Solusi Mudah Agar Anak Doyan Sayur dan Buah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019
Bagikan sekarang

Ada banyak alasan mengapa anak Anda harus makan berbagai macam sayuran dan buah. Sayur dan buah-buahan kaya akan vitamin penting, seperti vitamin C dan asam folat. Sumber makanan sehat ini juga memiliki zat lainnya yang dianggap penting untuk membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker dan penyakit jantung.

Semua sayuran dan buah-buahan adalah makanan sehat. Buah dan sayuran terdiri dari banyak warna, bentuk, tekstur dan variasi: segar, beku, kalengan atau kering. Untuk menyiasati anak agar tidak bosan makan, Anda bisa menghidangkan sayur dan buah-buahan untuk dimakan mentah, dimasak, dikukus, direbus, ditumis, atau dipanggang.

Agar anak doyan makan sayur dan buah tanpa harus dipaksa, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan berikut ini.

1. Berikan anak berbagai jenis buah dan sayuran

Variasi sangatlah penting. Cobalah untuk memilih buah dan sayuran dengan warna yang beragam, terutama oranye, hijau dan merah seperti melon, buah-buahan persik (nektarin, prune, peach, aprikot, ceri, kurma), brokoli, bayam, sayuran hijau, tomat, wortel dan labu.

 2. Mahal tak berarti lebih baik

Kadang, harga sayur dan buah-buahan bisa melambung tinggi. Untuk menghemat biaya, beli buah dan sayuran pada musim yang tepat dan pilih alternatif olahan lain, seperti yang beku atau kalengan. Vitamin dan nutrisi dalam makanan tersebut setara seperti buah segar.

3. Cuci semua buah dan sayuran

Penelitian menunjukkan bahwa jumlah pestisida pada sayuran segar dan buah sangat rendah sehingga tidak perlu khawatir, bahkan pada anak yang masih sangat kecil dan ibu menyusui. Namun, sayuran dan buah harus tetap selalu dicuci sebelum dimakan untuk mengurangi reiiko dari kontaminasi mikroba.

4. Hindari memberikan jus buah dalam kemasan

Sayur dan buah-buahan lebih baik untuk dikonsumsi dalam bentuk asli, diiringi dengan air putih untuk mencegah haus. Jus buah dapat menjadi sumber yang baik dari beberapa vitamin, tetapi jus buah dalam kemasan  biasanya tinggi gula alami dan rendah serat. Jika Anda menambahkan jus buah dalam makanan anak Anda, batasi konsumsi si kecil hanya satu cangkir per hari.

5. Keripik kentang bukan pilihan terbaik

Jika Anda ingin memberi kentang pada anak, jangan memilih bentuk keripik. Memang terbuat dari kentang, tetapi keripik dimasak menggunakan minyak. Keripik kentang tinggi lemak dan garam, dan lebih baik disajikan untuk acara-acara tertentu saja.

6. Fruit bar atau cereal bar tidak sesehat yang Anda kira

Makanan ini mengandung kadar gula tinggi. Meskipun biasanya mengandung ekstrak buah, tetapi rendah serat dan dapat menempel pada gigi anak-anak, sehingga lebih baik jika dihindari. Biasakan hidangkan buah-buahan segar untuk menghindari anak Anda doyan makan fruit bar atau permen jeli buah-buahan.

7. Awasi anak-anak saat makan buah

Untuk mengurangi risiko tersedak, balita dan anak-anak harus selalu duduk dan diawasi setiap kali mereka makan, termasuk buah segar yang dipotong-potong, sayuran, dan semua makanan padat.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

    Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

    Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

    Ditulis oleh: Diah Ayu
    dr. Ivander Utama, F.MAS, Sp.OG
    Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

    6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

    Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

    Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan 25/04/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020