda masih akan melihat si kecil senang meraih benda apa pun di sekitarnya, dan menepuk-nepukkan dua benda yang ia genggam di kedua tangannya. Ia juga dapat mengambil dua benda sekaligus.

Kemampuan sosial dan emosional

Sedikit demi sedikit, si kecil mulai menunjukkan kemampuan dalam mengutarakan keinginannya. Ia telah lebih handal saat melambaikan tangan tanda menyampaikan salam perpisahan, makan sendiri, dan bermain dengan mainannya.

Buah hati Anda bisa tersenyum kapan saja ia inginkan, entah saat sendiri maupun ketika diajak bicara oleh orang lain.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan bayi 46 minggu?

Bayi mungkin sudah mengalami masalah tak mau berpisah dengan ayah atau ibunya selama beberapa bulan terakhir. Ini wajar karena si kecil mengenal Anda sebagai orang yang selalu ada untuknya, dan merasa bergantung kepada Anda.

Untuk memudahkannya, Anda bisa pulang lebih cepat apabila sedang bekerja. Anda mungkin bisa meninggalkan anak di tempat penitipan anak atau dengan pengasuh di rumah. Namun, sebaiknya jangan memperpanjang masalah ini dengan berpamitan saat akan berangkat ke kantor sembari menunjukkan eksperi wajah yang sedih.

Ini termasuk dalam proses perkembangan bayi usia 46 minggu atau 11 bulan 2 minggu. Pasalnya, si kecil biasanya akan kembali senang tanpa butuh waktu lama. Anda bisa membantu bayi menjadi lebih mandiri dengan tidak terlalu sering berada di dekatnya. Tentu saja, dia masih perlu tahu di mana Anda berada dan mengandalkan Anda.

Jadi, bila anak berada di ruangan lain, tunggu dulu selama beberapa menit sebelum mengikutinya. Jika Anda pergi ke area lain di dalam rumah, panggil anak dari ruangan lain, tapi jangan langsung berlari mendekat setiap kali ia merengek.

Kesehatan Bayi Usia 46 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 46?

Jika perkembangan bayi di usia 46 minggu atau 11 bulan 2 minggu ini memang tidak mengalami kondisi medis serius, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan kesehatan padanya.

Akan tetapi, jangan ragu untuk mengonsultasikannya dengan dokter apabila ada masalah pada bayi yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 46 minggu?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di perkembangan bayi usia 46 minggu alias 11 bulan 2 minggu, yaitu:

1. Menyapih

Jika Anda masih menyusui, Anda bisa mengatur kapan Anda akan mulai berhenti menyusui si kecil. Ini adalah keputusan pribadi yang tergantung dengan situasi dan kondisi Anda.

Perkembangan bayi usia 46 bulan mungkin menunjukkan tanda bahwa dia siap disapih, termasuk tampak tidak tertarik atau teralihkan selama menyusui. Sedangkan Anda, mungkin ragu apakah harus berhenti atau tidak. Menyapih selama beberapa hari mungkin melegakan, tapi Anda mungkin juga tidak mau masa-masa menyusui ini berakhir.

Banyak ibu yang masih terus melanjutkan menyusui sampai usia bayi di atas 1 tahun. Namun, tidak masalah juga untuk berhenti menyusui di usia 1 tahun. Cara dengan mengurangi jumlah sesi menyusui secara perlahan-lahan.

Jika dokter mengizinkan, Anda bisa menawarkan susu formula atau susu sapi sebagai penggantinya. Jumlah ASI yang diminum bayi biasanya akan semakin berkurang seiring berhenti menyusui.

Anda juga bisa memperpendek durasi setiap sesi menyusui. Agar lebih mudah, Anda bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

  • Berikan bayi perhatian pribadi untuk menggantikan kedekatan saat menyusui.
  • Cobalah mengalihkan perhatian bayi bila ia tampak ingin menyusui, dan lihat apakah ia tertarik dengan hal lainnya atau akan minum dengan gelas.
  • Minta orang lain untuk menidurkan bayi sehingga bayi tidak akan langsung tergoda untuk menyusui pada saat itu.
  • Jika payudara Anda membengkak, kompres dengan kantong es dan pompa ASI selama beberapa hari pertama.

2. Cedera yang melibatkan gigi bayi

Gigi susu bayi yang putih akan lepas suatu hari agar gigi permanen bisa tumbuh. Anda tidak perlu khawatir tentang masalah tersebut karena bayi baru mulai belajar berdiri sendiri, dan ada kemungkinan giginya terbentur saat ia terjatuh.

Hubungi dokter gigi segera, bila bayi:

  • Tampak kesakitan, bahkan selama beberapa hari selama masa tumbuh gigi.
  • Jika gigi tampak berubah posisi atau terinfeksi, sehingga menyebabkan gusi bengkak.
  • Jika tampak ada bintik merah jambu di tengah gigi yang patah.

Gejala ini mungkin mengindikasikan bahwa retakan sampai masuk ke dalam saraf. Pada kasus ini, dokter gigi akan perlu menentukannya dengan X-ray apakah gigi harus dicabut atau apakah perlu pengobatan saraf.

Jika cedera saraf tidak diobati dengan baik, ini dapat merusak gigi permanen yang sudah terbentuk di dalam mulut bayi. Bagaimanapun juga, cobalah tetap tersenyum. Perjalanan bayi Anda masih panjang, dan mungkin ia masih akan terjatuh puluhan kali lagi selama proses perkembangan sejak usia 46 minggu atau 11 bulan 2 minggu ini.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 46 minggu?

Ada berbagai hal yang perlu diperhatikan pada perkembangan bayi usia 46 minggu atau 11 bulan 2 minggu ini. Salah satunya adalah melatih bayi untuk menggunakan toilet sendiri.

Jika Anda sudah mulai melatih bayi sebelumnya, silakan lanjutkan. Tapi jika belum, ada baiknya Anda tunggu sampai anak berusia 18-24 bulan. Ini adalah kapan kebanyakan anak siap untuk dilatih menggunakan toilet sesungguhnya.

1. Fisik

Beberapa tanda bahwa anak sudah siap secara fisik untuk belajar menggunakan toilet, yakni:

  • Jadwal buang air besar cukup teratur dan mudah ditebak.
  • Bisa menahan buang air kecil selama setidaknya 2 jam.
  • Benar-benar mengeluarkan semua air seninya saat buang air kecil.
  • Sudah bisa membantu Anda membuka dan menutup celananya, dan menggunakan toilet atau pispot sendiri.

Tanda lainnya, yakni ketika perkembangan bayi 46 bulan di usia selanjutnya sudah bisa mengerti kata yang berhubungan dengan toilet dan mengikuti instruksi sederhana.

2. Emosional

Beberapa tanda bahwa anak sudah siap secara fisik untuk belajar menggunakan toilet, yakni:

  • Sadar bahwa dia menggunakan popok. Ia mungkin berjongkok di ujung atau bahkan berkata atau membuat gerakan bahwa ia mau ke toilet.
  • Si kecil mungkin marah saat ia mengotori popoknya.

Jika si kecil sudah memenuhi syarat di atas, ia dianggap siap untuk memelajari keahlian penting ini.

Bagaimana perkembangan bayi di minggu ke-47?

Sumber