Perkembangan Bayi 1 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Bayi Usia 1 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 1 minggu?

Menurut salah satu tes skrining perkembangan anak yaitu Denver II, pada umumnya perkembangan bayi 1 minggu sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Hampir mampu melakukan gerakan tangan dan kaki yang sama dan berulang, meski belum begitu lancar.
  • Hampir dapat mengangkat kepalanya, meski belum begitu lancar.
  • Bersuara dengan menangis.
  • Mampu memandang wajah orang di sekitarnya.

Berat badan bayi yang baru lahir umumnya sekitar 3,5 kg dan tinggi atau panjang bayi  rata-rata 50 cm. Meski demikian, berat badan bayi yang baru lahir sebenarnya bisa beragam antara 2,5-4 kg dan panjang antara 48-51 cm.

Apabila berat badan atau tinggi bayi belum mencapai angka rata-rata di atas, Anda tidak perlu terlalu cemas, selama perkembangan gerak bayi di usia 1 minggu masih normal. Hal yang perlu Anda perhatikan adalah merencanakan pola makan sehat dan membesarkan bayi Anda dengan penuh kasih sayang di perkembangan usia 1 minggu dan seterusnya.

Kemampuan motorik kasar

Di masa perkembangan bayi 1 minggu ini, Anda dan pasangan baru saja resmi sebagai orangtua. Perasaan yang muncul campur aduk, tapi tentu saja rasa bahagia dominan di dalamnya. 

Nah, pada perkembangan bayi 1 minggu ini, si kecil mungkin terlihat sedikit aneh dengan lengan dan kaki yang tidak sepenuhnya terulur. Jangan khawatir, kondisi ini termasuk normal. Setelah 9 bulan berada di dalam janin, bayi Anda memerlukan waktu untuk meregangkan otot. 

Anda juga mungkin akan melihat perkembangan pergerakan yang sama pada tangan dan kaki bayi usia 1 minggu. Jadi setiap kali ia menggerakkan lengan tangannya, kakinya biasanya juga akan ikut bergerak.

Sedikit demi sedikit, bayi dapat mengangkat kepalanya sendiri pada perkembangan di usia 1 minggu ini. Namun, kontrol bayi atas kepalanya sendiri masih sangat kurang, sehingga membuat pergerakannya belum begitu lancar.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Perkembangan bayi usia 1 minggu dalam hal komunikasi dan bahasa masih sangat minim. Itulah mengapa si kecil hanya dapat menangis untuk menunjukkan keinginannya. Misalnya saat popok bayi basah karena buang air kecil maupun besar, atau ketika lapar dan ingin menyusu.

Kemampuan motorik halus

Jika motorik kasar merupakan kemampuan gerakan tubuh yang melibatkan otot-otot besar, motorik halus justru sebaliknya. Kemampuan motorik halus adalah keterampilan yang melibatkan koordinasi gerakan tangan bayi.

Di usia 1 minggu ini, perkembangan kemampuan motorik halus yang bisa dilakukan bayi yakni menggerakkan lengan tangannya. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, gerakan tangan ini juga dilakukan bersamaan dengan gerakan kaki.

Kemampuan sosial dan emosional

Perkembangan kemampuan sosial dan emosional bayi di usia 1 minggu setelah lahir yaitu  dapat memandang wajah orang-orang di sekitarnya dan memberikan senyum spontan.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi 1 minggu?

Pada perkembangan bayi 1 minggu ini, si kecil masih sulit membiasakan diri dengan apa pun di sekitarnya. Bayi Anda perlu waktu untuk terbiasa dengan dunia baru. Disarankan untuk menjaga bayi tetap hangat dengan menyelimuti bayi di minggu pertama.

Gendong bayi dekat dengan dada Anda untuk membentuk ikatan batin di perkembangan bayi usia 1 minggu. Kontak kulit dan kehangatan dari Anda akan membuat bayi merasa aman. Detak jantung ibu juga akan membantu menenangkan bayi Anda selama masa perkembangan bayi usia 1 minggu.

Lakukan hal ini setiap kali Anda memeluk, mencium, menggendong, dan menyusui bayi untuk mendukung perkembangan di usia 1 minggu.

Kesehatan Bayi Usia 1 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter pada minggu 1?

Sesaat setelah ia lahir, bayi Anda akan diperiksa kesehatan dan perkembangannya. Anda harus mengatakan pada dokter jika bayi mengalami gejala seperti sakit kuning atau jamur di mulut. Kebanyakan bayi yang baru lahir, termasuk sampai usia 1 minggu, terkena penyakit ini sehingga Anda tidak perlu cemas.

Namun, tindakan terbaik adalah membawa bayi Anda ke dokter yang akan memeriksa, mendiagnosis, dan memberikan perawatan yang tepat. Hal ini bertujuan untuk mencegah hal buruk yang mungkin terjadi pada perkembangan bayi 1 minggu. 

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 1 minggu?

Di masa perkembangan bayi 1 minggu ini, umumnya orangtua baru akan cemas dan sedikit kewalahan dalam menjaga atau merawat bayi. Akan tetapi jangan khawatir, ini umum dan normal.

Nantinya Anda juga akan terbiasa merawat bayi. Jadi, jangan biarkan rasa cemas mengganggu Anda selama perkembangan bayi usia 1 minggu ini.

1. Mengganti popok

Cara mengganti popok pada sebagian besar bayi sering kali sama. Akan tetapi, dalam sejumlah kasus, ada cara lain untuk mengganti popok. Anda harus fleksibel dan memilih cara paling nyaman untuk Anda dan bayi Anda.

Mungkin terasa tidak nyaman untuk kali pertama, terutama di perkembangan bayi 1 minggu. Namun, Anda lama-lama akan bisa mengganti popok di ruangan gelap, meskipun Anda sambil setengah tertidur atau mengantuk.

2. Memandikan bayi

Pada masa perkembangan bayi 1 minggu ini, Anda bisa memandikan bayi setelah mengganti popok dan menyusui. Tidak harus memandikan bayi Anda setiap hari. Dalam beberapa minggu pertama, Anda harus memandikan bayi 2-3 kali seminggu.

Gunakan handuk dan bersihkan bagian yang penting seperti wajah, leher, lengan, dan pantat setiap hari. Anda bisa memandikan bayi jam berapapun dalam satu hari.

Bila bayi Anda terlalu rewel, mandi di malam hari akan membantu menenangkan bayi Anda sebelum tidur. Namun, sebaiknya gunakan air hangat untuk memandikan bayi selama masa perkembangan usia 1 minggu.

2. Mencuci rambut

Tidak perlu mencuci rambut bayi secara teratur selama masa perkembangan bayi 1 minggu. Disarankan untuk mencuci rambut hanya 1-2 kali seminggu, jika kulit kepala tidak berminyak sehingga tidak perlu lebih sering dicuci.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi 1 minggu?

Perkembangan bayi 1 minggu memang butuh banyak perhatian. Namun, kadang ibu suka khawatir bila bayi terlalu banyak tidur. Jangan khawatir, hal ini adalah reaksi alami bayi yang baru lahir, bahkan sampai perkembangan bayi 1 minggu.

Seperti Anda yang lelah setelah proses persalinan, bayi Anda juga baru saja menempuh proses kelahiran. Anda dan bayi telah bekerja keras, jadi bayi banyak tidur di bulan pertama adalah hal yang wajar. Jam tidur bayi perlahan akan berkurang dan dia pun nantinya akan menjadi lebih aktif.

Hanya saja, perhatikan apabila waktu atau jam tidur bayi yang terlalu lama ini membuatnya tidak bangun untuk menyusu atau ia terlihat lebih lemas dan lesu ketimbang biasanya.

Apalagi jika bayi mengalami gejala tambahan di perkembangan usia 1 minggu ini. Misalnya demam dan kulit menguning. Jangan anggap sepele demam yang muncul pada perkembangan bayi 1 minggu, karena bisa menjadi tanda adanya infeksi yang serius.

Dalam kondisi bayi seperti ini, jangan tunda untuk segera memeriksakannya ke dokter guna mencegah kemungkinan buruk yang terjadi pada perkembangan bayi 1 minggu.

Dalam beberapa minggu pertama, termasuk perkembangan bayi 1 minggu, kemungkinan bayi akan muntah (gumoh) dan mengalami kesulitan bernapas. Lendir atau cairan di dalam paru-paru adalah penyebabnya.

Jangan takut karena bila bayi terlihat seperti mau muntah atau mengeluarkan suara saat bernapas. Ia mungkin sedang mencoba membersihkan saluran udaranya supaya bisa bernapas lebih baik. Namun kondisi pada perkembangan bayi 1 minggu ini biasanya akan segera membaik dengan cepat.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi minggu ke-2 ?

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Januari 15, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca