Bagaimana Indra Penciuman Bayi di Usia 0-6 Bulan?

Oleh

Indra penciuman adalah bagian yang penting dalam perkembangan bayi. Indra ini berhubungan erat dengan indra pengecap, jadi inilah salah satu faktor utama yang menentukan makanan apa yang ia sukai. Indra penciuman juga memiliki hubungan yang erat dengan emosi bayi dan memainkan peran penting dalam hubungan ibu dan anak.

Bayi mulai menggunakan indra penciuman sedari dalam kandungan. Saat mereka bernafas dan menelan cairan amniotik, mereka merasa tidak asing dengan baunya.

Indra penciuman berkembang pesat setelah ia dilahirkan. Para ilmuwan berpendapat bahwa kemampuan bayi untuk mencium bau ibunya adalah salah satu cara terpenting baginya untuk belajar mengenali ibunya, karena bayi yang baru lahir menghabiskan sebagian besar waktunya dengan mata tertutup. Ilmuwan menemukan bahwa bayi  yang baru lahir dapat membedakan bau ibunya dan bau wanita lainnya. Aroma yang dipaparkan pada bayi di awal kehidupannya (dua jam pertama setelah lahir, dan tidak lebih dari 12 jam setelah lahir) akan terpatri lebih kuat di memori bayi. Ini mungkin karena indra penciuman bayi yang baru lahir bekerja paling baik saat mereka memiliki tingkat hormone norepinefrin yang tinggi, dan hormon ini meningkat pada kebanyakan bayi di beberapa jam pertama setelah ia lahir.

Tahap Perkembangan Indra Penciuman

Selama 6 bulan pertama kehidupannya, bayi Anda sudah harus mampu untuk:

  • Mengenali aroma cairan amniotic saat ia baru lahir. Saat baru beberapa jam ia dilahirkan, bayi Anda akan lebih nyaman menyusu pada payudara yang dioles cairan amniotik. Namun, kebiasaan ini akan menghilang setelah beberapa hari.
  • Mengenali perbedaan aroma antara ASI Anda dengan milik ibu yang lain
  • Sudah terbiasa dengan berbagai macam aroma, tapi ada sejumlah aroma yang ia anggap terlalu kuat

Bayi Anda juga mungkin sudah mampu:

  • Menggunakan indra penciumannya untuk membedakan antara orang yang dia tahu dan orang asing. Jika ia merasa takut atau terancam oleh bau seseorang, ia mungkin akan menangis atau menendangkan kakinya.
  • Menggunakan indra penciuman dan pengecap untuk menentukan apakah dia menyukai makanan tertentu, saat ia sudah mulai makan makanan padat. Jika dia menikmati aroma makanan yang disiapkan, dia mungkin akan tersenyum, menunjuk, atau membuat suara-suara.

Peran Anda

Bayi yang baru lahir memiliki indra penciuman yang berkembang pesat. Walaupun bayi Anda belum dapat mengenali Anda melalui pandangannya, dia akan mengenali Anda dari aroma tubuh alami, dan itulah yang paling ingin dia hirup. Dia juga akan tertarik dengan aroma ASI Anda. Aroma ini berhubungan dengan kebutuhannya akan rasa nyaman dan makanan.

Dengan mengenali aroma tubuh Anda, ia akan merasa nyaman dan aman  karena tahu Anda bersamanya. Anda dapat membantunya membedakan aroma tubuh Anda dengan tidak menggunakan parfum atau produk pengharum lain.

Saat Anda memeluk bayi, Anda dan bayi sama-sama mencium aroma tubuh masing-masing, dan ini merangsang level hormon oktosin yang lebih tinggi baik bagi Anda maupun bagi bayi. Ini adalah hormon yang dapat membantu Anda untuk mempererat hubungan dengan bayi Anda.

Dengan indra penciumannya, bayi Anda tak hanya bisa mengetahui apakah Anda sedang berada di sekitarnya, tapi dia juga bisa mengetahui apakah ia sedang berada di dalam stroller, di dalam mobil, atau di dalam boks bayinya, hanya dengan mengandalkan penciumannya. Jika bayi Anda perlu ditenangkan, berada di tempat favoritnya dengan bau yang tidak asing dapat membuatnya lebih nyaman.

Mainan atau selimut kesukaannya juga memiliki bau yang dapat menentramkan hati bayi Anda. Karena itulah bayi Anda merasa tidak suka saat Anda mencucinya, walaupun barang tersebut sudah sangat perlu dicuci.

Bau obat-obatan alami seperti minyak telon atau minyak kayu putih juga dapat menenangkan bayi Anda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi yang mulas merespon pijatan dengan minyak lavender dengan baik dan merasa lebih tenang. Namun, masih belum jelas apakah bayi merasa tenang karena minyak lavender atau karena dipijat.

Penelitian lain menunjukkan bahwa aromaterapi menggunakan lavender dan minyak almond manis dapat mengurangi stress pada bayi prematur. Namun berhati-hatilah menggunakan minyak tersebut, jangan oleskan langsung pada kulit bayi. Beberapa minyak dapat membahayakan bayi dan anak-anak karena kulit mereka bisa jadi sangat sensitif terhadap efek dari minyak-minyak tersebut.

Alternatif lain, nyalakan lilin aromaterapi atau gunakan essential oil untuk mengharumkan rumah Anda atau kamar bayi, namun jauhkan dari jangkauan bayi supaya tetap aman. Cobalah aroma lainnya keesokan hari, dan lihat respon bayi Anda untuk mengetahui mana yang paling menenangkannya.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca