Perkembangan Bayi 44 Minggu atau 11 Bulan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Bayi Usia 44 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 44 minggu  atau 11 bulan?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver II, perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan antara lain:

  • Bayi berdiri sendiri tanpa berpegangan pada apa pun setidaknya selama 2 detik, tapi belum untuk waktu yang lama.
  • Tengkurap dengan lengan tangan menyangga berat tubuh, dan kepala terangkat.
  • Berubah posisi dari tiduran ke duduk, dari berdiri ke duduk, dan dari duduk ke berdiri.
  • Bayi duduk sendiri tanpa bantuan.
  • Menggulingkan tubuhnya saat dalam posisi tiduran.
  • Mengucapkan “mama” dan “dada” lebih jelas.
  • Meniru suatu bunyi.
  • Mengoceh sendiri.
  • Membentuk suara yang sudah lebih jelas.
  • Menyebut suku kata tunggal.
  • Menyebut gabungan suku kata.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Bayi tertawa dan memekik kencang.
  • Memegang mainan.
  • Menyatukan kedua tangannya.
  • Meraih mainan maupun benda lainnya.
  • Mengambil benda yang berukuran kecil.
  • Mengambil 2 buah kubus.
  • Masing-masing tangan memegang benda, kemudian saling memukul-mukulnya.
  • Mengambil benda menggunakan bantuan ibu jari atau jari jempolnya.
  • Mengenali wajah dan tangannya.
  • Bayi tersenyum tiba-tiba atau saat berkomunikasi dengan orang lain.
  • Makan sendiri meski masih berantakan.
  • Melambaikan tangan saat akan berpisah.

Kemampuan motorik kasar

Pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan ini, si kecil tentu sudah mampu tengkurap sembari menopang berat tubuhnya dengan kedua lengan tangannya. Kemudian ia sudah lancar duduk sendiri, berubah posisi dari tiduran ke duduk, duduk ke berdiri, dan berdiri ke duduk kembali.

Anda juga akan menyaksikan si kecil telah mampu berdiri sendiri tanpa berpegangan pada masa perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, meski masih dalam waktu singkat.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Berkembang dari usia sebelumnya di 43 minggu, pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan ini, si kecil biasanya lebih mampu dalam menunjukkan berbagai hal yang ia sukai. Demikian juga, si kecil mampu melakukan hal yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika berhasil mengucapkan satu kata dengan baik, buah hati Anda mungkin akan lebih sering mengulanginya tanpa henti pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan. Jika sebelumnya ia bisa mengucapkan “mama” dan “dada” tapi tidak begitu jelas, kini ucapannya tersebut sudah mulai tampak lebih spesifik.

Ocehannya masih akan terus Anda dengar, termasuk mengucapkan “ooh” atau “aah” ketika menginginkan atau menunjuk sesuatu. Selebihnya, ia akan tetap banyak tertawa dan memekik kencang pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan.

Kemampuan motorik halus

Peningkatan kemampuan motorik halus pada perkembangan bayi  44 minggu atau 11 bulan, termasuk meraih benda di sekitarnya atau menggenggam benda.

Pada masa perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, si kecil juga sudah mulai mampu mengambil 2 benda sekaligus semakin mantap. Ia akan memegang dua benda pada masing-masing telapak tangan, kemudian memukul-mukulnya.

Kemampuan sosial dan emosional

Buah hati Anda pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, sudah bisa makan sendiri meski masih agak berantakan, tersenyum sendiri, dan tersenyum dengan orang lain. Selain itu, ia juga semakin handal dalam melambaikan tangan pada orang lain.

Hanya saja, ia masih perlu waktu untuk belajar menyampaikan apa yang diingankannya dengan cara yang tepat pada masa perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan?

Perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan yang mungkin akan terlihat jelas yakni ia mulai mengerti instruksi sederhana. Meski begitu, sesekali si kecil akan tampak tidak acuh dengan ucapan “tidak” yang Anda lontarkan.

Jadi, usahakan hanya ucapkan kata larangan tersebut saat dibutuhkan selama masa perkembangan 44 minggu atau 11 bulan. Jangan lupa, ajarkan juga mana perilaku yang benar dan salah, serta mana yang aman dan berbahaya pada bayi.

Jika si kecil melihat kucing di hadapannya dan dengan refleks menarik ekornya, maka segera jauhkan tangan si kecil dari kucing tersebut.

Untuk menghadapi hal semacam ini pada masa perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, Anda dapat menatap matanya, sembari katakan dengan lembut, “Jangan ditarik ya, kak, nanti kucingnya kaget.” Kemudian ajarkan ia bagaimana caranya mengelus dan menyayangi binatang.

Kesehatan Bayi Usia 44 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter di minggu 44 atau 11 bulan?

Jika perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan memang tidak mengalami kondisi medis serius, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan kesehatan padanya.

Akan tetapi, jangan ragu untuk mengkonsultasikannya dengan dokter apabila ada masalah pada perkembangan bayi 44 minggu yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan?

Beberapa hal perlu Anda perhatikan saat menjaga kesehatan dan perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan:

  • Pastikan bayi cukup beristirahat. Jika bayi terlalu aktif, biasanya lebih rentan merasa lelah daripada bayi yang sering beristirahat
  • Jangan kekang bayi dengan terlalu banyak aturan. Apabila semua hal dilarang, bayi akan merasa frustrasi dan bingung mengenai apa yang boleh dilakukannya.
  • Cobalah tenangkan bayi sebelum histeris, misalnya memanfaatkan musik, mainan, atau pengalih lainnya. Meski demikian sebaiknya jangan menenangkan bayi dengan makanan, karena menciptakan kebiasaan buruk.
  • Redakan ketegangan pada bayi, Anda sendiri, dan orang lain di sekitar bayi.

Bila bayi memiliki kebiasaan sering menahan napas, atau Anda merasa cemas karena alasan lain pada masa perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, diskusikanlah dengan dokter secepatnya.

Memi;ih sepatu bayi yang tepat

Sepasang sepatu bayi yang nyaman tidak hanya membantu bayi bergerak lebih mudah melainkan juga melindungi kaki bayi. Pilih sepatu bayi yang terbaik pada masa perkembangan 44 minggu atau 11 bulan dengan kriteria berikut:

  • Sol sepatu yang fleksibel
  • Berpotongan rendah
  • Bagian bawah sepatu datar dan antigores tanpa hak
  • Kulit sepatu yang kuat
  • Tidak terlalu sempit
  • Bentuk yang standar

Melakukan perawatan rambut secara teratur

Perawatan rambut akan menjaga bayi tetap bersih dan mencegah penyakit kulit kepala. Beberapa tips berikut ini bisa Anda lakukan untuk merawat rambut dalam perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan:

  • Rapikan rambut bayi yang kusut terlebih dahulu sebelum mulai memberikan sampo, agar rambut tidak bertambah kusut.
  • Cobalah menggunakan kombinasi sampo dan kondisioner, atau penyemprot rambut anti kusut yang tidak perlu dibilas kembali.
  • Gunakan sisir bergigi jarang atau sikat rambut berbulu lembut dengan lapisan plastik untuk menyisir rambut yang basah.
  • Rapikan rambut kusut dari ujung, pegang dengan satu tangan di akarnya saat sedang merapikan. Tujuannya agar tidak terlalu menarik kulit kepala dan mengurangi rasa sakit karenanya.
  • Jangan menggunakan pengering rambut pada rambut bayi.
  • Jangan mengepang atau menguncir rambut bayi karena model ini bisa meningkatkan risiko kebotakan atau penipisan rambut
  • Jangan menggunakan penjepit rambut yang terlalu kecil (atau yang memiliki bagian kecil) yang dapat membuat bayi tersedak
  • Lepaskan ikat rambut dan penjepit rambut sebelum menidurkan bayi.
  • Gunting rambut bayi di rumah atau di salon khusus anak-anak setiap beberapa bulan sekali, untuk pertumbuhan yang lebih sehat.
  • Cari waktu potong rambut bayi saat dia tidak sedang lelah, lapar, atau marah. Lebih baik memberi mainan sebelum memulainya.
  • Taruh bayi di depan cermin sehingga dia bisa melihat Anda mengatur rambutnya. Pada akhirnya dia mungkin belajar menghargai hasilnya.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 44 minggu atau 11 bulan?

Pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, Anda kemungkinan cemas dengan beberapa hal, seperti:

1. Temperamen yang semakin jelas

Temperamen adalah bagaimana cara bayi berpikir dan bereaksi dengan lingkungannya, yang bisa terbentuk juga pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan. Beberapa hal yang mempengaruhi termasuk pola tidur, pola makan, kemampuan bersosialisasi, keramahan, respons terhadap hiburan, dan faktor lainnya.

Pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan akan tampak beberapa bayi bersifat lembut, sementara yang lainnya bersifat sensitif dan dingin terhadap situasi baru. Ada juga bayi yang bersikap teguh dan energik. Hal ini karena temperamen adalah pembawaan sejak lahir, bukan hasil dari faktor dan pengaruh eksternal.

Sebenarnya Anda mulai mengetahui gambaran temperamen bayi Anda sebelum masa perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, saat dia berusia 3-4 bulan. Kemudian, pada usia 10 bulan, sifat bayi menjadi lebih jelas.

Pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, Anda bisa mulai dengan akurat membayangkan seperti apa jadinya si kecil saat usianya semakin bertambah, dengan mengamati aksi dan wataknya di situasi berbeda. Amati pola secara keseluruhan, bukan hanya pada satu kebiasaan khusus.

Jika ada temperamen bayi yang Anda cemaskan atau yang ingin Anda bantu untuk atasi, seperti sifat anak pemalu, penting untuk bisa mengerti dan tidak mengkritiknya. Pada perkembangan anak 44 minggu atau 11 bulan, jangan memberikan komentar negatif tentang sifatnya, atau membuat bayi berpikir bahwa dia anak yang nakal.

Lebih baik bersimpati dan mendorong bayi untuk melakukan kebiasaan yang lebih sehat. Pada perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, penting untuk mengetahui bahwa Anda tidak bisa benar-benar mengubah kecenderungan alami bayi, walaupun Anda bisa mendukung kebiasaan tertentu dan membantunya tumbuh sesuai dengan temperamennya.

2. Lebih memahami sikap adil

Jika Anda tidak hanya punya satu anak, pastikan Anda bisa bersikap adil pada bayi dan saudara-saudaranya. Dengan kata lain, bayi perlu melihat bahwa Anda tidak condong ke salah satunya saja.

Usahakan untuk tidak membandingkan anak-anak Anda satu sama lain, khususnya saat mereka sedang bertengkar.

3. Anak terlihat condong ke salah satu orangtua

Dalam beberapa momen di perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, bayi mungkin akan lebih tertarik untuk mendatangi Anda saat dirinya sedang sedih.

Hanya saja, pada saat merasa bahagia atau ingin bermain,  ia justru akan menghampiri pasangan Anda saat sedang merasa bahagia dan ingin bermain. Ini merupakan fase normal dan akan berlalu dengan sendirinya.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 45 minggu?

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Januari 17, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca