Cara Tepat Memandikan Bayi yang Baru Lahir

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum.

Memandikan bayi yang baru lahir adalah momen berharga sekaligus menegangkan bagi para orangtua, terlebih bila ini menjadi pengalaman pertama Anda. Menegangkan, karena tubuh dan kulit bayi yang sangat sensitif mungkin membuat Anda gugup dan takut salah langkah saat merawat si buah hati.

Tenang, dengan mengikuti panduan ini, rutinitas memandikan bayi bisa menjadi momen menyenangkan yang Anda tunggu-tunggu setiap harinya.

Manfaat memandikan bayi baru lahir

Anda mungkin bertanya-tanya, sebenarnya apa manfaatnya memandikan bayi yang baru lahir? Padahal, kulit bayi yang baru lahir cenderung sensitif dan seharusnya tak perlu dimandikan terlalu sering.

Eits, jangan salah. Memandikan bayi baru lahir tak hanya memberikan manfaat untuk si kecil, tetapi juga bagi Anda sebagai orangtua, yaitu:

1. Mendekatkan Anda dengan si buah hati

Saat memandikan bayi, Anda akan menghabiskan waktu hanya berdua bersama si kecil. Di sini Anda bisa menatap matanya dalam-dalam dan mengajaknya berkomunikasi sembari bersenandung lagu-lagu yang menyenangkan. Tanpa disadari, hal ini akan mempererat ikatan antara ibu dan bayi.

2. Memberikan pengalaman menakjubkan

Percaya atau tidak, ada banyak pengalaman yang bisa Anda dapatkan dari momen berharga ini. Misalnya saja, Anda bisa melihat respon si kecil saat bersentuhan dengan air, melihatnya tersenyum saat tergelitik oleh percikan air, menangkap gerak-gerik bayi yang senang dimandikan, dan sebagainya.

3. Memudahkan bayi tidur

Sensasi air hangat saat memandikan bayi dapat memudahkan si kecil tertidur. Pasalnya, bagian tubuh bayi yang terkena air hangat akan membuatnya merasa nyaman dan lebih rileks. Alhasil, Anda tak perlu cemas saat si kecil rewel dan susah tidur selepas memandikannya.

Lantas, bagaimana cara memandikan bayi yang baru lahir?

Kunci utama saat memandikan bayi baru lahir adalah tetap tenang dan percaya diri. Memang tak bisa dipungkiri bila Anda merasa gugup dan takut dengan tubuh rentan si kecil. Namun, dengan terus belajar secara perlahan, lama kelamaan Anda akan terbiasa dan jago saat memandikan si buah hati.

Cara memandikan bayi baru lahir terbagi menjadi dua, yaitu saat tali pusarnya belum lepas dan sesudah lepas. Mari kita simak satu persatu.

Memandikan bayi baru lahir yang tali pusarnya belum lepas

Memandikan bayi memang menjadi cara menjaga kebersihan bayi. Akan tetapi bayi yang baru lahir sebenarnya tidak perlu sering dimandikan, terlebih bila tali pusarnya belum lepas.

Area tali pusar bayi yang masih agak basah cenderung sensitif dan mudah terinfeksi jika terlalu lembap. Bila terlalu sering dimandikan, tali pusar bayi akan lembap dan rentan memicu pertumbuhan bakteri atau jamur yang menyebabkan infeksi.

Jadi, bagaimana cara memandikan bayi baru lahir yang tali pusarnya belum lepas? Simak langkah-langkahnya berikut ini.

