Bagaimana Pendengaran Bayi di Usia 0-6 Bulan?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Bayi Anda sudah bisa mendengar dengan jelas sejak ia dilahirkan. Bahkan, ia dapat mendengar suara Anda dan suara-suara lainnya saat masih berada di dalam kandungan.

Seiring pertumbuhannya, bayi menggunakan telinga mereka sebagai alat utama untuk mendapatkan informasi tentang dunia di sekitarnya. Mendengar juga membuatnya mampu belajar bahasa dan merangsang perkembangan otak. Maka dari itu, sangatlah penting untuk mengidentifikasi dan menangani masalah pendengaran pada bayi sedini mungkin.

Bayi Anda akan menjalani tes pemeriksaan pendengaran tidak lama setelah kelahirannya. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan pendengaran di setiap pemeriksaan bayi.

Telinga bagian dalam sudah berkembang secara sempurna sejak kehamilan memasuki minggu ke-20, dan bayi Anda terlahir dengan pendengaran yang sudah sempurna – jadi bayi Anda sudah siap untuk mendengar dan belajar sejak lahir.

Tahap perkembangan pendengaran

Pada 6 bulan pertama hidupnya, bayi Anda sudah mampu untuk:

  • Memperhatikan suara-suara sejak ia lahir ke dunia, terutama suara yang bernada tinggi
  • Merespon suara-suara yang tidak asing (seperti suara ibu dan ayahnya) dan mungkin merasa terkejut saat mendengar suara keras yang tiba-tiba
  • Jika bayi Anda sensitif, ia akan terlihat terkejut setiap kali mendengar suara, namun jika bayi Anda lebih tenang ia akan mampu menerima berbagai suara dengan tenang pula
  • Terdiam saat ia mendengar suara yang familiar, bahkan mungkin merespon dengan membuat suara yang berbunyi seperti ‘uhh’.
  • Melihat langsung ke arah Anda saat dia mendengar suara Anda, dan berusaha menjawab dengan mengeluarkan suara degukan

Bayi Anda juga mungkin sudah dapat:

  • Bereaksi dengan semangat saat mendengar suara
  • Tersenyum saat mendengar suara anda
  • Mulai memperhatikan gerakan bibir Anda saat Anda berbicara, dan mencoba meniru Anda
  • Mulai berbicara suara konsonan seperti “m” dan “b”
  • Menyadari dari mana suara berasal dan sudah bisa menghadapkan mata atau kepalanya ke arah suara
  • Merespon suara yang halus dan pelan, asalkan dia tidak sedang sibuk dengan hal lain.

Peran Anda

Untuk membantu perkembangan bayi Anda, carilah cara untuk membuatnya mendengar berbagai macam suara. Berbicaralah padanya dan bacakan buku dongeng pada anak Anda, dimulai dari saat dia baru lahir. Tidak perlu menunggu sampai dia sudah mengerti. Bahkan saat bayi baru berusia beberapa minggu pun, mendengar suara Anda dapat membantu mengembangkan telinganya dan mempelajari bahasa. Fakta membuktikan bahwa berbicara pada bayi dengan memvariasikan nada suara, menggunakan aksen yang berbeda-beda, benyanyi, dan membuat suara-suara akan membuat koneksi Anda dan bayi lebih erat dan perkembangan bayi lebih terstimulasi. Ditambah lagi, lebih sering Anda bicara dan membaca untuknya, lebih banyak suara dan kata-kata yang ia pelajari untuk persiapannya belajar bicara.

Bayi Anda memiliki indera pendengaran yang sensitif, dan dia pun sangat memperhatikan suara-suara yang berada di sekitarnya. Ia sudah dapat membedakan banyak suara yang berbeda. Seperti kebanyakan bayi yang baru lahir, bayi Anda mungkin akan menunjukkan kesukaannya pada suara manusia dibandingkan suara yang lain. Bicaralah dengan lembut kepada bayi Anda, dan ini akan merangsang indera pendengarannya dengan cara yang bisa lebih ia nikmati. Jika Anda mendengar bayi Anda membuat beberapa suara, tirulah suara tersebut dan tunggu sampai ia membuat suara lainnya. Dengan ini, Anda mengajarkan pelajaran yang berharga tentang nada suara, kecepatan berbicara, dan cara berkomunikasi dengan orang lain.

Bayi Anda akan dibuat gembira dengan berbagai macam suara dan musik, jadi jangan hanya membatasinya dengan lagu anak-anak. Perdengarkanlah lagu favorit Anda kepada bayi buah hati.

Anda mungkin akan mendapati bayi Anda menyukai beberapa suara dan musik tertentu dibanding suara dan musik lainnya, karena ia sedang mengembangkan seleranya sendiri. Jangan heran jika suara lonceng atau jam yang berdetak juga dapat menghibur bayi Anda.

Bacakan sesuatu pada bayi Anda. Tak peduli masih seberapa kecil bayi Anda, ia akan tetap memperhatikan apapun yang Anda katakan. Mendengar Anda berbicara akan membantu bayi Anda untuk mengembangkan kemampuan berbahasa yang ia miliki.

Yang perlu Anda khawatirkan

Jika bayi Anda tidak merespon suara-suara keras dengan reaksi terkejut atau tidak pernah terlihat merespon suara Anda selama satu bulan pertamanya, beri tahukan pada dokter anak Anda sehingga ia dapat memastikan bayi Anda tidak memiliki potensi kehilangan pendengaran.

Sangatlah jarang bagi bayi untuk memiliki masalah pendengaran, namun terkadang hal tersebut dapat terjadi,  terutama jika:

  • Bayi Anda diharuskan masuk ke unit neonatal setelah lahir
  • Anda terkena rubella, toksoplasmosis, atau sitomegalovirus selama masa kehamilan
  • Ada riwayat kehilangan pendengaran di keluarga anda
  • Bayi anda terlahir prematur atau dengan berat yang ringan

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

    Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha

    Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

    Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

    Ditulis oleh Diah Ayu
    Coronavirus, COVID-19 April 29, 2020

    6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

    Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha

    Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

    Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan April 25, 2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    hamil setelah keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang Mei 18, 2020
    menu puasa untuk ibu hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Arinda Veratamala
    Tanggal tayang Mei 17, 2020
    puasa bagi ibu hamil

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Novita Joseph
    Tanggal tayang Mei 14, 2020
    gangguan makan ibu hamil

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang Mei 12, 2020