  1. Siapkan semua perlengkapan mandi bayi, termasuk sabun bayi yang lembut, waslap, handuk bersih, air hangat, dan alas empuk yang tahan air. Anda juga bisa melakukannya di meja untuk mengganti popok bayi.
  2. Baringkan bayi di atas alas empuk, tahan bagian belakang kepala dan lehernya dengan salah satu tangan Anda.
  3. Basahi waslap dengan air hangat, lalu usap wajah, kepala, dan tubuh bayi Anda secara perlahan.
  4. Untuk membersihkan area matanya, gunakan kapas lembut yang tidak banyak seratnya. Celupkan kapas ke dalam air hangat, lalu bersihkan bagian sudut mata bayi dan usap ke arah luar. Ingat, lakukan hal ini hanya jika terdapat kotoran di sudut mata bayi.
  5. Selanjutnya, bersihkan bagian telinga luar dan belakang telinga bayi. Sebab, area-area ini sering kali menimbun keringat dan membuat bayi tidak nyaman.
  6. Jangan lewatkan bagian lekukan dan lipatan tubuh bayi, seperti ketiak, paha dalam, dan belakang lutut bayi yang rentan berkeringat.
  7. Terakhir, bersihkan area alat kelamin dan pantat bayi, mulai dari depan ke arah belakang.
  8. Angkat bayi dengan kedua tangan Anda dan bungkus dengan handuk kering.
  9. Tepuk-tepuk lembut tubuh bayi hingga kering.
  10. Beri si kecil pelukan untuk membuatnya tetap hangat sekaligus membentuk ikatan yang kuat antara Anda dan si kecil.

Memandikan bayi baru lahir yang tali pusarnya sudah lepas

Normalnya, tali pusar bayi akan mengering dan terlepas (puput) dengan sendirinya setelah 7 sampai 14 hari kelahirannya. Begitu tali pusar si kecil mengering dan terlepas, barulah Anda boleh memandikan si kecil di dalam bak mandi bayi dengan lebih sering.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan semua perlengkapan mandi si kecil, termasuk sabun bayi yang sangat lembut, waslap, dan handuk bersih.
  2. Siapkan bak mandi bayi berisi air hangat dengan suhu kira-kira 37 derajat Celcius setinggi 5 sampai 8 sentimeter. Kalau Anda tidak punya termometer, gunakan siku atau bagian dalam pergelangan tangan Anda untuk menyesuaikan suhu air yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin untuk bayi.
  3. Tahan bagian belakang kepala dan leher bayi, lalu pindahkan bayi ke dalam bak mandinya dengan posisi berbaring agak tegak. Lakukan secara perlahan agar bayi Anda tidak kaget dengan suhu hangat pada air.
  4. Awali dengan menyeka wajah bayi dengan waslap, kemudian usap bagian kepala dan seluruh tubuhnya. Ini bertujuan untuk menyesuaikan suhu tubuh bayi dengan air hangat agar bayi tidak merasa kedinginan.
  5. Gunakan sabun yang sangat lembut dan sesuai untuk bayi baru lahir. Mulailah dengan mengusap wajah, kepala, lalu seluruh badan. Jangan lewatkan bagian lekukan dan lipatan tubuh bayi, seperti ketiak dan paha bayi.
  6. Celupkan kapas lembut yang tidak banyak seratnya ke dalam air hangat, lalu secara hati-hati usap bagian sudut mata dan sudut lubang hidung bayi jika terdapat kotoran.
  7. Akhiri dengan membersihkan area intim dan pantat bayi, mulai dari depan ke arah belakang.
  8. Jika bayi Anda laki-laki dan sudah disunat, bersihkan bagian penisnya secara hati-hati. Sementara jika bayi belum disunat, Anda tidak perlu menarik kulupnya agar tidak memicu infeksi.
  9. Bilas tubuh bayi secara menyeluruh dengan waslap. Pastikan tidak ada sisa-sisa sabun yang menempel di tubuh bayi.
  10. Angkat bayi dengan kedua tangan Anda dan bungkus dengan handuk kering.
  11. Tepuk-tepuk lembut tubuh bayi hingga kering.
  12. Baringkan bayi di atas alas empuk, lalu pakaikan popok, pakaian, dan berikan ciuman hangat sebagai bentuk kasih sayang Anda.

Selamat memandikan bayi!

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca